Harga Emas Antam Semakin Mahal Hari Ini, Dibanderol Rp 2.364.000 per Gram

Achmad Fauzi

Kamis, 20 November 2025 | 09:28 WIB
Harga Emas Antam Semakin Mahal Hari Ini, Dibanderol Rp 2.364.000 per Gram
2.364.000 per gram
baca 10 detik
  • Harga emas Antam per 20 November 2025 untuk ukuran satu gram mencapai Rp 2.364.000, naik Rp 21.000 dari hari sebelumnya.
  • Harga beli kembali (buyback) emas Antam pada hari Kamis tersebut juga mengalami kenaikan signifikan sebesar Rp 21.000 per gram.
  • Harga emas dunia menyentuh USD 4.110 akibat sentimen ketidakpastian ekonomi Amerika Serikat menjelang rilis data Nonfarm Payrolls.

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Kamis, 20 November 2025 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.364.000 per gram.

Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas antam itu lagi-lagi naik Rp 21.000 dibandingkan hari Rabu, 19 November 2025 sebelumnya.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.225.000 per gram.

Harga buyback itu kembali melonjak Rp 21.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Rabu kemarin.

Ilustrasi etalase emas batangan yang diproduksi PT Antam terus bergerak naik. [ANTARA/ Suriani Mappong]
Ilustrasi etalase emas batangan yang diproduksi PT Antam terus bergerak naik. [ANTARA/ Suriani Mappong]

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 0,5 Gram Rp 1.232.000
  • Emas 1 Gram Rp 2.364.000
  • Emas 2 gram Rp 4.668.000
  • Emas 3 gram Rp 6.977.000
  • Emas 5 gram Rp 11.595.000
  • Emas 10 gram Rp 23.135.000
  • Emas 25 gram Rp 57.712.000
  • Emas 50 gram Rp 115.345.000
  • Emas 100 gram Rp 230.612.000
  • Emas 250 gram Rp 576.265.000
  • Emas 500 gram Rp 1.151.320.000
  • Emas 1.000 gram Rp 2.304.600.000

Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.

Harga Emas Dunia Terus Merangkak Naik

Harga emas dunia kembali bergerak positif pada awal perdagangan Kamis (waktu Asia). Mengutip FXStreet, harga emas dunia menarik minat pembeli hingga menyentuh kisaran USD 4.110 di tengah meningkatnya sentimen kehati-hatian dan ketidakpastian ekonomi Amerika Serikat.

Penguatan ini terjadi menjelang rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) AS untuk bulan September yang akan dipublikasikan Kamis malam. Para pelaku pasar menempatkan perhatian besar pada data tersebut karena berpotensi memberikan sinyal baru terkait arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed).

baca juga

Menurut laporan FXStreet, meningkatnya ketidakpastian ekonomi, termasuk penundaan laporan ketenagakerjaan utama akibat penutupan pemerintah AS baru-baru ini, membuat Fed semakin sulit menilai kondisi pasar tenaga kerja. Situasi itu pada akhirnya mendorong permintaan aset aman seperti emas.

“Laporan ketenagakerjaan bulan September yang tertunda dapat memberikan wawasan tentang kesehatan pasar tenaga kerja AS dan memberikan lebih banyak petunjuk tentang arah suku bunga AS,” tulis FXStreet.

Jika data NFP keluar lebih lemah dari perkiraan, peluang penurunan suku bunga pada Desember dapat meningkat, sehingga memberi dorongan tambahan bagi harga emas. Suku bunga yang lebih rendah membuat biaya peluang memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil menjadi lebih rendah.

Namun sebaliknya, meredanya ekspektasi terhadap pemangkasan suku bunga Fed bulan depan dapat memicu tekanan jual pada emas. Risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) 28–29 Oktober menunjukkan pejabat Fed masih terbelah dan berhati-hati dalam menentukan arah suku bunga ke depan.

Meski komite memutuskan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin, keputusan itu tidak bulat. Sebagian anggota bahkan menolak penurunan lanjutan pada pertemuan Desember. Kini pasar memperkirakan probabilitas penurunan suku bunga bulan depan tinggal sekitar 30 persen, turun dari 60 persen pekan lalu, berdasarkan perangkat CME FedWatch.

Dengan tingginya ketidakpastian, pasar diperkirakan akan bergerak dinamis hingga rilis data tenaga kerja AS keluar. Harga emas pun masih berpotensi volatile dalam beberapa sesi ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas UBS dan Galeri 24 Kompak Naik Signifikan Jadi Rp 2,4 Jutaan

Harga Emas UBS dan Galeri 24 Kompak Naik Signifikan Jadi Rp 2,4 Jutaan

Bisnis | Kamis, 20 November 2025 | 08:13 WIB

Emas Antam Tiba-tiba Meroket, Harganya Dibanderol Rp 2.343.000 per Gram

Emas Antam Tiba-tiba Meroket, Harganya Dibanderol Rp 2.343.000 per Gram

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 09:25 WIB

Harga Emas Galeri 24 Pegadaian dan UBS Kompak Turun Hari Ini, Kecuali Antam

Harga Emas Galeri 24 Pegadaian dan UBS Kompak Turun Hari Ini, Kecuali Antam

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 08:16 WIB

Terkini

Kode Diskon Hotel Khusus untuk Nasabah BRI, Berlaku Sepanjang Tahun 2026

Kode Diskon Hotel Khusus untuk Nasabah BRI, Berlaku Sepanjang Tahun 2026

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Kode Promo Diskon Tiket Pesawat untuk Nasabah BRI, Berlaku Hingga November

Kode Promo Diskon Tiket Pesawat untuk Nasabah BRI, Berlaku Hingga November

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:47 WIB

Cetak Laba Rp31,2 Triliun, BRI Sabet Gelar Excellent Profitable State-Owned Bank 2026

Cetak Laba Rp31,2 Triliun, BRI Sabet Gelar Excellent Profitable State-Owned Bank 2026

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:35 WIB

IRT di Sukabumi Ditemukan Tewas, Motor Hilang, Pesan Terakhir Jadi Teka-teki

IRT di Sukabumi Ditemukan Tewas, Motor Hilang, Pesan Terakhir Jadi Teka-teki

Jabar | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:33 WIB

Gandeng Kodam I/Bukit Barisan, 120 PNS Imigrasi Sumut Gelar Kesamaptaan

Gandeng Kodam I/Bukit Barisan, 120 PNS Imigrasi Sumut Gelar Kesamaptaan

Sumut | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:31 WIB

Bapenda Sumut Jemput Bola, Permudah Warga Bayar Pajak Lewat Operasi Sadar Pajak

Bapenda Sumut Jemput Bola, Permudah Warga Bayar Pajak Lewat Operasi Sadar Pajak

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:26 WIB

Ekonomi RI Makin Suram! Kepuasan Publik ke Prabowo Anjlok, Program Unggulan Jeblok

Ekonomi RI Makin Suram! Kepuasan Publik ke Prabowo Anjlok, Program Unggulan Jeblok

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:25 WIB

244 Personel Padamkan Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Helikopter Water Bombing Diupayakan

244 Personel Padamkan Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Helikopter Water Bombing Diupayakan

Jawa Tengah | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:21 WIB

Jelang Delisting Saham, DUCK Terseret Dugaan Utang US$32 Juta Tak Diungkap Saat IPO

Jelang Delisting Saham, DUCK Terseret Dugaan Utang US$32 Juta Tak Diungkap Saat IPO

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:18 WIB

Dampak Gempa Gunung Salak Rusak 349 Bangunan, Wilayah Bogor Terparah

Dampak Gempa Gunung Salak Rusak 349 Bangunan, Wilayah Bogor Terparah

Jabar | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:06 WIB

×