-
Trump beri dividen USD 2.000.
-
Stimulus picu kenaikan aset.
-
Ancaman inflasi jangka panjang.
Analis Bitcoin, Simon Dixon, memperkuat pandangan ini, menyatakan: “Jika Anda tidak menempatkan USD 2.000 tersebut dalam aset, uang itu akan terinflasi atau hanya digunakan untuk membayar bunga utang dan dikirim ke bank.”
Dengan demikian, bagi banyak investor, mengalihkan dana stimulus ke aset seperti saham dan Bitcoin dilihat sebagai strategi defensif untuk menjaga nilai kekayaan dari erosi inflasi.