Berkat Klasterisasi PNM, Nasabah Merasa Didampingi & Usaha Kian Bertumbuh

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Selasa, 25 November 2025 | 13:12 WIB
Berkat Klasterisasi PNM, Nasabah Merasa Didampingi & Usaha Kian Bertumbuh
Ilustrasi nasabah PNM. (Dok: PNM)

Suara.com - Pertumbuhan UMKM di Indonesia selama ini sering dihadapkan pada persoalan klasik yaitu akses permodalan tersedia, namun kemampuan pengusaha untuk mengelola bisnis dan memperluas pasar masih terbatas. Pola ini berubah ketika pendekatan pemberdayaan berbasis komunitas mulai dijalankan oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM). PNM membangun ekosistem usaha di tingkat akar rumput hingga berhasil membentuk 1.024 klasterisasi usaha bagi nasabahnya di seluruh Indonesia.

Klasterisasi usaha PNM saat ini mencakup berbagai sektor seperti olahan makanan, kriya, pertanian, hingga jasa dan perdagangan. Inisiatif ini merupakan bagian dari program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU), yaitu pendampingan berkelanjutan melalui pelatihan literasi keuangan, manajemen usaha, pemasaran digital, peningkatan kualitas produk, dan fasilitasi perizinan. Melalui PKU, pembiayaan tidak berhenti pada pemberian modal, melainkan diwujudkan dalam peningkatan keterampilan usaha para nasabah.

Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menegaskan bahwa tujuan utama klasterisasi usaha bukan hanya soal bisnis, tetapi bagaimana PNM hadir dan benar-benar membantu nasabah berkembang secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Yang paling membahagiakan bagi kami adalah melihat para nasabah tumbuh dengan percaya diri, mulai dari berani memasarkan produk, menerima pesanan lebih besar, sampai mampu membantu ekonomi keluarga. Ketika mereka merasa didampingi dan tidak berjalan sendiri, usaha mereka bukan hanya maju, tetapi hidup. Di situlah dampak pemberdayaan yang ingin kami hadirkan,” ujar Dodot.

Dampaknya dirasakan langsung oleh para pengusaha, salah satunya Devita Wijayanti, nasabah PNM di Magelang.

“Setelah pembinaan PNM, usaha lumpia saya berkembang pesat. Sekarang saya bisa kirim ke luar daerah dan jualan lewat media sosial,” ungkap Devita.

Ia kini mampu mencatat omzet Rp 4–5 juta per bulan, meningkat dari sebelumnya Rp 1–2 juta, setelah menggunakan pembinaan untuk menunjang produksi.

Kisah Devita menunjukkan bahwa klasterisasi bukan hanya memperkuat usaha, tetapi membantu perempuan menjadi berdaya secara ekonomi. Di banyak daerah, klasterisasi juga berkembang menjadi sentra ekonomi lokal dan mitra industri, menciptakan multiplier effect bagi komunitas.***

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peran Kepemimpinan Ketua Kelompok Mekaar dalam Pemberdayaan Perempuan untuk Ketahanan Ekonomi

Peran Kepemimpinan Ketua Kelompok Mekaar dalam Pemberdayaan Perempuan untuk Ketahanan Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 20:00 WIB

Berkat Klasterisasi PNM, Nasabah Merasa Didampingi dan Usaha Kian Bertumbuh

Berkat Klasterisasi PNM, Nasabah Merasa Didampingi dan Usaha Kian Bertumbuh

Bisnis | Selasa, 25 November 2025 | 12:12 WIB

Didampingi PNM Urus Dokumen Usaha, Ibu Rantiyem Mantap Kembangkan dan Wariskan Usaha Batik

Didampingi PNM Urus Dokumen Usaha, Ibu Rantiyem Mantap Kembangkan dan Wariskan Usaha Batik

Bisnis | Kamis, 20 November 2025 | 17:45 WIB

Saat Kinerja Dibalas Pengalaman Berharga, Bentuk PNM Menghargai Setiap Detik Perjuangan Karyawannya

Saat Kinerja Dibalas Pengalaman Berharga, Bentuk PNM Menghargai Setiap Detik Perjuangan Karyawannya

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 10:00 WIB

PNM Bersama MES  Dorong Usaha Ultra Mikro Naik Kelas Lewat Produk Halal

PNM Bersama MES Dorong Usaha Ultra Mikro Naik Kelas Lewat Produk Halal

Bisnis | Sabtu, 15 November 2025 | 09:00 WIB

Muncul Penipuan Pembiayaan Mekaar Digital, PNM Imbau Masyarakat Lebih Waspada

Muncul Penipuan Pembiayaan Mekaar Digital, PNM Imbau Masyarakat Lebih Waspada

Bisnis | Senin, 17 November 2025 | 12:24 WIB

Terkini

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:26 WIB

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Video | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Bahas Obligasi Rp5,6 Triliun dengan Menkeu, Pramono: Jakarta Ikuti Keputusan Pusat

Bahas Obligasi Rp5,6 Triliun dengan Menkeu, Pramono: Jakarta Ikuti Keputusan Pusat

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:09 WIB

51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor

51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Pramono Tegaskan Ancol dan Ragunan Tak Bisa Gratis untuk Semua: Biaya Perawatan Besar!

Pramono Tegaskan Ancol dan Ragunan Tak Bisa Gratis untuk Semua: Biaya Perawatan Besar!

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:03 WIB

×