Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.094,941
LQ45 616,399
Srikehati 311,257
JII 380,793
USD/IDR 17.668

Rusia-Ukraina Mau Damai, Harga Minyak Dunia Kembali Merosot

Achmad Fauzi | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Kamis, 27 November 2025 | 10:14 WIB
Rusia-Ukraina Mau Damai, Harga Minyak Dunia Kembali Merosot
Ilustrasi Harga Minyak Dunia
  • Harga minyak dunia melemah pada Kamis, 27 November 2025, dipicu ekspektasi gencatan senjata Ukraina-Rusia yang bisa cabut sanksi.
  • Harga Brent dan WTI turun masing-masing menjadi USD 62,92 dan USD 58,44 per barel akibat kekhawatiran kelebihan pasokan.
  • Peningkatan stok minyak mentah AS sebesar 2,8 juta barel dan potensi mempertahankan produksi OPEC menekan harga.

Suara.com - Harga minyak dunia kembali dilaporkan melemah pada perdagangan Kamis, 27 November 2025, di tengah ekspektasi gencatan senjata antara Ukraina dengan Rusia. Perdamaian antara kedua negara itu, berpeluang membuka jalan pencabutan sanksi terhadap pasokan minyak Rusia. 

Mengutip dari Investing.com, harga minyak mentah Brent dilaporkan turun sebesar 21 sen atau 0,3 persen menjadi USD 62,92 per barel. Sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate AS turun 21 sen, atau 0,4 persen, menjadi USD 58,44 per barel.

Tercatat kedua kontrak ditutup di angka sekitar 1 persen, lebih tinggi pada perdagangan Rabu (26/11). Hal itu dipicu kekhawatiran investor akan risiko kelebihan pasokan dampak dari perdamaian Rusia-Ukraina. 

Sebagai informasi, perdamaian antara Rusia-Ukraina akan segera terwujud. Hal itu merujuk pada rencana utusan Amerika Serikat, Steve Witkoff bersama pejabat senior yang akan berkunjung ke Moskow, Rusia pada pekan depan. 

Sebuah truk terlihat hancur dan terbakar di jembatan yang menghubungkan Severodoonetsk dan Lysychansk, Luhansk, Ukraina Timur pada 28 Mei 2022. (FOTO: The Moscow Times/TASS)
Sebuah truk terlihat hancur dan terbakar di jembatan yang menghubungkan Severodoonetsk dan Lysychansk, Luhansk, Ukraina Timur pada 28 Mei 2022. (FOTO: The Moscow Times/TASS)

Namun demikian, seorang pejabat diplomat senior Rusia menyebut, pemerintahnya  tidak akan membuat konsesi besar terkait rencana perdamaian itu. 

Analis Commonwealth Bank of Australia, Vivek Dhar, menyatakan kesepakatan damai akan mengurangi risiko pasokan yang sebelumnya terkait dengan sanksi Barat terhadap produsen minyak Rusia, seperti Rosneft dan Lukoil, yang mulai berlaku sejak 21 November.

"Kesepakatan Ukraina-Rusia akan membuat harga Brent turun ke USD 60 per barel dengan relatif cepat," kata Dhar. 

Hal ini disebabkan normalisasi aktivitas kilang Rusia setelah serangan drone Ukraina berhenti, yang secara keseluruhan akan meningkatkan pasokan global.

Di sisi lain, peningkatan persediaan minyak mentah AS yang lebih besar dari perkiraan juga membebani pasar. Energy Information Administration atau Badan Informasi Energi AS mencatatkan stok minyak mentah AS naik sebesar 2,8 juta barel menjadi 426,9 juta barel pekan lalu. 

Hal itu disebabkan impor naik ke level tertinggi dalam 11 minggu. Para analis memperkirakan kenaikan sebesar 55.000 barel. 

Perusahaan energi AS memangkas jumlah peralatan pipa atau rig minyak sebanyak 12 menjadi 407 minggu ini, terendah sejak September 2021, perusahaan jasa energi Baker Hughes juga mengatakan pada hari Rabu, sebuah tanda bahwa pasar terpasok dengan baik.

Menurut tiga sumber OPEC kepada Reuters pada Selasa (25/11/), Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya kemungkinan besar akan mempertahankan tingkat produksi yang tidak berubah dalam pertemuan hari Minggu nanti.

Walaupun demikian, beberapa anggota kelompok yang memproduksi sekitar separuh minyak dunia tersebut telah meningkatkan produksi sejak April lalu untuk merebut pangsa pasar.

Di sisi lain, harga minyak mentah mendapat dukungan dari meningkatnya ekspektasi pemotongan suku bunga oleh Bank Sentral AS (Federal Reserve) pada bulan Desember. Penurunan suku bunga biasanya merangsang pertumbuhan ekonomi dan turut meningkatkan permintaan terhadap minyak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Stabil, Pasar Cermati Sinyal Perdamaian Rusia-Ukraina

Harga Minyak Stabil, Pasar Cermati Sinyal Perdamaian Rusia-Ukraina

Bisnis | Rabu, 26 November 2025 | 10:55 WIB

Harga Minyak Dunia Stabil, Ditahan Dua Faktor: Damai Rusia-Ukraina dan Sanksi AS

Harga Minyak Dunia Stabil, Ditahan Dua Faktor: Damai Rusia-Ukraina dan Sanksi AS

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 10:17 WIB

Harga Minyak Dunia Melemah, di Tengah Upaya Trump Tekan Ukraina Terima Damai dengan Rusia

Harga Minyak Dunia Melemah, di Tengah Upaya Trump Tekan Ukraina Terima Damai dengan Rusia

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 10:17 WIB

Terkini

Asing Kembali Masuk, IHSG Membara di Sesi I Balik ke Level 6.100

Asing Kembali Masuk, IHSG Membara di Sesi I Balik ke Level 6.100

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:36 WIB

Mengerikan! BI Catat Defisit Transaksi Berjalan RI Melonjak Jadi Rp70 Triliun

Mengerikan! BI Catat Defisit Transaksi Berjalan RI Melonjak Jadi Rp70 Triliun

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:16 WIB

Aset Kripto Berbasis Emas Kini Bisa Ditebus Jadi Koin Fisik

Aset Kripto Berbasis Emas Kini Bisa Ditebus Jadi Koin Fisik

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:04 WIB

PNM Dukung Integrasi Ekosistem UMKM Melalui SAPA UMKM

PNM Dukung Integrasi Ekosistem UMKM Melalui SAPA UMKM

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:39 WIB

Kemendag Keluarkan Regulasi Baru terkait Perdagangan Karet Alam

Kemendag Keluarkan Regulasi Baru terkait Perdagangan Karet Alam

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:26 WIB

Airlangga Ungkap Isi Aturan DHE SDA, Devisa Ekspor Wajib Disimpan di Bank Negara

Airlangga Ungkap Isi Aturan DHE SDA, Devisa Ekspor Wajib Disimpan di Bank Negara

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:18 WIB

Wakil Dirut Pertamina: Peran NOC Jaga Ketahanan Energi Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi

Wakil Dirut Pertamina: Peran NOC Jaga Ketahanan Energi Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:15 WIB

Ketidakpastian Kebijakan Pemerintah Seret Rupiah Semakin Melemah

Ketidakpastian Kebijakan Pemerintah Seret Rupiah Semakin Melemah

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:09 WIB

Pertamina Goes To Campus 2026 Resmi Dibuka, Cari Mahasiswa Kreatif dan Inovatif

Pertamina Goes To Campus 2026 Resmi Dibuka, Cari Mahasiswa Kreatif dan Inovatif

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:09 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai dan Daging Sapi Kompak Merangkak Naik, Beras hingga Telur Justru Turun

Harga Pangan Hari Ini: Cabai dan Daging Sapi Kompak Merangkak Naik, Beras hingga Telur Justru Turun

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:33 WIB