Angka Pengangguran Indonesia Tembus 7,46 Juta, Cuma Turun 4.000 Orang Setahun!

Rabu, 05 November 2025 | 13:43 WIB
Angka Pengangguran Indonesia Tembus 7,46 Juta, Cuma Turun 4.000 Orang Setahun!
Para pencari kerja mengantri untuk mencari informasi pekerjaan pada acara Jakarta Job Fair di Plaza Semanggi, Jakarta, Selasa (30/5/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa jumlah pengangguran pada posisi Agustus 2025 tercatat sebanyak 7,46 juta orang.
  • Meskipun BPS mengklaim terjadi penurunan, angkanya sangat tipis, nyaris stagnan, yakni hanya berkurang sekitar 4.000 orang.
  •  Jumlah penduduk usia kerja per Agustus 2025 sudah mencapai 218,17 juta orang, meningkat signifikan sebanyak 2,80 juta orang dalam setahun.

Suara.com - Harapan perbaikan signifikan pada pasar tenaga kerja Indonesia nampaknya harus ditahan.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa jumlah pengangguran pada posisi Agustus 2025 tercatat sebanyak 7,46 juta orang.

Meskipun BPS mengklaim terjadi penurunan, angkanya sangat tipis, nyaris stagnan, yakni hanya berkurang sekitar 4.000 orang dibandingkan periode yang sama di Agustus 2024.

“Angkatan kerja yang tidak terserap menjadi pengangguran sebesar 7,46 juta orang atau menurun sekitar 4.000 orang dibandingkan bulan Agustus 2024,” kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh Edy Mahmud, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud, dalam Rilis BPS, Rabu (5/11/2025). Foto Fadil-Suara.com
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud, dalam Rilis BPS, Rabu (5/11/2025). Foto Fadil-Suara.com

Data BPS menunjukkan bahwa tekanan terhadap pasar tenaga kerja meningkat drastis. Jumlah penduduk usia kerja per Agustus 2025 sudah mencapai 218,17 juta orang, meningkat signifikan sebanyak 2,80 juta orang dalam setahun.

Lonjakan pada jumlah angkatan kerja yang mencapai 154 juta orang (bertambah 1,89 juta orang) menuntut penyerapan lapangan kerja yang masif. Namun, penyerapan yang terjadi belum mampu mengimbangi laju pertumbuhan angkatan kerja.

Meskipun terdapat tambahan 1,90 juta orang yang terserap bekerja (total 146,54 juta orang), rinciannya menunjukkan adanya pergeseran pola kerja yang perlu dicermati.

Dimana pekerja penuh (bekerja minimal 35 jam per minggu) hanya bertambah tipis 0,20 juta orang (total 98,65 juta orang). Sementara pekerja paruh waktu justru mengalami kenaikan pesat, bertambah 1,66 juta orang (total 36,29 juta orang).

Dan setengah pengangguran (bekerja di bawah jam normal namun masih mencari pekerjaan) juga sedikit bertambah 0,04 juta orang (total 11,60 juta orang).

Baca Juga: BI Pastikan Harga Bahan Pokok Tetap Terjaga di Akhir Tahun

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI