Purbaya Usai Diajak Rosan ke China buat Negosiasi Utang Whoosh: Asal Dia yang Bayar!

Rabu, 26 November 2025 | 21:12 WIB
Purbaya Usai Diajak Rosan ke China buat Negosiasi Utang Whoosh: Asal Dia yang Bayar!
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (26/11/2025). [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]
Baca 10 detik
  • Menkeu Purbaya bercanda akan ikut negosiasi utang Whoosh di China jika CEO BPI Danantara Rosan Roeslani menanggung biayanya.
  • Purbaya akan memastikan poin kesepakatan negosiasi utang kereta cepat Jakarta-Bandung menguntungkan bagi Pemerintah Indonesia.
  • Penyelesaian utang melalui APBN dan skema PSO masih belum diputuskan karena menunggu hasil negosiasi dengan pihak China.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar usai diajak CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Roeslani yang ingin mengajaknya terbang ke China untuk negosiasi utang kereta cepat atau Whoosh.

"Katanya Rosan mau bawa saya, katanya. Oh besok mau ketemu Rosan. Asal dia yang bayar aja pas saya ke sana," seloroh Purbaya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta, Rabu (26/11/2025).

Menkeu Purbaya blak-blakan kalau dirinya belum mengetahui secara pasti soal keterlibatannya ke China untuk negosiasi utang kereta cepat Jakarta-Bandung milik KCIC itu.

Tapi apabila dirinya harus terlibat, Purbaya ingin mengamankan poin-poin kesepakatan yang nantinya menguntungkan Pemerintah Indonesia.

"Saya belum tahu dibawa apa enggak. Tapi kelihatannya kalau memang kita harus terlibat, saya mau lihat term-nya seperti apa. Jadi mengamankan terms buat kita juga, buat pemerintah Indonesia juga," ucap dia.

Saat ditanya apakah penyelesaian utang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Purbaya lagi-lagi belum mengetahuinya.

"Itu saya enggak tahu, nanti kita lihat negosiasinya seperti apa, kan masih negosiasi," ungkapnya.

Purbaya juga mempersilakan Danantara soal rencana subsidi dengan skema public service obligation (PSO) dari Pemerintah. Hanya saja dia menegaskan kalau itu belum diputuskan lantaran masih bernegosiasi dengan China.

"Sistem PSO kan ada di Danantara. Kita sih pokoknya kalau enggak salah itu yang bagi infrastrukturnya pemerintah. Tapi kita masih lihat juga dengan China seperti apa hasil negosiasinya nanti. Jadi belum putus. Makanya mau ke sana, ke China," tandasnya.

Baca Juga: Heboh Negara dalam Negara, Purbaya Siap Kirim Petugas Bea Cukai ke Bandara PT IMIP

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI