Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.378,606
LQ45 715,878
Srikehati 346,150
JII 498,926

Rupiah Lemah Pagi Ini di Level Rp 16.665 per USD

Achmad Fauzi | Rina Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 05 Desember 2025 | 09:46 WIB
Rupiah Lemah Pagi Ini di Level Rp 16.665 per USD
Karyawan mengecek tumpukan uang tunai di cash pooling Plaza Bank Mandiri, Jakarta, Kamis (1/8/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Rupiah melanjutkan pelemahan pada Jumat, 5 Desember 2025, dibuka pada level Rp 16.665 per USD.
  • Pelemahan rupiah ini terjadi kontras dengan mata uang Asia lain seperti Won Korea yang menguat signifikan.
  • Indeks dolar AS tercatat naik menjadi 99,00 setelah sebelumnya berada di level 98,98.

Suara.com - Nilai tukar rupiah terus melanjutkan pelemahan pada pembukaan Jumat, 5 Desember 2025. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka di level Rp 16.665 per USD.

Alhasil, rupiah melemah 0,07 persen dibanding penutupan pada Kamis yang berada di level Rp 16.653 per dolar AS.

Sedangkan, kurs rupiah berdasarkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia di level Rp 16.646.

Padahal mata uang Asia lainnya menguat. Salah satunya, won Korea mencatat penguatan terbesar yakni 0,19 persen disusul baht Thailand yang menguat 0,05 persen.

Karyawan mengecek tumpukan uang tunai di cash pooling Plaza Bank Mandiri, Jakarta, Kamis (1/8/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Karyawan mengecek tumpukan uang tunai di cash pooling Plaza Bank Mandiri, Jakarta, Kamis (1/8/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Diikuti yen Jepang menguat 0,04 persen, dolar Singapura menguat 0,04 persen dan yuan China menguat 0,03 persen terhadap dolar AS.

Sedangkan, beberapa mata uang Asia lainnya melemah terhadap dolar AS pagi ini. Peso Filipina melemah 0,10 persen, dolar Taiwan melemah 0,10 persen, ringit Malaysia melemah 0,09 persen. Diikuti dolar Hong Kong melemah 0,01 persen terhadap dolar AS.

Selain itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 99,00, naik dari sehari sebelumnya yang ada di 98,98.

Analis Perdagangan Rupiah

Dalam hal ini, Reseacrh & Development ICDX Tiffani Safinia mengatakan sejumlah faktor yang bisa memengaruhi pergerakan rupiah hari ini. Terutama, pelemahan terbatas dolar AS setelah ekspektasi pasar kembali mengarah pada kebijakan moneter The Fed yang lebih longgar setelah rilis data tenaga kerja AS yang melemah.

"Meski demikian, pasar tetap mewaspadai potensi pembalikan arah apabila data ekonomi AS menunjukkan hasil lebih kuat dari perkiraan, yang dapat mengangkat kembali indeks dolar dan menekan rupiah pada sesi sore," katanya saat dihubungi Suara.com.

Untuk itu, dia meminta BI terus melakukan kebijakan stabilisasi baik melalui intervensi terukur maupun penguatan instrumen pengelolaan devisa. Hal ini menjaga fluktuasi rupiah tetap terkendali.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Lemah Tak Berdaya Sore Ini Disebabkan Investor Cemas soal Data Cadangan Devisa

Rupiah Lemah Tak Berdaya Sore Ini Disebabkan Investor Cemas soal Data Cadangan Devisa

Bisnis | Kamis, 04 Desember 2025 | 16:13 WIB

Rupiah Melemah Tipis Terhadap Dolar AS, Investor Khawatir Cadangan Devisa Indonesia

Rupiah Melemah Tipis Terhadap Dolar AS, Investor Khawatir Cadangan Devisa Indonesia

Bisnis | Kamis, 04 Desember 2025 | 09:51 WIB

Rupiah Lesu Lawan Dolar AS Hari Ini, Kondisi Geopolitik Jadi Pemicu

Rupiah Lesu Lawan Dolar AS Hari Ini, Kondisi Geopolitik Jadi Pemicu

Bisnis | Rabu, 03 Desember 2025 | 16:06 WIB

Terkini

Indonesia Impor Minyak Rusia Hingga 150 Juta Barel, Belum Cukup Sampai Akhir Tahun

Indonesia Impor Minyak Rusia Hingga 150 Juta Barel, Belum Cukup Sampai Akhir Tahun

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 15:21 WIB

Tak Cuma Outflow, Rebalancing MSCI Justru Bisa Picu Aksi Borong Saham

Tak Cuma Outflow, Rebalancing MSCI Justru Bisa Picu Aksi Borong Saham

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 14:54 WIB

Badai PHK Belum Berlalu, Nike Kembali Pangkas 1.400 Karyawan

Badai PHK Belum Berlalu, Nike Kembali Pangkas 1.400 Karyawan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 14:44 WIB

Harga Bitcoin Justru Melonjak di Tengah Perang, Kok Bisa?

Harga Bitcoin Justru Melonjak di Tengah Perang, Kok Bisa?

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 14:34 WIB

Ditanya soal Jakarta Mati Listrik Massal, Wamen ESDM Yuliot Tanjung: Saya Juga Kena Dampak!

Ditanya soal Jakarta Mati Listrik Massal, Wamen ESDM Yuliot Tanjung: Saya Juga Kena Dampak!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 14:24 WIB

Emiten Bank BTPN Tetapkan Dividen Rp 101,11 Miliar

Emiten Bank BTPN Tetapkan Dividen Rp 101,11 Miliar

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 14:15 WIB

Bank Jago Raup Laba Rp86 Miliar di Kuartal I 2026, Naik 42%

Bank Jago Raup Laba Rp86 Miliar di Kuartal I 2026, Naik 42%

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 13:58 WIB

Selat Malaka Punya Siapa? Indonesia Tidak Bisa Sembarangan Tarik 'Tol Laut' Seperti Ide Purbaya

Selat Malaka Punya Siapa? Indonesia Tidak Bisa Sembarangan Tarik 'Tol Laut' Seperti Ide Purbaya

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 13:18 WIB

Pemerintah Klaim 30 Persen Peserta Magang Nasional Langsung Direkrut Karyawan

Pemerintah Klaim 30 Persen Peserta Magang Nasional Langsung Direkrut Karyawan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 12:57 WIB

OJK Tepis Hoaks Tabungan Masyarakat Digunakan untuk Biayai Program Pemerintah

OJK Tepis Hoaks Tabungan Masyarakat Digunakan untuk Biayai Program Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 12:57 WIB