Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.830

Rupiah Melempem Lawan Dolar AS pada Penutupan Selasa Sore

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Selasa, 11 November 2025 | 16:10 WIB
Rupiah Melempem Lawan Dolar AS pada Penutupan Selasa Sore
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Pada Selasa (11/11/2025), nilai tukar rupiah ditutup melemah 0,24 persen ke level Rp 16.694 per dolar Amerika Serikat berdasarkan data Bloomberg.
  • Pelemahan rupiah dipengaruhi sentimen global mengenai ekspektasi suku bunga AS dan memanasnya geopolitik Eropa akibat konflik Ukraina-Rusia.
  • Faktor domestik meliputi kebijakan Kementerian Keuangan tentang redenominasi rupiah yang belum akan terealisasi dalam waktu dekat, termasuk 2026.

Suara.com - Nilai tukar rupiah ditutup melemah pada sore ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Selasa (11/11/2025) ditutup di level Rp 16.694 per dolar Amerika Serikat (AS).

Hal ini membuat rupiah melemah 0,24 persen dibanding penutupan pada Senin yang berada di level Rp 16.654 per dolar AS. Beberapa juga terjadi pada mata uang asia yang bergerak bervariasi terhadap dolar. 

Salah satunya, yen Jepang yang melemah 0,03 persen, dolar Singapura terkoreksi 0,02 persen. Diikuti dolar Taiwan terkoreksi 0,16 persen, won Korea Selatan melemah 0,53 persen. 

Disusul peso Filipina melemah 0,02 persen, yuan China melemah 0,04 persen hingga baht Thailand terkoreksi 0,27 persen.

Petugas menunjukan uang dollar AS di Money Changer, Jakarta, Rabu (17/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas menunjukan uang dollar AS di Money Changer, Jakarta, Rabu (17/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Sebaliknya, sejumlah mata uang lain yang menguat pada perdagangan hari ini, antara lain ringgit Malaysia yang naik 0,38 persen, sedangkan rupee India naik 0,12 persen hingga dolar Hong Kong naik 0,02 persen.

Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan pelemahan rupiah ini disebabkan oleh dua faktor yakni dari global maupun domestik.

Sentimen global dipengaruhi pasar luar yang memperkirakan ekspektasi penurunan suku bunga AS pada bulan Desember, di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi. Hal ini kemungkinan akan dirasakan oleh The Fed.

Selain itu, Bank sentral juga telah meremehkan ekspektasi penurunan suku bunga pada bulan Desember dalam pertemuannya di bulan Oktober.

Lalu, geopolitik di Eropa memanas setelah Ukraina pada akhir pekan melancarkan serangan pesawat tak berawak terhadap lebih banyak infrastruktur energi Rusia, yang memicu serangan balasan oleh Moskow. Perang yang memasuki tahun ketiganya pada tahun 2025 tidak menunjukkan tanda-tanda mereda, terutama karena upaya AS untuk menengahi gencatan senjata gagal. 

baca juga

"Namun, konflik ini telah memberikan sedikit dukungan terhadap harga minyak, terutama karena serangan Ukraina mengganggu produksi energi Rusia, sementara AS berusaha memaksa Moskow untuk melakukan gencatan senjata dengan sanksi yang lebih berat terhadap industri minyaknya," bebernya.

Sedangkan dari sentimen domestik dipengaruhi oleh kebijakan Kemenkeu mengenai redenominasi atau pemangkasan tiga digital nol di rupiah belum akan terealisasi dalam waktu dekat, termasuk pada 2026.

Karena kebijakan tersebut sepenuhnya ada di tangan Bank Indonesia selaku otoritas moneter, meskipun telah menjadi bagian dari rencana strategisnya untuk menuntaskan landasan hukum redenominasi pada 2026-2027.

Sebagaimana diketahui dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 70 Tahun 2025 tentang Rencana Strategis Kementerian Keuangan Tahun 2025-2029 memang sebatas menargetkan penuntasan penyusunan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Harga Rupiah alias RUU Redenominasi.

Dalam PMK tersebut, penanggung jawab penuntasan penyusunan RUU Redenominasi ialah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan, dengan target penuntasan kerangka regulasi pada 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua Banggar DPR Minta Pemerintah Tak Gegabah Lakukan Redenominasi

Ketua Banggar DPR Minta Pemerintah Tak Gegabah Lakukan Redenominasi

Bisnis | Selasa, 11 November 2025 | 14:49 WIB

Rupiah Diprediksi Menguat, Analis Ungkap Efek Besar Akhir Shutdown AS ke Indonesia

Rupiah Diprediksi Menguat, Analis Ungkap Efek Besar Akhir Shutdown AS ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 November 2025 | 11:31 WIB

Rupiah Tembus Rp 16.700 tapi Ada Kabar Baik dari Dalam Negeri

Rupiah Tembus Rp 16.700 tapi Ada Kabar Baik dari Dalam Negeri

Bisnis | Selasa, 11 November 2025 | 10:00 WIB

Terkini

4 Korban Hilang, Menhub Ungkap Kondisi Kapal Putri Yasmin Sebelum Terbakar

4 Korban Hilang, Menhub Ungkap Kondisi Kapal Putri Yasmin Sebelum Terbakar

Bali | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:22 WIB

Harga Daging Sapi dan Gula Kompak Naik, Cabai Rawit Merah Masih Pedas

Harga Daging Sapi dan Gula Kompak Naik, Cabai Rawit Merah Masih Pedas

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:17 WIB

25 Agustus 2026 Libur Apa? Tanggal Merah Terakhir Sebelum Akhir Tahun

25 Agustus 2026 Libur Apa? Tanggal Merah Terakhir Sebelum Akhir Tahun

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:15 WIB

Tak Dapat Kursi Musim Depan, 5 Pembalap MotoGP Ini akan Hijrah ke WorldSBK?

Tak Dapat Kursi Musim Depan, 5 Pembalap MotoGP Ini akan Hijrah ke WorldSBK?

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:15 WIB

Mana yang Benar, Cuci Muka saat Mandi atau Terpisah di Wastafel?

Mana yang Benar, Cuci Muka saat Mandi atau Terpisah di Wastafel?

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:10 WIB

Pemulihan Listrik Pascagempa Flores Difokuskan ke Wilayah Terpencil

Pemulihan Listrik Pascagempa Flores Difokuskan ke Wilayah Terpencil

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:09 WIB

5 Cara Reapply Tinted Sunscreen di Tengah Hari Tanpa Merusak Makeup

5 Cara Reapply Tinted Sunscreen di Tengah Hari Tanpa Merusak Makeup

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:02 WIB

WFH dan PJJ Jakarta Dikaitkan Antisipasi Demo, Pramono: Arahan Pemerintah Pusat

WFH dan PJJ Jakarta Dikaitkan Antisipasi Demo, Pramono: Arahan Pemerintah Pusat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:00 WIB

5 Pilihan HP 5G RAM 12 GB Mulai Rp2,9 Juta, Solusi Multitasking Lancar Jaya

5 Pilihan HP 5G RAM 12 GB Mulai Rp2,9 Juta, Solusi Multitasking Lancar Jaya

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:59 WIB

Butuh Waktu Lebih Lama, DPR Patok RUU Perampasan Aset Rampung Paling Lambat Akhir 2026

Butuh Waktu Lebih Lama, DPR Patok RUU Perampasan Aset Rampung Paling Lambat Akhir 2026

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:52 WIB

×