Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.595.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.873,372
LQ45 582,884
Srikehati 289,451
JII 342,406
USD/IDR 18.000

Bos Danantara Geleng-geleng, Dari Ribuan BUMN Hanya 8 yang Setor Dividen Jumbo

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 20 November 2025 | 09:06 WIB
Bos Danantara Geleng-geleng, Dari Ribuan BUMN Hanya 8 yang Setor Dividen Jumbo
Chief Investment Officer (CIO) BPI Danantara, Pandu Sjahrir. Foto Fadil-Suara.com
baca 10 detik
  • Danantara sebut dari ribuan perusahaan BUMN hanya segelintir yang setor dividen jumbo.
  • Ketimpangan tersebut diperparah dengan fakta bahwa sebanyak 52 persen dari total perusahaan BUMN tercatat mengalami kerugian.
  • Danantara telah menyiapkan strategi konsolidasi, yang salah satunya akan mengubah delapan entitas asset management BUMN menjadi satu perusahaan. 

Suara.com - Struktur kontribusi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terhadap kas negara terungkap sangat timpang dan mengkhawatirkan.

Chief Investment Officer (CIO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), Pandu Sjahrir, menyatakan bahwa nyaris seluruh setoran dividen BUMN sekitar 95 persen hanya berasal dari segelintir perusahaan.

Dari total 1.060 entitas BUMN yang berada di bawah naungan Danantara, hanya delapan perusahaan yang menjadi penyumbang utama deviden.

"Dari 1.060 perusahaan yang ada di bawah Danantara, 95 persen dividen itu hanya datang dari delapan perusahaan. Kurang dari 1 persen," ungkap Pandu Sjahrir di Hotel Westin, Jakarta, Rabu (19/11/2025).

Ketimpangan tersebut diperparah dengan fakta bahwa sebanyak 52 persen dari total perusahaan BUMN tercatat mengalami kerugian, dan kontribusinya terhadap penerimaan negara sangat minim. Kondisi ini menjadi "pekerjaan rumah" raksasa bagi Danantara untuk memperbaiki struktur portofolio BUMN.

Pandu menilai, dalam situasi ini, restrukturisasi dan konsolidasi adalah langkah yang tidak bisa dihindari untuk meningkatkan efisiensi dan tata kelola.

Danantara telah menyiapkan strategi konsolidasi, yang salah satunya akan mengubah delapan entitas asset management BUMN menjadi satu perusahaan tunggal yang lebih efisien.

Contoh paling konkret adalah rencana konsolidasi rumah sakit milik Pertamina dan BUMN lain yang selama ini beroperasi sendiri dengan margin laba yang sangat rendah. Pandu menyoroti bahwa margin EBITDA rumah sakit BUMN saat ini hanya sekitar delapan persen, jauh di bawah standar industri yang mencapai 40 persen.

Melalui pembentukan Danantara Hospital Group, yang akan menjadi grup rumah sakit terbesar di Indonesia berdasarkan jumlah tempat tidur, margin laba diyakini akan meningkat signifikan.

baca juga

"Kalau kita satuin, terus kita cari orang yang memang fokusnya membangun rumah sakit berskala internasional, yakin lah margin-nya bisa naik. Ya paling tidak 20 persen tahun pertama, terus bisa 40 persen tahun kemudian. Itu langsung value bisa naik 5-6 kali lebih," pungkas Pandu.

Berikut adalah daftar beberapa BUMN yang menyetor dividen, terutama yang termasuk dalam daftar penyumbang dividen terbesar untuk tahun 2024: PT BRI, Bank Mandiri, MIND ID, Pertamina, Telkom Indonesia, BNI, dan PLN.

Selain itu, ada juga PT Pupuk Indonesia, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), dan PT Bank Tabungan Negara (BTN).

10 BUMN penyumbang dividen terbesar pada tahun 2024:

PT Bank Rakyat Indonesia (BRI): Rp25,7 triliun
PT Bank Mandiri: Rp17,1 triliun
PT Mineral Industri Indonesia (MIND ID): Rp11,2 triliun
PT Pertamina: Rp9,3 triliun
PT Telkom Indonesia: Rp9,2 triliun
PT Bank Negara Indonesia (BNI): Rp6,2 triliun
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN): Rp3 triliun
PT Pupuk Indonesia: Rp1,2 triliun
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo): Rp1 triliun
PT Bank Tabungan Negara (BTN): Rp420 miliar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merger BUMN Karya: WSKT Bakal Go Private, Klasterisasi Jadi Kunci

Merger BUMN Karya: WSKT Bakal Go Private, Klasterisasi Jadi Kunci

Bisnis | Kamis, 20 November 2025 | 08:51 WIB

Pakai Bahasa Pesantren! BP BUMN Sindir Perusahaan Pelat Merah Rugi Terus: La Yamutu Wala Yahya

Pakai Bahasa Pesantren! BP BUMN Sindir Perusahaan Pelat Merah Rugi Terus: La Yamutu Wala Yahya

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 19:24 WIB

Danantara Soroti Timpangnya Setoran Dividen BUMN, Banyak yang Sakit dan Rugi

Danantara Soroti Timpangnya Setoran Dividen BUMN, Banyak yang Sakit dan Rugi

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 18:10 WIB

Terkini

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:09 WIB

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 17:59 WIB

Status Pekerja Outsourcing Diubah, Ini Penjelasan Lengkap dari Kemnaker

Status Pekerja Outsourcing Diubah, Ini Penjelasan Lengkap dari Kemnaker

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 17:55 WIB

Profil Sunaryanto, Direktur Utama Pertamina Hulu Migas yang Baru

Profil Sunaryanto, Direktur Utama Pertamina Hulu Migas yang Baru

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:25 WIB

8 Bank Resmi Merger, OJK Ungkap Alasannya

8 Bank Resmi Merger, OJK Ungkap Alasannya

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 15:22 WIB

Ekonom Wanti-wanti Defisit APBN Bisa Lebihi 3% Jika Harga Minyak Dunia Tembus Segini

Ekonom Wanti-wanti Defisit APBN Bisa Lebihi 3% Jika Harga Minyak Dunia Tembus Segini

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:58 WIB

OKX Masuk Bisnis AI, Bidik Ekonomi Agen Otonom Bernilai Triliunan Dolar

OKX Masuk Bisnis AI, Bidik Ekonomi Agen Otonom Bernilai Triliunan Dolar

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:55 WIB

70 Tahun Danamon, Perkuat Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah di Setiap Langkah

70 Tahun Danamon, Perkuat Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah di Setiap Langkah

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:33 WIB

Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit

Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:12 WIB

INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade

INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:55 WIB

×