Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.094,941
LQ45 616,399
Srikehati 311,257
JII 380,793
USD/IDR 17.668

Genjot Fasilitas, IPC TPK Pastikan Arus Barang Ramadan 1447 H Aman Terkendali

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 20 Februari 2026 | 16:53 WIB
Genjot Fasilitas, IPC TPK Pastikan Arus Barang Ramadan 1447 H Aman Terkendali
PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) bergerak cepat memperkuat kesiapan operasional saat bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Langkah ini diambil guna mengantisipasi lonjakan volume barang, terutama kebutuhan pokok dan komoditas konsumsi masyarakat yang biasanya meroket selama bulan puasa. Foto ist.
  • IPC TPK optimalkan layanan hadapi kenaikan arus barang saat Ramadan.
  • Penambahan 2 unit RTGC di Tanjung Priok untuk percepat bongkar muat petikemas.
  • Perawatan alat dan pola kerja adaptif demi kelancaran rantai pasok nasional.

Suara.com - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) bergerak cepat memperkuat kesiapan operasional saat bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Langkah ini diambil guna mengantisipasi lonjakan volume barang, terutama kebutuhan pokok dan komoditas konsumsi masyarakat yang biasanya meroket selama bulan puasa.

Anak usaha Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas ini mengoptimalkan seluruh fasilitas terminal demi menjamin distribusi logistik nasional tetap lancar, aman, dan tepat waktu.

Corporate Secretary IPC TPK, Pramestie Wulandary mengungkapkan bahwa periode Ramadan selalu membawa dinamika unik dalam pola distribusi barang. Oleh karena itu, perusahaan telah menyiapkan strategi khusus untuk menjaga produktivitas bongkar muat di seluruh area operasional.

"Kami memastikan seluruh proses pelayanan berjalan optimal sepanjang bulan suci Ramadan. Kami ingin memastikan peningkatan kebutuhan masyarakat tidak terkendala di sisi terminal," ujar Pramestie dalam keterangan tertulisnya, Jumat (20/2/2026).

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menambah 2 unit Rubber Tyred Gantry Crane (RTGC) di Area Terminal Support Tanjung Priok. Penambahan alat ini bertujuan meningkatkan fleksibilitas penanganan petikemas di lapangan penumpukan lini 2.

Dengan armada baru ini, proses receiving dan delivery diharapkan lebih cepat, sehingga potensi kepadatan saat arus barang memuncak dapat diminimalisir.

Tak hanya soal fisik, IPC TPK juga menerapkan pola kerja adaptif. Perusahaan memanfaatkan golden time waktu di mana tidak ada aktivitas kapal—untuk melakukan perawatan preventif pada seluruh peralatan.

"Ketersediaan spare part juga dipastikan aman untuk menjaga keandalan alat dan menghindari gangguan operasional yang tidak diinginkan," tambah Pramestie.

Selain itu, aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tetap menjadi prioritas utama. Pengawasan di lapangan diperketat guna memastikan produktivitas tetap tinggi tanpa mengabaikan keselamatan para petugas yang bertugas selama bulan Ramadan.

Saat ini, IPC TPK beroperasi di enam area strategis, yakni Pelabuhan Tanjung Priok, Pontianak, Panjang, Palembang, Teluk Bayur, dan Jambi. Dengan integrasi sistem yang mumpuni, IPC TPK optimistis rantai pasok nasional tetap andal di tengah meningkatnya konsumsi masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diskon Ramadan: Menakar Batas Antara Kebutuhan dan Godaan Konsumsi

Diskon Ramadan: Menakar Batas Antara Kebutuhan dan Godaan Konsumsi

Your Say | Jum'at, 20 Februari 2026 | 16:08 WIB

Cara Membuat Sambal Kacang Gorengan yang Gurih dan Kental, Cocok untuk Buka Puasa

Cara Membuat Sambal Kacang Gorengan yang Gurih dan Kental, Cocok untuk Buka Puasa

Lifestyle | Jum'at, 20 Februari 2026 | 16:05 WIB

Fenomena Flexing Sedekah saat Ramadan, Hilang Makna atau Bentuk Inspirasi?

Fenomena Flexing Sedekah saat Ramadan, Hilang Makna atau Bentuk Inspirasi?

Your Say | Jum'at, 20 Februari 2026 | 16:30 WIB

Terkini

Purbaya Klaim BUMN Ekspor PT DSI Akan Diawasi Kemenkeu dan K/L Lain Demi Cegah Monopoli

Purbaya Klaim BUMN Ekspor PT DSI Akan Diawasi Kemenkeu dan K/L Lain Demi Cegah Monopoli

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:53 WIB

Airlangga Bantah IHSG Jeblok Gegara Pemerintah Bentuk BUMN Ekspor PT DSI

Airlangga Bantah IHSG Jeblok Gegara Pemerintah Bentuk BUMN Ekspor PT DSI

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:39 WIB

Pemerintah Klaim Pengusaha Sambut Baik Pembentukan BUMN Ekspor PT DSI

Pemerintah Klaim Pengusaha Sambut Baik Pembentukan BUMN Ekspor PT DSI

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:23 WIB

Ini Tugas BUMN Ekspor Baru PT DSI, Beroperasi Penuh 1 Januari 2027

Ini Tugas BUMN Ekspor Baru PT DSI, Beroperasi Penuh 1 Januari 2027

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:10 WIB

Pemerintah Wajibkan Dolar Hasil Ekspor Masuk Himbara, Apa Untung Ruginya?

Pemerintah Wajibkan Dolar Hasil Ekspor Masuk Himbara, Apa Untung Ruginya?

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:09 WIB

Mengapa Pasar Khawatir pada Danantara Sumber Daya Indonesia

Mengapa Pasar Khawatir pada Danantara Sumber Daya Indonesia

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:50 WIB

Petrokimia Gresik Pastikan Pasokan Gas untuk Produksi Pupuk Aman Hingga 2035

Petrokimia Gresik Pastikan Pasokan Gas untuk Produksi Pupuk Aman Hingga 2035

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:46 WIB

Industri Vape Legal Terancam: 150 Ribu Pekerja Waswas Kehilangan Mata Pencaharian

Industri Vape Legal Terancam: 150 Ribu Pekerja Waswas Kehilangan Mata Pencaharian

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:36 WIB

Beda BRI Simpedes dan Simpedes UMi: Biaya Admin, Saldo Minimal, dan Syarat

Beda BRI Simpedes dan Simpedes UMi: Biaya Admin, Saldo Minimal, dan Syarat

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:30 WIB

IHSG Tiba-tiba Bangkit ke Level 6.100, Apa Penyebabnya?

IHSG Tiba-tiba Bangkit ke Level 6.100, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:15 WIB