Tiba-tiba Menkeu Purbaya Minta Maaf ke Kementerian dan Pemda

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 03 November 2025 | 14:59 WIB
Tiba-tiba Menkeu Purbaya Minta Maaf ke Kementerian dan Pemda
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan permintaan maaf yang diwarnai 'sentilan' keras kepada kementerian/lembaga (KL) dan pemerintah daerah (Pemda) atas kebijakan ketatnya belakangan ini. Foto Fadil-Suara.com
baca 10 detik
  • Menkeu Purbaya menegaskan, intervensi dan desakannya agar belanja segera direalisasikan adalah demi menggerakkan roda ekonomi yang sedang lesu.
  • Permohonan maaf sekaligus teguran itu disampaikan Purbaya dalam Rapat Kerja (Raker) Komite IV DPD RI di Senayan, Jakarta, Senin (3/11/2025).
  • Purbaya menjelaskan, sebelum 'ribut' dengan Pemda soal dana yang mengendap di bank, ia sudah lebih dulu melakukan safari ke berbagai KL yang serapan anggarannya masih rendah. 

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan permintaan maaf yang diwarnai 'sentilan' keras kepada kementerian/lembaga (KL) dan pemerintah daerah (Pemda) atas kebijakan ketatnya belakangan ini.

Purbaya menegaskan, intervensi dan desakannya agar belanja segera direalisasikan adalah demi menggerakkan roda ekonomi yang sedang lesu.

Permohonan maaf sekaligus teguran itu disampaikan Purbaya dalam Rapat Kerja (Raker) Komite IV DPD RI di Senayan, Jakarta, Senin (3/11/2025).

“Jadi kalau ada yang tersinggung, saya mohon maaf. Tapi yang benar lah habisin tuh duit,” ujar Purbaya.

Purbaya menjelaskan, sebelum 'ribut' dengan Pemda soal dana yang mengendap di bank, ia sudah lebih dulu melakukan safari ke berbagai KL yang serapan anggarannya masih rendah. Tujuannya bukan untuk mengintervensi program, melainkan memastikan dana yang ada segera berdampak pada perputaran ekonomi.

Langkah ini diambil karena Purbaya melihat adanya uang nganggur dalam jumlah besar. Menurutnya, kondisi ini menimbulkan dua kerugian besar bagi negara.

"Satu, saya bayar bunga untuk uang yang nggak dipakai. Yang kedua, ekonomi lagi susah nggak terdorong," katanya.

"Saya hanya datang ke mereka. Program Anda apa? Habiskan uangnya. Apa yang saya bisa bantu? Kenapa? Kalau nggak kan uangnya nganggur," tegas Purbaya. Ia menyadari desakan ini membuat dirinya menjadi sasaran kekesalan. "Habis itu sudah mulai menyebar di kementerian, kayaknya ada pada sebel sama saya tuh, biar aja," tambahnya santai.

Purbaya menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa Kemenkeu masih menahan diri untuk melakukan ekspansi fiskal besar-besaran atau menaikkan rasio defisit PDB di atas 3%. Fokus utamanya adalah memastikan dana yang sudah ada dipakai secara optimal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Purbaya Balas Protes Pedagang Thrifting: Harga Murah Tapi Merusak Industri Kita

Menkeu Purbaya Balas Protes Pedagang Thrifting: Harga Murah Tapi Merusak Industri Kita

Bisnis | Senin, 03 November 2025 | 14:51 WIB

Pemda Pinjam Duit ke Pemerintah Pusat, Menkeu Purbaya Beri Bunga 0,5 Persen

Pemda Pinjam Duit ke Pemerintah Pusat, Menkeu Purbaya Beri Bunga 0,5 Persen

Bisnis | Senin, 03 November 2025 | 14:40 WIB

Benarkah Rumah Menkeu Purbaya Diteror dan Dijaga TNI? Berikut Faktanya

Benarkah Rumah Menkeu Purbaya Diteror dan Dijaga TNI? Berikut Faktanya

Video | Senin, 03 November 2025 | 12:17 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×