Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Lima Kawasan Industri Akan Terapkan Konsep Eco-industrial Park

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 28 November 2025 | 12:58 WIB
Lima Kawasan Industri Akan Terapkan Konsep Eco-industrial Park
Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza (kiri), pada Kamis (27/11/2025) mengatakan lima kawasan industri di Indonesia dipastikan bakal menerapkan konsep eco-industrial park sebagai bagian dari pengembangan kawasan industri hijau. [Antara]
baca 10 detik
  • Kementerian Perindustrian akan menerapkan konsep eco-industrial park di lima kawasan industri melalui kerja sama dengan UNIDO (2026–2030).
  • Lima kawasan percontohan tersebut meliputi Batamindo, MM2100, KIIC Karawang, Medan, dan Deltamas sebagai katalis transformasi hijau nasional.
  • Program ini bertujuan mengakselerasi transformasi industri hijau nasional untuk mencapai target Net Zero Emissions dan daya saing global.

Suara.com - Lima kawasan industri di Indonesia dipastikan bakal menerapkan konsep eco-industrial park sebagai bagian dari pengembangan kawasan industri hijau. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyebut penerapan konsep tersebut menjadi bagian dari kerja sama lanjutan dengan United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) melalui program Indonesia–UNIDO Programme for Country Partnership (IUPCP) 2026–2030.

Program ini merupakan kelanjutan dari Indonesia–UNIDO Country Programme (IUCP) 2021–2025 yang sebelumnya telah menghasilkan sejumlah capaian, mulai dari peningkatan daya saing industri hingga adopsi teknologi hijau. Melalui fase baru kerja sama ini, pemerintah berharap percepatan kawasan industri ramah lingkungan bisa berjalan lebih sistematis.

Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah penting dalam transformasi industri nasional.

“Indonesia sedang mempercepat transformasi industri hijau sebagai jalur utama menuju Net Zero Emissions 2060, bahkan untuk NZE sektor manufaktur dipercepat menjadi 2050 untuk dan memastikan daya saing industri di pasar global rendah karbon,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (27/11/2025).

"Program seperti Global Eco Industrial Parks Programme (GEIPP) dan Global Greenchem Innovation and Network Programme (GGINP) telah memberikan dampak nyata bagi sektor industri dalam periode 2021–2025," lanjutnya.

Dalam pertemuan yang dipimpin jajaran eksekutif UNIDO, termasuk Deputy to the Director General Ciyong Zou, pemerintah memaparkan lima kawasan industri yang menjadi pilot project konsep eco-industrial melalui program GEIPP fase kedua, yakni Batamindo, MM2100, KIIC Karawang, Kawasan Industri Medan, dan Deltamas.

Kemenperin menilai penerapan konsep ini di lima lokasi tersebut dapat menjadi katalis percepatan kawasan industri hijau di level nasional. Selain membangun sistem manajemen lingkungan, program ini juga diharapkan mendorong efisiensi energi, pengelolaan limbah lebih baik, serta peningkatan daya saing kawasan.

Faisol menyampaikan bahwa cakupan program kerja sama dengan UNIDO akan diperluas pada periode 2026–2030. “

“Finalisasi Program 2026–2030 akan memperkuat dukungan teknis UNIDO di Indonesia, tidak hanya dalam integrasi standardisasi, sertifikasi, dan penguatan ekosistem industri hijau, tetapi juga dalam memperkuat hilirisasi, rantai suplai global, transformasi digital, pengembangan kapasitas SDM, serta pengembangan kewilayahan secara menyeluruh,” jelasnya.

baca juga

Kemenperin juga tengah menyiapkan Eco-Industrial Park (EIP) Center di Pusat Industri Digital 4.0 untuk mendukung pengembangan konsep tersebut. EIP Center dirancang menjadi ruang inkubasi, pusat keunggulan, serta tempat berbagi praktik pengelolaan kawasan industri berwawasan lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, Indonesia dan UNIDO turut membahas peluang kolaborasi lain, termasuk melalui BRICS Center for Industrial Competencies (BCIC) yang berfokus pada penguatan SDM, ekonomi sirkular, dan digitalisasi industri.

Faisol menilai transformasi industri hijau diperlukan agar sektor manufaktur tetap kompetitif dalam pasar global yang semakin menuntut standar rendah emisi. Ia juga berharap wilayah penerapan program dapat diperluas ke luar Pulau Jawa agar manfaatnya bisa dirasakan lebih merata.

Kemenperin saat ini ikut memfinalisasi regulasi untuk mendukung transformasi kawasan industri hijau, mulai dari standardisasi hingga sertifikasi.

“Melalui kolaborasi dengan UNIDO, Indonesia ingin memastikan bahwa transisi industri hijau memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat serta dunia usaha,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wamenprin Sebut Investor Siap Merelokasi Pabrik Bajanya ke RI, Pengusaha Menjerit: Jangan Pro Asing!

Wamenprin Sebut Investor Siap Merelokasi Pabrik Bajanya ke RI, Pengusaha Menjerit: Jangan Pro Asing!

Bisnis | Kamis, 13 November 2025 | 10:55 WIB

Kemenperin: Subsidi Motor Listrik Diumumkan Agustus, Anggaran Berkurang

Kemenperin: Subsidi Motor Listrik Diumumkan Agustus, Anggaran Berkurang

Otomotif | Selasa, 01 Juli 2025 | 20:50 WIB

SUN Energy dan Bekasi Power kembangkan PLTS dukung Eco Industrial Park

SUN Energy dan Bekasi Power kembangkan PLTS dukung Eco Industrial Park

News | Sabtu, 10 Mei 2025 | 16:21 WIB

Pabrik Nikel PT GNI Asal China yang Diresmikan Jokowi Terancam Tutup Total

Pabrik Nikel PT GNI Asal China yang Diresmikan Jokowi Terancam Tutup Total

Bisnis | Kamis, 20 Maret 2025 | 11:15 WIB

Dear Apple, Ini Bukti dari Kemenperin Kalau Pabrik Lokal Mampu Produksi Smartphone!

Dear Apple, Ini Bukti dari Kemenperin Kalau Pabrik Lokal Mampu Produksi Smartphone!

Tekno | Jum'at, 17 Januari 2025 | 20:55 WIB

Terkini

Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay

Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 23:07 WIB

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 22:52 WIB

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Bri | Senin, 20 Juli 2026 | 22:40 WIB

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Foto | Senin, 20 Juli 2026 | 22:24 WIB

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

News | Senin, 20 Juli 2026 | 22:15 WIB

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 21:37 WIB

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Health | Senin, 20 Juli 2026 | 21:27 WIB

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 21:16 WIB

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:15 WIB

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:13 WIB

×