Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

Buka-bukaan Purbaya Sebelum Dilantik Menkeu: Ekonomi Diperlambat Kebijakan, Semua Kena Pajak

Dicky Prastya | Suara.com

Rabu, 29 Oktober 2025 | 10:44 WIB
Buka-bukaan Purbaya Sebelum Dilantik Menkeu: Ekonomi Diperlambat Kebijakan, Semua Kena Pajak
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Selasa (22/10/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]
  • Purbaya Yudhi Sadewa diangkat sebagai Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo karena ekonomi Indonesia melambat akibat kebijakan fiskal dan moneter yang kurang tepat.
  • Ia mengkritik kebijakan pajak yang membebani saat ekonomi lesu dan menilai dirinya mampu menghindari kesalahan karena latar belakang ekonominya.
  • Kebijakan pertamanya adalah memindahkan Rp 200 triliun dari BI ke Himbara agar dana bisa langsung menggerakkan ekonomi rakyat tanpa banyak syarat.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menceritakan awal mula dirinya dilantik jadi Menkeu oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Ia menilai kalau penunjukkan dirinya kala itu karena ekonomi Indonesia melambat cukup signifikan.

Menkeu Purbaya menyebut kalau sekitar setengah tahun terakhir kondisi ekonomi lambat karena kebijakan fiskal dan moneter yang tidak terlalu akurat kala itu.

"Saya suka kritik itu, kata orang enggak boleh kritik. Tapi biar saja. Kalau saya enggak tunjukkan kesalahannya saya enggak bisa betulin," kata Purbaya di Menara Bank Mega, Jakarta, Selasa (28/10/2025).

Ia mengakui kalau April 2025 lalu ekonomi mulai pulih karena sudah diperbaiki dengan kebijakan. Namun kondisi kembali buruk saat periode Mei hingga Agustus 2025.

"Tapi Mei, Juni, Juli, Agustus ekonomi dicekik lagi dengan, seperti menghilangnya uang dari sistem perekonomian," umbar dia.

"Jadi ketika ekonomi jatuh seperti itu, kalau kita kenain pajak dimana-mana, semuanya kenain pajak. Kabupaten juga katanya mau dikenain pajak kan ya? Semuanya pokoknya," lanjutnya lagi.

Purbaya juga menyebut kalau dirinya bisa saja menaikkan pajak saat itu. Namun ia berkelakar kalau dirinya memiliki latar belakang ekonomi cukup baik.

"Untungnya saya ekonom betulan. Saya enggak sebodoh itu kelihatannya, agak pintar dikit lah," kata dia.

Bendahara Negara baru ini pun mengeluarkan kebijakan pertama dengan memindahkan dana Rp 200 triliun ke Himpunan Bank Negara (Himbara) dari simpanan yang ada di Bank Indonesia (BI).

Ia beralasan kalau setiap tahun Pemerintah selalu memiliki sisa uang banyak di bank sentral dengan nominal mencapai Rp 400-500 triliun per tahun.

Berangkat dari sana, ia memilih untuk memindahkan uang tersebut ke Himbara agar diputarkan lagi ke rakyat. Purbaya mengatakan kalau mereka bisa membelanjakan uang itu tanpa banyak syarat.

"Orang bilang itu langkah yang luar biasa. Padahal itu langkah yang paling gampang, enggak mikir. Cuma saya pindahkan uang saya dari BI ke perbankan. Sudah," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Purbaya Tanggapi Tudingan Menteri "Berbahaya"

Menkeu Purbaya Tanggapi Tudingan Menteri "Berbahaya"

Video | Rabu, 29 Oktober 2025 | 10:32 WIB

R&I Pertahankan Peringkat Kredit Indonesia di BBB+, Bukti Ekonomi Tangguh di Tengah Gejolak Global

R&I Pertahankan Peringkat Kredit Indonesia di BBB+, Bukti Ekonomi Tangguh di Tengah Gejolak Global

Bisnis | Rabu, 29 Oktober 2025 | 09:23 WIB

Rincian PMK No 72 Tahun 2025, Insentif Pajak untuk 5 Industri dan Pariwisata

Rincian PMK No 72 Tahun 2025, Insentif Pajak untuk 5 Industri dan Pariwisata

Bisnis | Rabu, 29 Oktober 2025 | 08:47 WIB

Kebiasaan Mager Bisa Jadi Beban Ekonomi

Kebiasaan Mager Bisa Jadi Beban Ekonomi

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2025 | 22:20 WIB

Purbaya Sepakat sama Jokowi Proyek Whoosh Bukan Cari Laba, Tapi Perlu Dikembangkan Lagi

Purbaya Sepakat sama Jokowi Proyek Whoosh Bukan Cari Laba, Tapi Perlu Dikembangkan Lagi

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2025 | 18:24 WIB

Buruh IHT Lega, Gempuran PHK Diprediksi Bisa Diredam Lewat Kebijakan Menkeu Purbaya

Buruh IHT Lega, Gempuran PHK Diprediksi Bisa Diredam Lewat Kebijakan Menkeu Purbaya

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2025 | 17:49 WIB

Terkini

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:55 WIB

Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan

Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:05 WIB

YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan

YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:34 WIB

64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan

64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:29 WIB

KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi

KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:29 WIB

Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN

Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:20 WIB

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:16 WIB

IHSG Terus Terjun ke Zona Merah, Nyaris ke Level 6.900

IHSG Terus Terjun ke Zona Merah, Nyaris ke Level 6.900

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:07 WIB