Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Jamkrindo Catatkan Laba Sebelum Pajak Rp 1,28 Triliun Hingga Oktober 2025

Achmad Fauzi

Selasa, 18 November 2025 | 15:47 WIB
Jamkrindo Catatkan Laba Sebelum Pajak Rp 1,28 Triliun Hingga Oktober 2025
PT Jaminan Kredit Indonesia atau Jamkrindo.
baca 10 detik
  • PT Jamkrindo mencapai laba sebelum pajak Rp1,28 triliun di Oktober 2025, melampaui target RKAP 2025 sebesar 170,39 persen.
  • Perusahaan membukukan volume penjaminan Rp206,53 triliun, menjamin 4,7 juta UMKM-K serta menyerap 15,2 juta tenaga kerja.
  • Raihan ini diklaim hasil penguatan proses bisnis, peningkatan layanan, percepatan digitalisasi, dan kolaborasi strategis dengan pemangku kepentingan.

Suara.com - PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), mencatatkan laba sebelum pajak Rp 1,28 triliun, setara 170,39 persen dari target RKAP 2025. Anak usaha IFG ini, membukukan volume penjaminan Rp 206,53 triliun, mencerminkan aktivitas bisnis yang terus tumbuh kuat.

Sepanjang Januari-Oktober 2025 Jamkrindo telah menjamin 4,7 juta pelaku UMKM-K di seluruh Indonesia. Penjaminan tersebut berdampak pada penyerapan 15,2 juta tenaga kerja.

Plt Direktur Utama Jamkrindo, Abdul Bari, mengatakan, raihan ini merupakan hasil penguatan proses bisnis, peningkatan layanan, serta percepatan digitalisasi yang dilakukan perusahaan.

"Lebih jauh, capaian ini menunjukkan komitmen kami untuk menghadirkan layanan yang membuka akses pembiayaan bagi pelaku usaha, memperluas kesempatan kerja, dan menciptakan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat," ujarnya di Jakarta, Selasa (18/11/2025).

Plt Direktur Utama Jamkrindo Abdul Bari, [ist].
Plt Direktur Utama Jamkrindo Abdul Bari, [ist].

Abdul menuturkan, Jamkrindo terus mengambil peran sebagai katalisator pertumbuhan UMKM-K melalui kolaborasi dengan lembaga keuangan, kementerian/lembaga, dan pemerintah daerah.

Jamkrindo berkomitmen memperbesar kontribusi melalui penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR), penjaminan komersial, serta produk suretyship untuk mendukung proyek-proyek pembangunan dan pengadaan barang/jasa pemerintah.

"Melalui inovasi, digitalisasi, dan kolaborasi strategis dengan para pemangku kepentingan, kami memastikan layanan penjaminan semakin cepat, mudah, dan terpercaya untuk seluruh pelaku usaha di Indonesia," imbuhnya.

Selain penjaminan, Jamkrindo juga memperluas pemberdayaan UMKM melalui program literasi, pelatihan, edukasi keuangan, peningkatan kapasitas digital, hingga dukungan promosi usaha.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sumbang PDB 61 Persen, UMKM RI Harus Naik Kelas

Sumbang PDB 61 Persen, UMKM RI Harus Naik Kelas

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 15:44 WIB

Kementerian UMKM Buka-bukaan Harga Satu Balpres Baju Thrifting

Kementerian UMKM Buka-bukaan Harga Satu Balpres Baju Thrifting

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 15:40 WIB

BRI Dukung PRABU Expo 2025, Dorong Transformasi Teknologi bagi UMKM Naik Kelas

BRI Dukung PRABU Expo 2025, Dorong Transformasi Teknologi bagi UMKM Naik Kelas

Bisnis | Senin, 17 November 2025 | 18:42 WIB

Terkini

Kapan WIKA, WSKT, dan INAF Delisting? Ini Penjelasan BEI

Kapan WIKA, WSKT, dan INAF Delisting? Ini Penjelasan BEI

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:21 WIB

Impor Garam Naik 13,1%, Target Swasembada 2027 Terancam

Impor Garam Naik 13,1%, Target Swasembada 2027 Terancam

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:16 WIB

Emiten TUGU Andalkan GCG untuk Dongkrak Daya Saing Bisnis

Emiten TUGU Andalkan GCG untuk Dongkrak Daya Saing Bisnis

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:10 WIB

IHSG Tembus Level 6.000, BBCA dan BRI Jadi Jagoannya

IHSG Tembus Level 6.000, BBCA dan BRI Jadi Jagoannya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:48 WIB

Sosok 'Pemilik' ENHYPEN, Punya Harta Tiga Kali Lipat LHKPN Menteri Terkaya RI

Sosok 'Pemilik' ENHYPEN, Punya Harta Tiga Kali Lipat LHKPN Menteri Terkaya RI

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:31 WIB

Rupiah Masih Terpuruk, Betah di Level Rp18.000

Rupiah Masih Terpuruk, Betah di Level Rp18.000

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:12 WIB

Jadwal Stock Split Saham RMKE

Jadwal Stock Split Saham RMKE

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:03 WIB

Sosok Pemilik Ryanair, Maskapai yang Viral Jendela Copot saat Pesawat Terbang

Sosok Pemilik Ryanair, Maskapai yang Viral Jendela Copot saat Pesawat Terbang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 15:50 WIB

BEI Jawab Isu Dana Asing Banyak Kabur dari Pasar Modal Gara-gara Pidato Prabowo

BEI Jawab Isu Dana Asing Banyak Kabur dari Pasar Modal Gara-gara Pidato Prabowo

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 15:22 WIB

Danantara Baru Mau Jalankan 26 Proyek Hilirisasi Rp225 Triliun

Danantara Baru Mau Jalankan 26 Proyek Hilirisasi Rp225 Triliun

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 15:13 WIB

×