Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Indonesia Jual Emisi Karbon 12 Juta Ton ke Norwegia, Setara Hilangkan 2,6 Juta Mobil dari Jalanan

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 14 November 2025 | 12:38 WIB
Indonesia Jual Emisi Karbon 12 Juta Ton ke Norwegia, Setara Hilangkan 2,6 Juta Mobil dari Jalanan
Sejumlah kendaraan bermotor melintas di Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, Kamis (21/7/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Indonesia berhasi menjual emisi karbon 12 juta ton ke Norwegia.
  • Penjualan ini setara menghilangkan 2,6 juta mobil dari jalanan.
  • Secara historis, kerja sama iklim Indonesia dan Norwegia fokus pada sektor kehutanan.

Suara.com - Indonesia melalui PT PLN (Persero) secara resmi memperdagangkan hasil pengurangan emisi setara 12 juta ton karbon kepada Norwegia. Ini bukan sekadar perjanjian komoditas, melainkan kesepakatan perdagangan karbon berbasis teknologi pertama di dunia yang secara teknis dijalankan di bawah Pasal 6.2 Perjanjian Paris.

12 juta ton karbon yang 'dijual' ini setara dengan menghilangkan polusi dari 2,6 juta mobil dari jalanan selama setahun, sebuah pencapaian masif dari keberhasilan PLN membangun pembangkit listrik bersih (tenaga air, surya, dan angin).

Secara historis, kerja sama iklim Indonesia dan Norwegia fokus pada sektor kehutanan (Nature-Based Solutions), di mana Indonesia telah menerima Result-Based Contribution (RBC) hingga USD 260 juta karena berhasil menjaga hutannya.

Kini, dengan kesepakatan PLN, Indonesia membuka babak baru, menunjukkan kepada dunia bahwa kita tidak lagi hanya menjual jasa dari hutan, tetapi juga dari kemampuan menciptakan energi bersih berbasis teknologi.

"Kami memandang kerja sama ini bukan akhir, tetapi awal dari fase implementasi nyata," ujar Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, Jumat (14/11/2025).

PT PLN (Persero), secara resmi akan "menjual" hasil pengurangan emisi setara 12 juta ton karbon kepada Norwegia. Foto ist
PT PLN (Persero), secara resmi akan "menjual" hasil pengurangan emisi setara 12 juta ton karbon kepada Norwegia. Foto ist

"Indonesia ingin memastikan pasar karbon yang dibangun berintegritas tinggi, transparan, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat." tambahnya.

Dana segar dari penjualan karbon ini telah dipetakan untuk menjadi modal penggerak proyek-proyek strategis nasional, khususnya di sektor energi diantaranya:

1. PLN akan mempercepat pembangunan pembangkit hijau. Dalam 10 tahun ke depan, 76% dari pembangkit baru PLN akan berasal dari energi bersih, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

2. Dana ini akan menjadi suntikan likuiditas untuk memperluas jaringan listrik ke daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).

baca juga

3. Semakin banyak proyek energi bersih, semakin banyak pula lapangan kerja baru yang diciptakan untuk masyarakat lokal.

4. Norwegia setuju menyisihkan lima persen dari nilai transaksi (Share of Proceeds) yang akan dimasukkan ke dalam Dana Iklim Nasional. Uang ini dikhususkan untuk membantu masyarakat menghadapi dampak perubahan iklim, seperti banjir dan kekeringan.

Menteri Iklim dan Lingkungan Norwegia, Andreas Bjelland Eriksen, memuji langkah Indonesia, menyebutnya sebagai sinyal kuat bagi investor global. Dengan menjadi pelopor perdagangan karbon Pasal 6.2 berbasis teknologi di dunia, Indonesia secara tegas menempatkan dirinya sebagai pemimpin dalam ekonomi hijau global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misi Nyaris Mustahil, Italia Harus Kalahkan Negara Erling Haaland dengan Selisih 9 Gol

Misi Nyaris Mustahil, Italia Harus Kalahkan Negara Erling Haaland dengan Selisih 9 Gol

Bola | Jum'at, 14 November 2025 | 10:53 WIB

Norwegia Selangkah Lagi Lolos ke Piala Dunia 2026, Cuma Butuh Imbang Lawan Italia

Norwegia Selangkah Lagi Lolos ke Piala Dunia 2026, Cuma Butuh Imbang Lawan Italia

Bola | Jum'at, 14 November 2025 | 10:44 WIB

Hidup di Balik Tanggul Laut Raksasa: Kisah Warga Tambakrejo Membangun Harapan dari Akar Mangrove

Hidup di Balik Tanggul Laut Raksasa: Kisah Warga Tambakrejo Membangun Harapan dari Akar Mangrove

News | Jum'at, 14 November 2025 | 12:02 WIB

Terkini

Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru dengan Janji Transparansi IHSG

Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru dengan Janji Transparansi IHSG

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 15:20 WIB

Prabowo Mau 'Copot' Ratusan Direksi dan Komisaris BUMN di Tengah Isu Rangkap Jabatan

Prabowo Mau 'Copot' Ratusan Direksi dan Komisaris BUMN di Tengah Isu Rangkap Jabatan

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 15:02 WIB

Dirut Baru Berambisi Bawa BEI Masuk Daftar 10 Bursa Terbesar Dunia

Dirut Baru Berambisi Bawa BEI Masuk Daftar 10 Bursa Terbesar Dunia

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:44 WIB

Bikin Pusing Pengusaha, Mengapa Gas Industri Belakangan Ini Harganya Tinggi?

Bikin Pusing Pengusaha, Mengapa Gas Industri Belakangan Ini Harganya Tinggi?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:28 WIB

Dana Asing Rp449,83 M Minggat dari Pasar Saham di Sesi I, BBCA Banyak Dilepas

Dana Asing Rp449,83 M Minggat dari Pasar Saham di Sesi I, BBCA Banyak Dilepas

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:20 WIB

Telkom Perkuat Kepatuhan Regulasi dan Kapabilitas Pengambil Keputusan untuk Dorong Pertumbuhan

Telkom Perkuat Kepatuhan Regulasi dan Kapabilitas Pengambil Keputusan untuk Dorong Pertumbuhan

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ini Alasan Purbaya Ngotot Cari Utang lewat Panda Bond China

Ini Alasan Purbaya Ngotot Cari Utang lewat Panda Bond China

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:44 WIB

Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini Jadi Komisaris Pertamina Retail?

Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini Jadi Komisaris Pertamina Retail?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:33 WIB

Purbaya Endus Pegawai DJP Kongkalikong dengan Pengusaha soal Restitusi Pajak

Purbaya Endus Pegawai DJP Kongkalikong dengan Pengusaha soal Restitusi Pajak

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:22 WIB

Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU

Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:19 WIB

×