Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Neraca Perdagangan Surplus Selama 66 Bulan Beruntun, Apa Pemicunya?

Achmad Fauzi | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 03 Desember 2025 | 08:47 WIB
Neraca Perdagangan Surplus Selama 66 Bulan Beruntun, Apa Pemicunya?
Aktivitas bongkar-muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (20/8/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • BPS mencatat neraca perdagangan Indonesia surplus USD 35,88 miliar selama Januari–Oktober 2025, melanjutkan tren positif 66 bulan.
  • Surplus perdagangan didukung sektor nonmigas USD 51,51 miliar, meski sektor migas masih mencatat defisit USD 15,63 miliar.
  • Ekspor tumbuh mendekati tujuh persen, didorong industri pengolahan, sementara impor naik 2,19 persen didominasi barang modal.

Suara.com - Kinerja perdagangan Indonesia pada periode Januari–Oktober 2025 menunjukkan perkembangan yang bergerak stabil. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan mengalami surplus USD 35,88 miliar, lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. 

Surplus ini sekaligus memperpanjang tren positif yang telah terjadi selama 66 bulan berturut-turut sejak 2020.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini, menyampaikan surplus perdagangan masih ditopang oleh kinerja nonmigas yang berada di zona positif. 

"Neraca perdagangan Indonesia telah mencatatkan surplus selama 66 bulan berturut-turut sejak Mei 2020. Surplus sepanjang Januari–Oktober 2025 ditopang oleh surplus komoditas nonmigas sebesar USD 51,51 miliar, sementara komoditas migas masih mengalami defisit USD 15,63 miliar,” ungkap Pudji di Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Kinerja Ekspor

Nilai ekspor Indonesia pada periode yang sama tercatat tumbuh mendekati tujuh persen. Pertumbuhan terbesar berasal dari sektor industri pengolahan yang mencatat nilai ekspor USD187,82 miliar, atau naik 15,75 persen dibanding tahun lalu.

Aktivitas bongkar-muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (20/8/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Aktivitas bongkar-muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (20/8/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Kontribusi tersebut menempatkan industri pengolahan sebagai pendorong utama performa ekspor nasional.

Tiga negara tujuan ekspor terbesar Indonesia tetap ditempati China, Amerika Serikat, dan India. Ketiganya menyumbang 41,84 persen dari total ekspor nonmigas. Tiongkok mencatat nilai ekspor sebesar USD 52,45 miliar, Amerika Serikat US$25,56 miliar, dan India USD 15,32 miliar.

Impor Naik

Pada saat yang sama, nilai impor juga mengalami peningkatan dengan laju yang lebih lambat dibanding ekspor.

Sepanjang Januari–Oktober 2025, impor tumbuh 2,19 persen. Kenaikan terbesar tercatat pada barang modal yang umumnya digunakan untuk mendukung proses produksi.

Kenaikan impor barang modal tersebut memberi indikasi adanya pergerakan dalam aktivitas produksi industri. Barang modal yang meningkat sering menjadi sinyal bertambahnya kapasitas produksi di sektor-sektor manufaktur yang membutuhkan tambahan peralatan maupun mesin.

Kondisi ekspor yang menguat dan impor barang modal yang meningkat menunjukkan adanya keseimbangan dinamika perdagangan menjelang akhir tahun. Kedua sisi ini menggambarkan pergerakan sektor industri yang berjalan beriringan dengan permintaan dari pasar global.

Meski beberapa komoditas masih mencatat defisit, terutama dari sektor migas, struktur perdagangan Indonesia sejauh ini tetap ditopang kinerja nonmigas yang bergerak konsisten.

Situasi global yang belum stabil tidak sepenuhnya menghambat aktivitas perdagangan luar negeri dalam sepuluh bulan pertama 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenaikan Harga Emas Mulai Rasuki Inflasi RI

Kenaikan Harga Emas Mulai Rasuki Inflasi RI

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 17:50 WIB

Kemenkeu Klaim Ekonomi Indonesia Menguat, dari Permintaan Domestik hingga Kinerja Ekspor

Kemenkeu Klaim Ekonomi Indonesia Menguat, dari Permintaan Domestik hingga Kinerja Ekspor

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 17:00 WIB

Setelah Thrifting, Purbaya Bakal Pelototi Baja hingga Sepatu Impor

Setelah Thrifting, Purbaya Bakal Pelototi Baja hingga Sepatu Impor

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 12:47 WIB

Terkini

Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor

Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:36 WIB

Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan

Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:32 WIB

BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang

BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:22 WIB

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 14:51 WIB

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB