Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.640.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

TPIA Kucurkan Rp12,53 Triliun untuk Akusisi SPBU ExxonMobil

M Nurhadi

Senin, 17 November 2025 | 14:50 WIB
TPIA Kucurkan Rp12,53 Triliun untuk Akusisi SPBU ExxonMobil
Progres Pembangunan Pabrik Bahan Kimia milik PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) capai 33 persen.
  • PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mendapatkan pendanaan khusus senilai US$750 juta.
  • Dana investasi tersebut secara spesifik dialokasikan guna membiayai akuisisi jaringan SPBU ExxonMobil di Singapura.
  • Kemitraan ini menunjukkan kepercayaan KKR terhadap transformasi energi hilir Chandra Asri Group.

Suara.com - PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) bersama perusahaan investasi global KKR telah menyepakati solusi pembiayaan khusus senilai US$750 juta, atau setara dengan kurang lebih Rp12,53 triliun (dengan asumsi kurs tertentu).

Tujuan akusisi emiten milik prajogo Pangestu ini diklaim untuk mendukung strategi pertumbuhan keseluruhan Chandra Asri Group dan secara spesifik membiayai proses akuisisi atas jaringan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) bermerek Esso milik ExxonMobil di Singapura.

Investasi ini disokong oleh KKR Capital Markets dan didukung penuh oleh platform kredit privat dan asuransi KKR.

Chief Financial Officer (CFO) Chandra Asri Group, Andre Khor, menyampaikan bahwa kemitraan strategis dengan KKR ini menjadi sinyal kuat adanya kepercayaan terhadap perjalanan transformasi yang sedang dijalani oleh Chandra Asri Group.

Transformasi ini berfokus pada pembangunan infrastruktur energi hilir perseroan yang terus berkembang.

"Kemitraan strategis ini memungkinkan kami untuk mengejar tujuan pertumbuhan dengan disiplin keuangan yang prudent, sekaligus terus menghadirkan solusi energi yang andal dan berkelanjutan di seluruh kawasan," ujar Andre Khor dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (17/11/2025).

Andre Khor menambahkan, kolaborasi ini mencerminkan kepercayaan kuat KKR terhadap kualitas platform energi hilir perseroan.

Dari pihak KKR, Managing Director dan Head of Asia Private Credit, SJ Lim, menyatakan kebanggaannya dapat mendukung pencapaian penting Chandra Asri Group ini.

KKR melihat transaksi ini sebagai langkah strategis yang sangat sejalan dengan fokus investasi mereka di kawasan Asia Pasifik.

"Transaksi ini sejalan dengan fokus kami dalam menyediakan solusi pendanaan yang disesuaikan bagi perusahaan-perusahaan terkemuka di Asia Pasifik, dan kami menantikan untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan Chandra Asri Group seiring dengan penguatan kehadirannya di sektor energi hilir dan ritel di Singapura," kata SJ Lim, dikutip via Antara.

KKR menyalurkan investasi ini melalui strategi Kredit Asia Pasifik dan platform asuransinya.

Sejak tahun 2019, KKR dilaporkan telah mengalokasikan lebih dari US$8 miliar untuk sekitar 60 investasi kredit di bawah strategi Kredit Asia Pasifik, dengan total volume transaksi lebih dari US$21 miliar.

Sebelumnya, Chandra Asri telah menandatangani perjanjian jual beli untuk mengakuisisi jaringan SPBU ritel Esso ExxonMobil di Singapura.

Akuisisi ini akan dieksekusi melalui kendaraan tujuan khusus (special purpose vehicle) di bawah anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh TPIA.

Presiden Direktur dan CEO Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, menjelaskan bahwa aksi korporasi ini merupakan bagian integral dari visi jangka panjang perseroan.

"Akuisisi jaringan SPBU ritel Esso sejalan dengan strategi pertumbuhan jangka panjang perseroan, yang berfokus pada pembangunan infrastruktur energi terintegrasi untuk solusi energi dan mobilitas di Singapura dan Asia Tenggara," ujar Erwin.

Secara fundamental, langkah ini didukung oleh kinerja keuangan perusahaan yang solid. Per kuartal III tahun 2025, Chandra Asri Group berhasil membukukan laba bersih senilai US$1,65 miliar atau sekitar Rp27,51 triliun.

Angka ini berbalik positif signifikan jika dibandingkan dengan catatan rugi bersih sebesar US$58,5 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapal Tanker Bawa 2.000 KL, Pertamina Mulai Pasok Lagi Stok BBM ke Seluruh SPBU Bengkulu

Kapal Tanker Bawa 2.000 KL, Pertamina Mulai Pasok Lagi Stok BBM ke Seluruh SPBU Bengkulu

Bisnis | Selasa, 11 November 2025 | 17:04 WIB

Komitmen Mobil Lubricants Lindungi Konsumen Setia

Komitmen Mobil Lubricants Lindungi Konsumen Setia

Otomotif | Selasa, 11 November 2025 | 11:52 WIB

Bos Pertamina Sebut Negosiasi Shell dan Vivo Soal Pembelian BBM Murni Masih Jalan

Bos Pertamina Sebut Negosiasi Shell dan Vivo Soal Pembelian BBM Murni Masih Jalan

Bisnis | Senin, 10 November 2025 | 18:35 WIB

Terkini

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB

IHSG Loyo, Investor Asing Kabur Massal Rp53 Triliun dari Bursa Saham

IHSG Loyo, Investor Asing Kabur Massal Rp53 Triliun dari Bursa Saham

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:56 WIB

Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Tembus Rp82.450 per Kg, Telur Ayam Rp30.500 per Kg

Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Tembus Rp82.450 per Kg, Telur Ayam Rp30.500 per Kg

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:39 WIB

Harga Sawit Anjlok Usai Ekspor Satu Pintu, Petani Terdampak! Pemerintah Tegur 139 PKS

Harga Sawit Anjlok Usai Ekspor Satu Pintu, Petani Terdampak! Pemerintah Tegur 139 PKS

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:44 WIB

5 Trik Jitu Naikin Limit Aplikasi Buy Now PayLater ke 50 Juta

5 Trik Jitu Naikin Limit Aplikasi Buy Now PayLater ke 50 Juta

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:00 WIB

Harga Emas Hari Ini Naik, Antam Sentuh Rp2,88 Juta per Gram

Harga Emas Hari Ini Naik, Antam Sentuh Rp2,88 Juta per Gram

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:55 WIB