Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.785

Kembang-Kempis Industri Kakao Indonesia, Puluhan Pabrik Coklat Tutup

Dicky Prastya | Suara.com

Senin, 24 November 2025 | 21:29 WIB
Kembang-Kempis Industri Kakao Indonesia, Puluhan Pabrik Coklat Tutup
Kepala Divisi Umum BPDP Kemenkeu, Adi Sucipto (kanan) saat ditemui di Denpasar, Bali, Senin (24/11/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]
  • BPDP menginformasikan 31 pabrik cokelat di Indonesia telah tutup, terungkap saat konferensi pers di Bali, Senin (24/11/2025).
  • Industri kakao terkendala oleh preferensi konsumen lokal terhadap cokelat terang serta hambatan ekspor akibat EUDR Uni Eropa.
  • Tantangan lain meliputi keterbatasan ketersediaan bibit bersertifikat dan tingginya biaya pupuk untuk peremajaan lahan.

Suara.com - Presiden RI Prabowo Subianto tengah menggencarkan hilirisasi sektor pertanian di Indonesia, termasuk industri kakao. Namun temuan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), yang merupakan lembaga di bawah naungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), mengungkapkan kondisi industri kakao tengah menurun.

Kepala Divisi Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Adi Sucipto menerangkan kalau komoditas kakao mengalami kondisi negatif. Sebab saat ini puluhan pabrik coklat di Indonesia sudah resmi tutup.

"31 pabrik coklat di Indonesia sudah tutup dan sekarang tinggal antara 19-21," kata Adi saat konferensi pers di Denpasar, Bali, Senin (24/11/2025).

Ia menyebut bahwa kakao sebenarnya menjadi salah satu komoditas yang diunggulkan di Indonesia. Hanya saja coklat buatan lokal cenderung kurang disukai warga RI.

"Kita itu produknya dark kakao, sementara yang dikonsumsi light kakao. Jadi orang itu seringnya manis," lanjut dia.

Adi tak menampik kalau industri kakao Indonesia tengah menghadapi berbagai hambatan. Untuk eksternal, komoditas unggulan Prabowo ini terkendala Peraturan Deforestasi Uni Eropa atau The European Union Deforestation Regulation (EUDR). 

Aturan terbaru Uni Eropa yang bertujuan untuk mengurangi deforestasi akibat konsumsi komoditas global ini dianggap Adi membuat kakao dari Indonesia sulit diekspor ke sana.

"Kita tuh mau mengekspor sekarang banyak peraturan. Karena secara implikasi, kakao walaupun tidak disebut dalam EUDR, tetapi terdampak, karena satu kita sebagai negara penghasil kakao," beber Adi.

Tantangan lainnya adalah ketersediaan bibit. Adi menyebut kalau industri lokal hanya memiliki bibit yang cukup ditanami di 5 ribu hektar lahan.

Selanjutnya adalah regulasi, Adi mengatakan kalau penanaman kakao tidak boleh sembarangan. Sebab bibit harus diteliti dulu asalnya dari mana.

"Ada regulasi bahwa kami tuh harus tes DNA terkait bibit, enggak bisa kemudian ada bibit, bisa kami langsung tanam, enggak boleh sekarang.Kami tuh harus ini bibitnya asalnya dari mana," keluh dia.

Hambatan terakhir adalah terkait pupuk kakao yang nyatanya tidak murah. Namun dia optimistis peremajaan lahan kakao ini bisa mencapai 5.000 hektar lahan, meskipun sulit.

"Kami harapkan, kalaupun nanti kick off di 2026, moga-moga bisa 5.000 hektar. Tapi kalau optimisnya, katanya 1.200 sudah mentok," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tekad Hilirisasi Prabowo, Perusahaan Cilegon Guyur Investasi Rp5 Triliun untuk Pabrik PET Raksasa!

Tekad Hilirisasi Prabowo, Perusahaan Cilegon Guyur Investasi Rp5 Triliun untuk Pabrik PET Raksasa!

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 18:44 WIB

Industri Pangan dan Chef Profesional Dukung MBG, Pastikan Keamanan dari Hulu ke Hilir

Industri Pangan dan Chef Profesional Dukung MBG, Pastikan Keamanan dari Hulu ke Hilir

Lifestyle | Senin, 24 November 2025 | 16:28 WIB

Komdigi Temukan Situs Coretax Palsu, Mirip Buatan DJP Kemenkeu

Komdigi Temukan Situs Coretax Palsu, Mirip Buatan DJP Kemenkeu

Tekno | Minggu, 23 November 2025 | 15:40 WIB

Kemenkeu Ungkap Alasan Pemda Lambat Belanja, Dana  Mengendap di Bank Tembus Rp 244 T

Kemenkeu Ungkap Alasan Pemda Lambat Belanja, Dana Mengendap di Bank Tembus Rp 244 T

Bisnis | Minggu, 23 November 2025 | 12:02 WIB

Vinfast Kenalkan Pesaing BYD M6 di GJAW 2025

Vinfast Kenalkan Pesaing BYD M6 di GJAW 2025

Otomotif | Sabtu, 22 November 2025 | 20:46 WIB

Rhoma Irama Sentil Pemerintah soal Minimnya Dukungan Industri Kreatif

Rhoma Irama Sentil Pemerintah soal Minimnya Dukungan Industri Kreatif

Video | Sabtu, 22 November 2025 | 11:00 WIB

Terkini

Harga Emas Diprediksi Tembus 8.000 Dolar AS, Apa Saja Faktor Penyebabnya?

Harga Emas Diprediksi Tembus 8.000 Dolar AS, Apa Saja Faktor Penyebabnya?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:34 WIB

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 2.754.000/Gram di Cuti Bersama

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 2.754.000/Gram di Cuti Bersama

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23 WIB

Blackout di Sumatra Jadi Alarm untuk Penguatan Sistem Kelistrikan Nasional

Blackout di Sumatra Jadi Alarm untuk Penguatan Sistem Kelistrikan Nasional

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:18 WIB

Danantara Klaim Jika SDA Tak Dikendalikan yang Rugi Rakyat

Danantara Klaim Jika SDA Tak Dikendalikan yang Rugi Rakyat

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:02 WIB

Belum Siap Beroperasi, Modal Awal Danantara Sumberdaya Indonesia Rp100 Juta dan Wajib Kejar Cuan

Belum Siap Beroperasi, Modal Awal Danantara Sumberdaya Indonesia Rp100 Juta dan Wajib Kejar Cuan

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:36 WIB

Dongkrak Ekonomi Lokal, SIG Tebar 292 Hewan Kurban di Momen Iduladha

Dongkrak Ekonomi Lokal, SIG Tebar 292 Hewan Kurban di Momen Iduladha

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:05 WIB

Perusahaan Raksasa Ramai 'Tinggalkan' AI Gegara Biaya Mahal, Kecerdasan Buatan Terancam?

Perusahaan Raksasa Ramai 'Tinggalkan' AI Gegara Biaya Mahal, Kecerdasan Buatan Terancam?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:59 WIB

BEI Intensif Bertemu MSCI dan FTSE, Bahas Status Pasar Modal Indonesia

BEI Intensif Bertemu MSCI dan FTSE, Bahas Status Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:47 WIB

Bank Mandiri Bukukan Kinerja Kinclong, Kredit dan Aset Tumbuh Double Digit

Bank Mandiri Bukukan Kinerja Kinclong, Kredit dan Aset Tumbuh Double Digit

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:40 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Lagi Gegara AS Serang Iran, Dekati Level USD 100

Harga Minyak Dunia Naik Lagi Gegara AS Serang Iran, Dekati Level USD 100

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:20 WIB