IHSG Berbalik Menghijau di Jumat Pagi, Namun Dibayangi Pelemahan Rupiah

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 14 November 2025 | 09:14 WIB
IHSG Berbalik Menghijau di Jumat Pagi, Namun Dibayangi Pelemahan Rupiah
Pekerja melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Pada Jumat, 14 November 2025 pagi, IHSG berhasil menghijau dan bergerak di level 8.378, menguat 0,20 persen hingga pukul 09.06 WIB.
  • Transaksi saham pagi itu mencakup 3,44 miliar saham senilai Rp 1,44 triliun, dengan perincian 230 saham naik dan 247 saham turun.
  • Sentimen negatif meliputi proyeksi pelemahan IHSG setelah penutupan Kamis, pelemahan rupiah, dan antisipasi hasil RDG Bank Indonesia.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menghijau di perdagangan Jumat, 14 November 2025 pagi. IHSG bergerak di level 8.378.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.06 WIB, IHSG terus menanjak naik 0,20 persen di level 8.388.

Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 3,44 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,44 triliun, serta frekuensi sebanyak 193.600 kali.

Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 230 saham bergerak naik, sedangkan 247 saham mengalami penurunan, dan 479 saham tidak mengalami pergerakan.

Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, ADES, ARTA, BEEF, DSAA, GEMS, JECC, JSPT, MORA, MPRO, NRCA, PGUN.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, ADMF, CBDK, CMRY, GGRM, ITMG, MGLV, PACK, PORT, RATU, RISE, RMKE, SHIP.

Proyeksi IHSG

IHSG diperkirakan kembali bergerak melemah pada Jumat (14/11), setelah pada perdagangan Kamis (13/11) ditutup turun ke level 8.372 atau terkoreksi 0,20 persen.

Meski sempat menguat di awal sesi, IHSG berbalik koreksi dengan sektor industrial menjadi pemberat terbesar, sementara sektor energi mencatatkan penguatan tertinggi.

Tekanan pada rupiah juga menambah kekhawatiran pasar. Rupiah ditutup melemah ke kisaran Rp16.720 per dolar AS, Kamis (13/11).

Kondisi ini membuat pelaku pasar menanti hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar pekan depan. Jika rupiah terus terdepresiasi, BI diperkirakan mempertahankan BI Rate di 4,75 persen bulan ini.

Mayoritas bursa Asia ditutup menguat seiring kabar positif dari Amerika Serikat. Presiden Donald Trump menandatangani RUU pendanaan yang resmi mengakhiri government shutdown terlama dalam sejarah AS, yang hampir memasuki hari ke-43. Sebelumnya, RUU tersebut disetujui Dewan Perwakilan Rakyat dengan hasil voting 222–209.

Dari Tiongkok, pasar menunggu rilis data ekonomi Oktober. Produksi industri diprediksi tumbuh 5,8 persen YoY, melambat dari 6,5 persen YoY pada September. Sementara itu, penjualan ritel diperkirakan naik 2,2 persen YoY, turun dari 3 persen YoY pada bulan sebelumnya.

Secara teknikal, IHSG ditutup di bawah MA5, sementara indikator Stochastic RSI melanjutkan pelemahan, didorong oleh peningkatan volume jual. Kondisi ini membuat IHSG berpotensi melanjutkan tren turun dan menguji support di 8.300–8.325.

Koreksi indeks global dan menurunnya peluang pemangkasan suku bunga The Fed juga menjadi sentimen negatif tambahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Pemegang Saham BUMI Terbesar, Dua Keluarga Konglomerat Masih Mendominasi

Daftar Pemegang Saham BUMI Terbesar, Dua Keluarga Konglomerat Masih Mendominasi

Bisnis | Kamis, 13 November 2025 | 21:09 WIB

IHSG Berbalik Loyo di Perdagangan Kamis Sore, Simak Saham-saham yang Cuan

IHSG Berbalik Loyo di Perdagangan Kamis Sore, Simak Saham-saham yang Cuan

Bisnis | Kamis, 13 November 2025 | 17:38 WIB

IHSG Sesi I Dibayangi Aksi Ambil Untung Big Cap, Cek Saham Paling Banyak Dibeli

IHSG Sesi I Dibayangi Aksi Ambil Untung Big Cap, Cek Saham Paling Banyak Dibeli

Bisnis | Kamis, 13 November 2025 | 13:26 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB