Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Dirut PT BRN Jadi Tersangka Ilegal Logging di Sumbar, Kerugian Rp447 Miliar

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 01 Desember 2025 | 13:56 WIB
Dirut PT BRN Jadi Tersangka Ilegal Logging di Sumbar, Kerugian Rp447 Miliar
Ilustrasi (Unsplash.com/ Nicola Pavan)
  • Kemenhut menindaklanjuti kasus *illegal logging* terorganisir di Hutan Sipora, Mentawai, dengan kerugian negara diperkirakan Rp447 miliar.
  • Direktur Utama PT BRN berinisial IM ditetapkan tersangka pada 2 Oktober 2025 terkait pembalakan sejak 2022 hingga 2025.
  • Penindakan hukum dilakukan dari hulu (Mentawai) hingga hilir (Gresik) untuk menutup celah perusakan hutan.

Suara.com - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menegaskan komitmennya untuk melanjutkan proses hukum terhadap kasus pembalakan liar (illegal logging) yang terjadi di kawasan Hutan Sipora, Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat.

Kasus ini diperkirakan dapat menyebabkan kerugian negara yang fantastis, mencapai Rp447 miliar.

Direktur Tindak Pidana Kehutanan Kemenhut, Rudianto Saragih Napitu, mengonfirmasi bahwa Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) Kemenhut bersama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) telah menetapkan Direktur Utama PT. BRN dengan inisial IM (29) sebagai tersangka sejak 2 Oktober 2025. Saat ini, jaksa dan penyidik siap melimpahkan berkas perkara ke proses pengadilan.

Rudianto menjelaskan bahwa total potensi kerugian negara (DR & PSDH) dari kasus ini saja mencapai Rp1.443.468.404. Namun, jumlah ini belum termasuk kerugian lingkungan yang jauh lebih besar akibat kerusakan hutan.

Berdasarkan hitungan sementara, total potensi kerugian negara dapat mencapai Rp447.094.787.281. Kerusakan hutan ini dinilai berdampak langsung terhadap meningkatnya potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan kekeringan.

"PT BRN diduga kuat menjalankan pembalakan liar secara terorganisasi di Hutan Sipora sejak 2022 hingga 2025, khususnya pada wilayah Desa Tuapejat dan Desa Betumonga," kata Rudianto, dikutip dari Antara.

Modus operandi yang digunakan PT BRN adalah dengan menebang kayu di luar Persetujuan Pemanfaatan Kayu pada areal Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT), bahkan masuk ke kawasan hutan produksi.

Kayu ilegal ini kemudian 'dimutihkan' melalui manipulasi dokumen Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan (SKSHH) agar terlihat legal.

Penetapan tersangka IM berawal dari operasi penindakan Tim Direktorat Penindakan Pidana Kehutanan bersama Tim Satgas Garuda PKH, yang berhasil mengamankan barang bukti berupa 17 alat berat, sembilan truk kayu, dan 2.287 batang kayu dengan total volume 435,62 meter kubik.

Tak hanya di Mentawai, Gakkum Kehutanan juga melakukan penindakan hingga ke hilir. Pada 11 Oktober 2025 di Gresik, Jawa Timur, tim kembali mengamankan satu unit Kapal Tugboat TB. JENEBORA1 dan satu unit Kapal Tongkang TK. KENCANA SANJAYA yang membawa kayu bulat sebanyak 1.199 batang dengan volume 5.342,45 meter kubik.

Direktur Jenderal Gakkum Kemenhut, Dwi Januanto Nugroho, menyampaikan bahwa penindakan yang dilakukan dari Mentawai hingga Gresik merupakan kebijakan negara untuk menutup celah perusakan hutan dari hulu sampai ke hilir.

"Penegakan pidana berjalan berdampingan dengan penertiban perizinan dan pengawasan pemegang PBPH, disertai sanksi administratif hingga pencabutan izin bagi yang melanggar," tegas Dwi Januanto.

Kemenhut sendiri telah membekukan sejumlah persetujuan pemanfaatan kayu pada areal PHAT yang bermasalah dan mendorong verifikasi alas hak secara ketat untuk mencegah pemalsuan dokumen atau penyalahgunaan skema legal untuk melegalkan kayu ilegal.

"Ke depan, pengawasan terhadap pemegang PBPH dan pelaku usaha kehutanan kami perketat berbasis keterlacakan bahan baku (traceability) dan kepatuhan yang terukur. Pelanggaran akan dikenai sanksi berlapis," pungkas Dwi Januanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemensos Gelontorkan Rp19 Miliar Atasi Banjir 3 Provinsi Sumatera

Kemensos Gelontorkan Rp19 Miliar Atasi Banjir 3 Provinsi Sumatera

News | Senin, 01 Desember 2025 | 13:28 WIB

Korban Jiwa Bencana di Agam Tembus 120 Orang, Puluhan Lainnya Masih Hilang

Korban Jiwa Bencana di Agam Tembus 120 Orang, Puluhan Lainnya Masih Hilang

News | Senin, 01 Desember 2025 | 07:10 WIB

Usai Banjir Bandang, Danau Singkarak Berubah Jadi Lautan Kayu Gelondongan

Usai Banjir Bandang, Danau Singkarak Berubah Jadi Lautan Kayu Gelondongan

Foto | Senin, 01 Desember 2025 | 11:00 WIB

Terkini

Apa Penyebab Plastik Makin Mahal? Ini Bahan Pokok yang Harganya Ikut Naik

Apa Penyebab Plastik Makin Mahal? Ini Bahan Pokok yang Harganya Ikut Naik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 12:12 WIB

OJK Jawa Tengah Konsolidasikan BPR, Target Industri Lebih Sehat dan Efisien

OJK Jawa Tengah Konsolidasikan BPR, Target Industri Lebih Sehat dan Efisien

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 12:05 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya: Promo Rumah dengan Bunga 1,75%, Liburan Impian Cashback Rp8 Juta

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya: Promo Rumah dengan Bunga 1,75%, Liburan Impian Cashback Rp8 Juta

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 11:37 WIB

Trump Bakal Pecat Jerome Powell dari Bos The Fed

Trump Bakal Pecat Jerome Powell dari Bos The Fed

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 11:15 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik Tajam, Cabai Tembus Rp101 Ribu, Telur dan Beras Ikut Merangkak

Harga Pangan Hari Ini Naik Tajam, Cabai Tembus Rp101 Ribu, Telur dan Beras Ikut Merangkak

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 11:14 WIB

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.134 per Dolar AS, Simak Prediksi Pergerakannya

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.134 per Dolar AS, Simak Prediksi Pergerakannya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:51 WIB

Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya

Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB

Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah

Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB

IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi

IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:17 WIB

Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI

Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:15 WIB