Jokowi Klaim Proyek Whoosh Investasi Sosial, Tapi Dinikmati Kelas Atas

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 29 Oktober 2025 | 19:57 WIB
Jokowi Klaim Proyek Whoosh Investasi Sosial, Tapi Dinikmati Kelas Atas
Di tengah isu beban utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh), muncul kritik tajam dari kalangan ekonom. Foto ist.
baca 10 detik
  • Herry Gunawan dari NEXT Indonesia Center menolak mentah-mentah klaim bahwa Whoosh adalah sebuah "investasi sosial" yang diutarakan Jokowi.
  • Ia justru menilai proyek ambisius ini berpotensi menjadi "investasi beban" yang akan menyeret salah satu BUMN paling sehat, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, ke dalam kesulitan.
  • Menurut Herry Gunawan, indikator nyata dari investasi sosial adalah dampak positif yang dirasakan masyarakat secara umum, terutama kelas rentan miskin.

Suara.com - Di tengah isu beban utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh), muncul kritik tajam dari kalangan ekonom.

Herry Gunawan dari NEXT Indonesia Center menolak mentah-mentah klaim bahwa Whoosh adalah sebuah "investasi sosial" yang diutarakan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

Ia justru menilai proyek ambisius ini berpotensi menjadi "investasi beban" yang akan menyeret salah satu BUMN paling sehat, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, ke dalam kesulitan.

Menurut Herry Gunawan, indikator nyata dari investasi sosial adalah dampak positif yang dirasakan masyarakat secara umum, terutama kelas rentan miskin.

"Dengan harga tiket Rp250 ribu sekali jalan, jelas penerima manfaatnya adalah kelas menengah ke atas. Dengan demikian, tidak berdampak terhadap masyarakat secara umum, apalagi kepada kelas rentan miskin dan miskin," tegas Herry Gunawan kepada Suara.com, Rabu (29/10/2025).

Herry juga menyoroti aspek perubahan perilaku. Ia berpendapat bahwa tujuan perubahan perilaku sudah terakomodasi oleh transportasi massal lain seperti kereta Jakarta-Bandung yang harganya jauh lebih terjangkau.

"Jadi yang ditawarkan Whoosh hanya investasi gaya hidup. Apalagi rutenya tidak sampai Bandung, melainkan Padalarang," kritiknya.

Saat ini, Whoosh justru disebut merugikan BUMN yang tergabung dalam konsorsium Proyek Sinergi BUMN Indonesia (PSBI). Herry bahkan menyebut Whoosh lebih tepat disebut sebagai "investasi beban yang beranak-pinak."

Kekhawatiran terbesar Herry tertuju pada PT KAI, yang merupakan pemimpin konsorsium PSBI. Ia menilai KAI, yang saat ini berada dalam kondisi sangat sehat dan dicintai publik berkat transformasi layanannya, berisiko menjadi korban pertama.

baca juga

Jika KAI dipaksa menanggung beban finansial Whoosh, kemampuan perusahaan untuk berinvestasi dalam pembaruan layanan kereta api umum akan melemah.

"Kelak, di saat sudah tak mampu menanggung beban Whoosh... akan membuat kemampuan KAI untuk investasi layanan kereta api menjadi lemah. Di saat kondisi itu terjadi, masyarakat umum akan terdampak efek negatif... Misalnya, rangkaian kereta yang semakin tua dan tak lagi dapat diperbarui gara-gara dana KAI tersedot untuk menyokong Whoosh," pungkas Herry,

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kontroversi Utang Whoosh: Projo Dorong Lanjut ke Surabaya, Ungkit Ekonomi Jawa 3 Kali Lipat

Kontroversi Utang Whoosh: Projo Dorong Lanjut ke Surabaya, Ungkit Ekonomi Jawa 3 Kali Lipat

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 19:02 WIB

Whoosh Bikin Tekor Triliunan, Ekonom Curiga Proyek Salah Sasaran dan Ada 'Permainan' Markup

Whoosh Bikin Tekor Triliunan, Ekonom Curiga Proyek Salah Sasaran dan Ada 'Permainan' Markup

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 18:16 WIB

Dugaan Korupsi Whoosh Diendus KPK, Budi Arie: Ini Proyek Hijau, Bukan Cuma Cari Untung

Dugaan Korupsi Whoosh Diendus KPK, Budi Arie: Ini Proyek Hijau, Bukan Cuma Cari Untung

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 18:08 WIB

Terkini

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:40 WIB

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:34 WIB

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap

Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:19 WIB

Harga Token Pi Turun di Tengah Peluncuran Fitur Pi Desktop v0.6.4, Bagaimana Prospeknya?

Harga Token Pi Turun di Tengah Peluncuran Fitur Pi Desktop v0.6.4, Bagaimana Prospeknya?

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:17 WIB

26 Orang Belum Diketahui Keberadaannya usai Kericuhan Malioboro, LBH Soroti Transparansi Polisi

26 Orang Belum Diketahui Keberadaannya usai Kericuhan Malioboro, LBH Soroti Transparansi Polisi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:16 WIB

×