Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.640.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

BUMN-Swasta Mulai Kolaborasi Perkuat Sistem Logistik Nasional

Achmad Fauzi

Jum'at, 21 November 2025 | 17:13 WIB
BUMN-Swasta Mulai Kolaborasi Perkuat Sistem Logistik Nasional
Ilustrasi paket.
  • PT Pos Indonesia dan SiCepat Ekspres mengintegrasikan layanan logistik guna memanfaatkan keunggulan jaringan masing-masing perusahaan.
  • Integrasi ini menghasilkan distribusi lebih efisien, sistem pelacakan lebih akurat, serta jangkauan layanan hingga wilayah terpencil Indonesia.
  • Kolaborasi ini bertujuan memberikan pengalaman pelanggan yang lengkap sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem logistik digital nasional.

Suara.com - PT Pos Indonesia (Persero) menggandeng SiCepar Ekspres Indonesia untuk mengintegrasi layanan logistik antar kedua perusahaan. Dengan kerja sama ini, kedua perusahaan bisa memanfaatkan keunggulan layanan masing-masing.

Misalnya, SiCepat bisa memanfaatkan layanan seperti gudang Pos Indonesia yang tersebar di seluruh Indonesia untuk mengirimkan paket barang ke wilayah terpencil.

Melalui layanan logistik terintegrasi ini, Pos Indonesia dan SiCepat memadukan keunggulan masing-masing, orkestrasi jaringan distribusi, pengelolaan alur kiriman yang lebih efisien, serta penggunaan sistem tracking yang lebih akurat dan transparan.

Solusi ini dirancang untuk memberikan pengalaman layanan yang lebih lengkap bagi pelanggan, baik UMKM, pelaku e-commerce, maupun korporasi, yang membutuhkan layanan pengiriman dari hulu ke hilir.

Layanan di Pos Indonesia. (Dok: Pos Indonesia)
Layanan di Pos Indonesia. (Dok: Pos Indonesia)

"Kami optimistis kolaborasi ini akan memberikan dampak positif bagi perkembangan ekosistem logistik Indonesia," ujar Plt Direktur Bisnis Kurir dan Logistik Pos Indonesia, Prasabri Pesti di Jakarta, Jumat (21/11/2025).

Sementara, Chief Executive Officer SiCepat Ekspres, Barry Lim juga menyatakan kerja sama ini akan memperkuat industri logistik nasional untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi digital.

"Dengan hadirnya seamless interconnection antara SiCepat dan Pos Indonesia, maka akan semakin banyak pelanggan yang bisa dilayani hingga wilayah pelosok Indonesia," imbuhnya.

Kolaborasi ini diharapkan memperluas jangkauan layanan, meningkatkan efisiensi distribusi, serta memberikan pengalaman pengiriman yang lebih cepat dan transparan bagi masyarakat.

Selain itu, langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pos Indonesia dan SiCepat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital melalui layanan logistik yang modern, adaptif, dan berdaya saing tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Transaksi Belanja Online Meningkat, Bisnis Logistik Ikut Kecipratan

Transaksi Belanja Online Meningkat, Bisnis Logistik Ikut Kecipratan

Bisnis | Rabu, 29 Oktober 2025 | 21:18 WIB

Pengusaha Logistik Catat Pengiriman Barang Besar Tumbuh Double Digit

Pengusaha Logistik Catat Pengiriman Barang Besar Tumbuh Double Digit

Bisnis | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 20:45 WIB

Pengusaha Kapal Ngeluh, Angkutan Logistik Terancam Lumpuh Akibat Kontainer Minerba Ditahan

Pengusaha Kapal Ngeluh, Angkutan Logistik Terancam Lumpuh Akibat Kontainer Minerba Ditahan

Bisnis | Rabu, 15 Oktober 2025 | 12:09 WIB

Terkini

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB

IHSG Loyo, Investor Asing Kabur Massal Rp53 Triliun dari Bursa Saham

IHSG Loyo, Investor Asing Kabur Massal Rp53 Triliun dari Bursa Saham

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:56 WIB

Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Tembus Rp82.450 per Kg, Telur Ayam Rp30.500 per Kg

Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Tembus Rp82.450 per Kg, Telur Ayam Rp30.500 per Kg

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:39 WIB

Harga Sawit Anjlok Usai Ekspor Satu Pintu, Petani Terdampak! Pemerintah Tegur 139 PKS

Harga Sawit Anjlok Usai Ekspor Satu Pintu, Petani Terdampak! Pemerintah Tegur 139 PKS

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:44 WIB

5 Trik Jitu Naikin Limit Aplikasi Buy Now PayLater ke 50 Juta

5 Trik Jitu Naikin Limit Aplikasi Buy Now PayLater ke 50 Juta

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:00 WIB