Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Viral Kasus Dwi Sasetyaningtyas, LPDP Ancam Pamerkan Nama Alumni Bermasalah

Dicky Prastya

Kamis, 26 Februari 2026 | 16:06 WIB
Viral Kasus Dwi Sasetyaningtyas, LPDP Ancam Pamerkan Nama Alumni Bermasalah
Aryo Iwantoro dan Dwi Sasetyaningtyas. (Instagram).
baca 10 detik
  • LPDP mengancam memublikasikan nama alumni penerima beasiswa di situs resmi jika mereka melanggar kewajiban.
  • Ancaman ini muncul sebagai peringatan menyusul viralnya konten mengenai Dwi Sasetyaningtyas dan status kewarganegaraan anaknya.
  • Suami Dwi Sasetyaningtyas setuju mengembalikan dana beasiswa LPDP beserta bunganya setelah diinstruksikan Menkeu.

Suara.com - Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mengancam bakal memamerkan nama alumni penerima beasiswa negara di situs resmi apabila mereka tidak memenuhi kewajiban.

Direktur Utama LPDP, Sudarto menyatakan kalau ini adalah bentuk peringatan kepada para alumni LPDP setelah kasus konten viral Dwi Sasetyaningtyas 'Cukup aku saja yang WNI, anakku jangan'.

"Jadi kami juga lagi memikirkan ini, teman-teman ini awas juga teman-teman alumni itu. Kami lagi memikirkan juga, mempertimbangkan untuk menaruh teman-teman, anak-anak yang tidak patuh itu. Di dalam website-nya LPDP. Ini lagi kami pikirkan tuh," kata Sudarto dalam Media Briefing LPDP di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Rabu (26/2/2026).

Ia lalu memperingatkan kepada alumni soal 'Lu Pakai Duit Pajak' yang mana apabila disingkat juga berarti 'LPDP'. Sudarto menilai kalau pemajangan nama alumni yang bandel di situs resmi adalah sebuah hal wajar.

Lebih lanjut ia menyampaikan kalau kasus Dwi Sasetyaningtyas menjadi momentum LPDP untuk melakukan perbaikan. Tak lupa ia berterima kasih ke publik.

"Ini sekali lagi memberikan momentum bagi kami untuk melakukan perbaikan. Dan sekali lagi terima kasih kepada semuanya yang sangat-sangat peduli terhadap pengembangan SDM Indonesia yang harus kita percepat," jelasnya.

Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (Dirut LPDP) Sudarto saat konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Rabu (25/2/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (Dirut LPDP) Sudarto saat konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Rabu (25/2/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]

Purbaya blacklist Dwi Sasetyaningtyas

Sebelumnya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyesalkan unggahan Dwi Sasetyaningtyas alias Tyas yang viral di media sosial karena mengaku bangga usai anaknya mendapatkan status Warga Negara Asing (WNA) Inggris.

Menkeu Purbaya menyatakan kalau Kementerian Keuangan selaku lembaga yang menaungi LPDP bakal menegakkan aturan yang ada. Sebab Arya Iwantoro selaku suami Dwi Sasetyaningtyas adalah penerima beasiswa LPDP.

"Itu hal yang kami sesalkan. Jadi kami akan menegakkan aturan yang ada di LPDP sehingga yang bersangkutan menyelesaikan tanggung jawabnya ke LPDP," kata Purbaya saat konferensi pers APBN KiTa edisi Februari 2026 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin (23/2/2026).

baca juga

Ia juga sudah mendapatkan laporan bahwa suami DS bersedia untuk mengembalikan uang yang diterima dari LPDP, termasuk bunga.

"Jadi Pak Dirut LPDP sudah bicara tadi dengan suami terkait ya, dan dia sepertinya sudah setuju untuk mengembalikan yang dipakai LPDP. Jadi termasuk bunganya loh," beber dia.

Belajar dari kasus Tyas, Purbaya juga berpesan kepada para penerima beasiswa LPDP untuk tidak buka-bukaan menghina negara. Lebih lagi dana LPDP berasal dari pajak maupun utang yang disisihkan Pemerintah untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM).

"Saya harapkan ke depan, teman-teman yang dapat pinjaman LPDP. Ya kalau enggak senang ya enggak senang, tapi jangan menghina-hina negara lah. Jangan begitu. Itu uang dari pajak, dan sebagian dari utang yang kita sisihkan untuk memastikan SDM kita tumbuh. tapi kalau dipakai untuk menghina negara ya kita minta uangnya, dengan bunganya kalau gitu," papar dia.

Purbaya juga memasukkan nama suami istri tersebut ke dalam daftar hitam alias blacklist. Walhasil mereka tidak akan bisa bekerja dengan lembaga Pemerintah Indonesia.

"Nanti saya akan blacklist dia. Jadi seluruh pemerintahan enggak akan bisa masuk. Nanti kan kita lihat blacklist seperti apa. Jadi jangan menghina negara Anda sendiri," timpalnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gaun Istri Gubernur Kaltim saat Sapa Tukang Sayur Jadi Sorotan: Kayak Noni Belanda

Gaun Istri Gubernur Kaltim saat Sapa Tukang Sayur Jadi Sorotan: Kayak Noni Belanda

Entertainment | Kamis, 26 Februari 2026 | 15:43 WIB

LPDP Mau Gandeng Danantara Siapkan Lapangan Kerja buat Alumni Penerima Beasiswa

LPDP Mau Gandeng Danantara Siapkan Lapangan Kerja buat Alumni Penerima Beasiswa

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 15:30 WIB

Polemik Anak Pejabat Terima Beasiswa LPDP: Adilkah

Polemik Anak Pejabat Terima Beasiswa LPDP: Adilkah

Your Say | Kamis, 26 Februari 2026 | 15:17 WIB

Ibu Kandung Ungkap Nizam Syafei Sering Disiksa Ayah: Dipukul hingga Dicekik

Ibu Kandung Ungkap Nizam Syafei Sering Disiksa Ayah: Dipukul hingga Dicekik

Entertainment | Kamis, 26 Februari 2026 | 15:03 WIB

Daftar Harta Kekayaan Rudy Masud, Gubernur Kaltim yang Pakai Mobil Dinas Rp8,5 Miliar

Daftar Harta Kekayaan Rudy Masud, Gubernur Kaltim yang Pakai Mobil Dinas Rp8,5 Miliar

Entertainment | Kamis, 26 Februari 2026 | 14:02 WIB

Mahasiswa Serang Mahasisiwi di Pekanbaru Diduga Karena Obsesi, Ini Sosok Terduga Pelaku

Mahasiswa Serang Mahasisiwi di Pekanbaru Diduga Karena Obsesi, Ini Sosok Terduga Pelaku

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 13:55 WIB

Terkini

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 23:31 WIB

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:07 WIB

Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas

Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:39 WIB

BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah

BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:24 WIB

19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum

19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:59 WIB

Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok

Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:34 WIB

Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual

Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:54 WIB

Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman

Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 15:06 WIB

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:46 WIB

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:19 WIB

×