Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Pembangunan Satu Koperasi Merah Putih Butuh Dana Rp 2,5 Miliar, Dari Mana Sumbernya?

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 07 November 2025 | 06:26 WIB
Pembangunan Satu Koperasi Merah Putih Butuh Dana Rp 2,5 Miliar, Dari Mana Sumbernya?
Koperasi Merah Putih Melawai di Blok M Hub, Jakarta Selatan yang menjual beragam produk UMKM. [Antara/Luthfia Miranda Putri].
  • Biaya Unit Rp2,5 Miliar per unit, didanai Himbara.

  • Fokus pembangunan tujuh gerai wajib, termasuk gudang/kantor.

  • Target 80.000 titik rampung Maret 2026.

Suara.com - Pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel Merah Putih) sebagai bagian dari program penguatan ekonomi berbasis komunitas.

Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, mengungkapkan bahwa kebutuhan anggaran untuk pembangunan fisik setiap unit koperasi ini diperkirakan mencapai Rp2,5 miliar per lokasi.

Anggaran sebesar itu, menurut Ferry, sudah mencakup pembangunan fisik, kelengkapan sarana pendukung, hingga kendaraan operasional.

"Ya sekitar Rp2,5 miliar. Itu pembangunan fisiknya, kelengkapannya, sarana pendukung, termasuk kendaraan operasional. Itu sudah murah, lebih murah dari rata-rata,” kata Ferry di Jakarta, Kamis kemarin

Pembiayaan dari Himbara dan Skema Pembangunan

Total pembangunan Kopdes/Kel Merah Putih ini telah memperoleh persetujuan pembiayaan dari bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), dengan plafon kredit yang disetujui sebesar Rp3 miliar per unit koperasi.

Sebagian besar plafon ini dialokasikan untuk investasi fisik, sementara sisanya digunakan sebagai modal kerja.

Infrastruktur fisik yang dibangun di setiap titik Kopdes/Kel Merah Putih terdiri dari tujuh gerai wajib, meliputi kantor koperasi, gerai sembako, unit simpan pinjam, klinik desa, apotek desa, gudang penyimpanan dingin (cold storage), dan sarana logistik lainnya termasuk gudang.

Skema pembiayaan disalurkan melalui PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero), yang bertugas melaksanakan pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan Kopdes/Kel Merah Putih. Ferry menyebut, termin pertama senilai hampir Rp600 miliar telah dicairkan oleh Agrinas kepada para pelaksana di lapangan sebagai uang muka.

Target Ekspansi Kilat dan Progres di Lapangan
 

Ferry Juliantono melaporkan bahwa saat ini infrastruktur fisik Kopdes/Kel Merah Putih sudah mulai dibangun secara serentak di 7.923 titik. Pemerintah menargetkan percepatan pembangunan yang signifikan dalam dua bulan ke depan untuk mencapai target ambisius.

November 2025: Pemerintah menargetkan data tanah yang masuk mencapai 40.000 bidang, dan 20.000 titik pembangunan baru mulai dikerjakan.
Desember 2025: Ditargetkan ada pembangunan baru di 40.000–50.000 titik, dengan total tanah terdata dapat menembus 80.000 bidang.
Secara keseluruhan, seluruh pembangunan fisik Kopdes/Kel Merah Putih ditargetkan rampung pada Maret 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tito Karnavian: Rp210 T untuk Hidupkan Ekonomi Desa Lewat Kopdeskel Merah Putih

Tito Karnavian: Rp210 T untuk Hidupkan Ekonomi Desa Lewat Kopdeskel Merah Putih

News | Senin, 03 November 2025 | 19:00 WIB

Tiba-tiba Menkeu Purbaya Minta Maaf ke Kementerian dan Pemda

Tiba-tiba Menkeu Purbaya Minta Maaf ke Kementerian dan Pemda

Bisnis | Senin, 03 November 2025 | 14:59 WIB

Anggaran MBG Terlalu Mahal? Pengamat Ungkap Dua Solusi Ini Buat Prabowo!

Anggaran MBG Terlalu Mahal? Pengamat Ungkap Dua Solusi Ini Buat Prabowo!

News | Kamis, 30 Oktober 2025 | 10:46 WIB

Terkini

Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB

Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:34 WIB

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:08 WIB

Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T

Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:46 WIB

Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?

Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:31 WIB

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:19 WIB

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:09 WIB

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:00 WIB

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:54 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:35 WIB

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:20 WIB