Faber Instrument Hadirkan Inovasi Audio Kayu Jati Melalui Ekosistem BRI UMKM EXPO(RT)

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Selasa, 25 November 2025 | 21:38 WIB
Faber Instrument Hadirkan Inovasi Audio Kayu Jati Melalui Ekosistem BRI UMKM EXPO(RT)
Faber Instrument berhasil mengembangkan produk kerajinan yang diminati pasar dan didukung penuh BRI (Dok: BRI)
baca 10 detik



Suara.com - Dorongan untuk menghadirkan inovasi ramah lingkungan membuka peluang bagi pemanfaatan limbah kayu yang lebih bernilai. Salah satu UMKM asal Jawa Barat, yakni Faber Instrument berhasil mengembangkan produk kerajinan yang diminati pasar. Melalui pendampingan berkelanjutan dan dukungan BRI, UMKM ini makin percaya diri dalam memperluas jangkauan hingga ke tingkat internasional.

Helmi selaku pendiri Faber Instrument mengisahkan bahwa usaha ini berawal dari fenomena banyaknya limbah kayu jati yang tidak termanfaatkan di sekitarnya. Ia kemudian mengolah limbah tersebut menjadi produk audio yang memiliki nilai seni dan karakter suara hangat khas kayu alami.

“Selain berorientasi pada kualitas suara, kami ingin menciptakan produk yang membawa pesan keberlanjutan dan kearifan lokal Indonesia. Saat ini basis produksi dan workshop kami berada di Cianjur, Jawa Barat, Gallery dan kegiatan pemasaran di Gedung STP-IPB Bogor dan pengembangan bisnis kami terhubung dengan mitra di beberapa kota besar seperti Bandung dan Jakarta,” ujarnya.

Penguatan bisnis Faber juga ditopang oleh model kerja yang melibatkan banyak tenaga lokal. Helmi mengatakan, dalam proses produksi, Faber menggandeng pengrajin kayu dan ibu-ibu rumah tangga di sekitar Cianjur untuk pengerjaan bodi kayu, finishing, hingga pengemasan.

“Prinsip kami adalah tumbuh bersama masyarakat. Saat ini, tim inti kami berjumlah 12 orang, sementara tenaga pengrajin dan mitra lokal mencapai lebih dari 30 orang,” tegas Helmi.

Adapun, keunikan produk menjadi salah satu daya tarik utama Faber Instrument. Dimana, semua speaker diproduksi secara handcrafted, menggunakan kayu jati pilihan, dan menghadirkan karakter suara natural material alami. Reputasi yang terbangun berkat kualitas inilah yang kemudian mengantarkan Faber dipercaya sebagai souvenir resmi G20 dan Mandalika Official Merchandise.

Alhasil, jangkauan Faber dari hari ke hari pun terus meluas. Di dalam negeri, produk mereka saat ini telah sukses dipasarkan di berbagai kota besar, termasuk Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Denpasar. Sementara di pasar global, Faber Instrument berhasil menembus pasar Korea Selatan dan kini tengah menjajaki permintaan dari potential buyer di Asia dan Eropa.

Seiring bertambahnya permintaan, kapasitas produksi Faber juga terus meningkat. Saat ini, perusahaan mampu memproduksi antara 100–200 unit per bulan, dengan total penjualan mencapai 945 unit dan omzet sekitar Rp1,5 miliar sepanjang tahun 2024.

Perjalanan Faber sebagai UMKM naik kelas pun semakin solid sejak bergabung dengan ekosistem BRI melalui program Brilianpreneur yang sekarang bernama BRI UMKM EXPO(RT). Program ini memberikan pendampingan komprehensif, mulai dari pelatihan manajemen, kurasi produk, hingga akses terhadap berbagai pameran nasional dan internasional.

baca juga

“Selain itu, kami mendapatkan dukungan pembiayaan Rekening Koran (RK), atau kredit modal kerja dari BRI yang kami gunakan untuk pengembangan produksi, pembelian bahan baku, dan peningkatan kapasitas,” kata Helmi.

Baginya, dukungan BRI sangat membantu Faber Instrument menembus pasar ekspor. Pendampingan yang diberikan mencakup berbagai aspek, mulai dari peningkatan kapasitas manajemen usaha, perluasan jaringan pasar, kemudahan akses pembiayaan, hingga kesempatan untuk tampil dalam berbagai ajang nasional maupun internasional.

Secara terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan bahwa Faber Instrument merupakan contoh bagaimana inovasi dan keberlanjutan dapat mendorong UMKM lokal untuk bertumbuh. “Melalui beragam dukungan program pemberdayaan UMKM, BRI akan terus membantu pelaku usaha lokal naik kelas dan memperkuat posisi di pasar domestik sekaligus memperluas ekspansi di kancah global,” tutup Dhanny.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Peduli Beri Apresiasi & Salurkan Bantuan di SDN Sukamahi 02 Megamendung

BRI Peduli Beri Apresiasi & Salurkan Bantuan di SDN Sukamahi 02 Megamendung

Bisnis | Selasa, 25 November 2025 | 16:40 WIB

Peran Kepemimpinan Ketua Kelompok Mekaar dalam Pemberdayaan Perempuan untuk Ketahanan Ekonomi

Peran Kepemimpinan Ketua Kelompok Mekaar dalam Pemberdayaan Perempuan untuk Ketahanan Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 20:00 WIB

BRI Insurance Bidik Potensi Pasar yang Belum Tersentuh Asuransi

BRI Insurance Bidik Potensi Pasar yang Belum Tersentuh Asuransi

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 22:30 WIB

BRI Peduli Sumbang Mobil Operasional Demi Peningkatan Mutu Pendidikan

BRI Peduli Sumbang Mobil Operasional Demi Peningkatan Mutu Pendidikan

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 18:31 WIB

Perkuat Tulang Punggung Ekonomi, BRI Salurkan KUR untuk UMKM

Perkuat Tulang Punggung Ekonomi, BRI Salurkan KUR untuk UMKM

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 15:25 WIB

Kinerja BRI Stabil dan Berkelanjutan, Laba Capai Rp41,2 Triliun

Kinerja BRI Stabil dan Berkelanjutan, Laba Capai Rp41,2 Triliun

Bisnis | Kamis, 20 November 2025 | 09:09 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×