Bahlil Tetap Pede Setoran PNBP Sektor ESDM Capai Target Meski Harga Komoditas Anjlok

Achmad Fauzi | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Selasa, 11 November 2025 | 17:42 WIB
Bahlil Tetap Pede Setoran PNBP Sektor ESDM Capai Target Meski Harga Komoditas Anjlok
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]
  • Menteri ESDM memaparkan pencapaian PNBP sektor ESDM mencapai Rp 200,66 triliun kepada Komisi XII DPR RI di Jakarta pada Selasa (11/11/2025).
  • Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak tersebut telah mencapai 78,74 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun 2025 sebesar Rp 254,83 triliun.
  • Bahlil menegaskan target PNBP tidak akan diturunkan meskipun harga komoditas mineral mengalami fluktuasi karena kebutuhan anggaran negara yang besar.

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia memamerkan sejumlah pencapaian kementerian yang dipimpinnya di hadapan Anggota Komisi XII DPR RI saat rapat kerja di Gedung MPR-DPR RI, Jakarta pada Selasa (11/11/2025). 

Dalam paparannya, Bahlil melaporkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor ESDM telah mencapai Rp 200,66 triliun hingga 10 November 2025. Angka itu telah mencapai 78,74 persen dari target APBN 2025 sebesar Rp254,83 triliun

"Alhamdulillah dari target APBN kita sudah terealisasikan sebesar 78,74 persen dari target PNBP," kata Bahlil. 

Dermaga batubara di Palembang, Sumsel [ANTARA]
Dermaga batubara di Palembang, Sumsel [ANTARA]

Dengan pencapaian itu, Bahlil optimis bahwa target PNBP sebesar Rp 254,83 triliun akan teralisasi hingga akhir tahun. 

"Insha Allah target PNBP ini bisa tercapai sampai dengan 31 Desember, mudah-mudahan bisa lebih," katanya. 

Namun demikian, Bahlil menegaskan target PNBP itu tidak akan diturunkannya, meskipun harga komoditas sejumlah mineral mengalami penurunan. 

"Tapi kami nggak mau menjadikan penurunan harga ICP dan harga mineral untuk mengurangi target pendapatan negara," kata Bahlil. 

Alasannya, kata Bahlil, karena negara saat ini membutuhkan banyak anggaran. 

"Karena negara lagi membutuhkan banyak anggaran untuk pembiayaan termasuk di sektor ESDM. UntuK itu kami tetap mematok target APBN di dalam penerimaan PNBP," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Toyota Investasi Bioetanol Rp 2,5 T di Lampung, Bahlil: Semakin Banyak, Semakin Bagus!

Toyota Investasi Bioetanol Rp 2,5 T di Lampung, Bahlil: Semakin Banyak, Semakin Bagus!

Bisnis | Selasa, 11 November 2025 | 11:26 WIB

Pendapatan Negara Seret, Bahlil Pertimbangkan Segera Buka Lagi Freeport

Pendapatan Negara Seret, Bahlil Pertimbangkan Segera Buka Lagi Freeport

Bisnis | Senin, 10 November 2025 | 20:14 WIB

Bahlil Tunjuk Tim Baru BPH Migas untuk Pelototi Penyaluran BBM Subsidi

Bahlil Tunjuk Tim Baru BPH Migas untuk Pelototi Penyaluran BBM Subsidi

Bisnis | Senin, 10 November 2025 | 16:26 WIB

Terkini

Jangan Terlena Konflik Timur Tengah, Ada Bom Waktu di Laut Cina Selatan, RI Bisa Kena Getahnya

Jangan Terlena Konflik Timur Tengah, Ada Bom Waktu di Laut Cina Selatan, RI Bisa Kena Getahnya

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:38 WIB

Digilas Harga Minyak Dunia, Nilai Tukar Rupiah Terus Lemas

Digilas Harga Minyak Dunia, Nilai Tukar Rupiah Terus Lemas

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:45 WIB

Sempat Menguat, IHSG Berujung Terkoreksi ke Level 7.048

Sempat Menguat, IHSG Berujung Terkoreksi ke Level 7.048

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:03 WIB

Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara

Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:28 WIB

Dukung Kebutuhan Bisnis dan Industri di Jatim, Epson Resmikan Solution Center di Surabaya

Dukung Kebutuhan Bisnis dan Industri di Jatim, Epson Resmikan Solution Center di Surabaya

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:58 WIB

Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO

Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:53 WIB

Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela

Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:53 WIB

Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang

Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:52 WIB

Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi

Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:49 WIB

Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap

Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:37 WIB