Tekan Impor LPG, ESDM Buka Wacana Beri Subsidi Penggunaan DME

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 12 Desember 2025 | 18:13 WIB
Tekan Impor LPG, ESDM Buka Wacana Beri Subsidi Penggunaan DME
Wakil Menteri ESDM Yuliot. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
baca 10 detik
  • Kementerian ESDM berencana mengalihkan subsidi LPG ke dimethyl ether (DME) untuk menjaga keterjangkauan harga di masyarakat.
  • Wacana ini muncul seiring perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP) DME yang berasal dari hilirisasi batubara.
  • Tujuan utama hilirisasi DME adalah mengurangi ketergantungan impor LPG nasional yang saat ini mencapai 6 juta metrik ton.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pun membuka peluang mengalihkan subsidi liquified petroleum gas (LPG) ke dimethyl ether (DME) agar harganya  terjangkau masyarakat ketika dipasarkan. 

Wacana ini tersiar karena, hingga saat ini harga pokok penjualan atau HPP produk hilirisasi batubara, DME masih dirumuskan.

"Jadi kita lagi memperhitungkan berapa HPP untuk DME. Kalau memang ada subsidi itu kan juga merupakan pengalihan subsidi untuk LPG yang ada saat ini,"  kata Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta  Jumat (12/12/2025).

ilustrasi harga gas DME pengganti LPG (gemini)
ilustrasi harga gas DME pengganti LPG (gemini)

Hilirisasi batubara menjadi DME merupakan salah satu strategi pemerintah untuk menekan ketergantungan impor LPG. Tercatat dari sekitar 8 juta metrik ton kebutuhan LPG dalam negeri, sebanyak 6 juta metrik ton berasal dari impor. 

Sementara berdasarkan proyeksi Kementerian ESDM, konsumsi LPG pada  2025 akan mencapai 8,5 juta metrik ton. Angka itu melebihi target yang ditetapkan pada APBN 2025 sebesar 8,17 juta metrik ton.

Pertimbangan nilai keekonomian DME sebelumnya juga disinggung  Senior Director Oil & Gas and Petrochemicals Danantara Wiko Migantoro.

Dia mengatakan jika tanpa intervensi pemerintah melalui subsidi, harga DME bisa lebih mahal dari LPG. 

"Karena kalau dibiarkan tanpa intervensi pemerintah, diperkirakan harga DME ini sedikit lebih mahal bila dibandingkan dengan LPG, yang ujung-ujungnya akan menambah subsidi yang harus diberikan oleh pemerintah," kata Wiko pada Rabu (10/12/2025). 

Di sisi lain, terkait progres hilirisasi batubara menjadi DME, disebut Wiko masih dalam proses studi kelayakan atau Feasibility Study (FS) di Danantara. Jika, prosesnya telah rampung, hasil studi kelayakan itu akan menjadi acuan bagi Satgas Hilirisasi, termasuk dalam penentuan nilai keekonomiannya. 

baca juga

"Diperlukan banyak dukungan dari pemerintah agar kelak harga DME bisa lebih kurang sama dengan harga LPG sekarang. Kita tahu affordability atau willingness to pay masyarakat itu sudah terbentuk pada level harga LPG," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perjanjian Dagang Terancam Batal, ESDM Tetap Akan Impor Migas AS

Perjanjian Dagang Terancam Batal, ESDM Tetap Akan Impor Migas AS

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2025 | 16:25 WIB

ESDM Mau Perpanjang Kebijakan Pembelian BBM Subsidi Tanpa QR Code di Aceh, Sumut, Sumbar

ESDM Mau Perpanjang Kebijakan Pembelian BBM Subsidi Tanpa QR Code di Aceh, Sumut, Sumbar

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2025 | 15:42 WIB

Progres Pemulihan Listrik Pasca-Bencana: Aceh 33 Persen

Progres Pemulihan Listrik Pasca-Bencana: Aceh 33 Persen

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2025 | 11:01 WIB

Terkini

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

Lamine Yamal Jadi Favorit, 10 Pemain Berebut Gelar Pemain Muda Terbaik Ballon dOr 2026

Lamine Yamal Jadi Favorit, 10 Pemain Berebut Gelar Pemain Muda Terbaik Ballon dOr 2026

Bola | Selasa, 08 September 2026 | 22:05 WIB

Seberapa Berbahaya Abu Vulkanik bagi Tubuh?

Seberapa Berbahaya Abu Vulkanik bagi Tubuh?

Video | Selasa, 08 September 2026 | 22:05 WIB

×