Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Saham RLCO: Harga Berkisar Rp160, Dana IPO Mau Dipakai Apa?

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 24 November 2025 | 13:57 WIB
Saham RLCO: Harga Berkisar Rp160, Dana IPO Mau Dipakai Apa?
Ilustrasi perdagangan sesi I IHSG hari ini [Ist/Antara]
  • PT Abadi Lestari Indonesia (RLCO) akan melantai di BEI pada 8 Desember 2025, menargetkan dana Rp105 miliar.
  • Perusahaan pengolah sarang burung walet dari Bojonegoro ini fokus pada kualitas dan ekspansi pasar internasional.
  • Dana IPO akan dialokasikan penuh untuk memperkuat rantai pasok melalui pembelian bahan baku utama.

Suara.com - PT Abadi Lestari Indonesia, pabrik pengolahan sarang burung walet yang beroperasi dari Bojonegoro, Jawa Timur, bersiap melangkah ke pasar modal Indonesia.

Perusahaan dengan kode saham RLCO ini dijadwalkan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Desember 2025, dengan target menghimpun dana segar sekitar Rp105 miliar dari penawaran 625 juta saham (20% dari modal) pada harga Rp150 hingga Rp168 per saham.

Perusahaan ini telah membangun reputasinya sebagai pabrik pengolahan sarang burung walet terkemuka sejak tahun 1979.

Keunggulan kompetitif utama RLCO terletak pada kualitas produk yang terjamin, didukung oleh bahan baku dan proses pengolahan yang unggul.

RLCO telah bertransformasi dari sekadar eksportir sarang burung walet mentah menjadi pemain industri kesehatan konsumen yang memproduksi superfood dan suplemen premium.

Posisi strategis pabrik mereka di Bojonegoro memberikan akses yang lebih dekat dan pasokan stabil dari petani sarang burung walet lokal.

Dalam menjalankan operasinya, RLCO didorong oleh budaya kerja "We’re better every day" dan dipandu oleh visi yang ambisius:

Visi: Menjadi perusahaan penghasil sarang burung walet yang dikenal karena kualitas tingginya, menjadi yang terbaik dan diakui di pasar internasional.

Dana IPO 100% untuk Memperkuat Fondasi Bisnis Inti 

Inti dari aksi korporasi IPO ini adalah untuk memperkuat fundamental operasional.

Manajemen RLCO berencana mengalokasikan seluruh 100% dana yang dihimpun dari IPO untuk mendukung rantai pasok bahan baku utamanya, yaitu sarang burung walet.

Alokasi dana tersebut dibagi menjadi dua pos penting:

  1. Modal Kerja Pembelian Bahan Baku (56,33%): Lebih dari separuh dana IPO akan digunakan sebagai modal kerja langsung perseroan, khusus ditujukan untuk pembelian bahan baku sarang burung walet.
  2. Penyertaan Modal Anak Usaha (43,67%): Sisanya akan disalurkan sebagai penyertaan modal kepada entitas anak, PT Realfood Winta Asia, yang dananya juga akan digunakan sepenuhnya untuk pembelian bahan baku sarang burung walet.

Fokus penuh pada peningkatan pasokan bahan baku ini menunjukkan komitmen RLCO dalam memastikan ketersediaan produk untuk memenuhi permintaan pasar domestik dan ekspor.

Prospek yang Didukung Tren Kesehatan Global

Saat ini, RLCO memproduksi berbagai produk kesehatan premium, termasuk minuman sarang burung walet, suplemen kolagen, dan kaldu ayam tinggi protein.

Mereka membidik segmen konsumen kelas menengah ke atas, seiring dengan menguatnya tren wellness dan permintaan akan suplemen alami (beauty from within).

Meskipun nilai ekspor sarang burung walet pada tahun 2024 mengalami normalisasi, capaiannya tetap berada pada level yang tinggi, sementara pasar suplemen domestik terus didukung oleh peningkatan minat terhadap gaya hidup sehat, di mana penjualan produk kesehatan di marketplace mencapai Rp10,7 triliun pada 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil PT Abadi Lestari Indonesia (RLCO): Saham IPO, Keuangan, dan Prospek Bisnis

Profil PT Abadi Lestari Indonesia (RLCO): Saham IPO, Keuangan, dan Prospek Bisnis

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 11:50 WIB

IHSG Melesat Betah di Level 8.400 pada Awal Sesi Senin, Apa Saja Saham yang Cuan?

IHSG Melesat Betah di Level 8.400 pada Awal Sesi Senin, Apa Saja Saham yang Cuan?

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 09:17 WIB

BMRI Mau Buyback Saham Rp1,17 Triliun, Analis Bilang Begini

BMRI Mau Buyback Saham Rp1,17 Triliun, Analis Bilang Begini

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 08:35 WIB

Daftar Saham Masuk MSCI Pekan Ini, KLBF dan ICBP Terpaksa Turun Kasta

Daftar Saham Masuk MSCI Pekan Ini, KLBF dan ICBP Terpaksa Turun Kasta

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 06:55 WIB

Terkini

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:35 WIB

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:27 WIB

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:16 WIB

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:28 WIB

Pelaku UMKM hingga Investor Asing Kini Bisa Urus Bisnis dalam Satu Platform

Pelaku UMKM hingga Investor Asing Kini Bisa Urus Bisnis dalam Satu Platform

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:05 WIB