Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.720.000
Beli Rp2.590.000
IHSG 6.254,966
LQ45 624,682
Srikehati 305,457
JII 377,425
USD/IDR 17.714

Rencana KBMI 1 Mau Dihapus, OJK: Ekonomi Indonesia Butuh Bank-bank Besar

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Selasa, 16 Desember 2025 | 08:26 WIB
Rencana KBMI 1 Mau Dihapus, OJK: Ekonomi Indonesia Butuh Bank-bank Besar
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae. [Suara.com/Rina Anggraeni]
  • OJK berencana menghapus KBMI 1 karena ekonomi Indonesia memerlukan bank dengan skala usaha yang lebih besar dan kuat.
  • Penurunan aset KBMI 1 sebesar 6,18% per Juni 2025 menjadi pertimbangan penting pendorong konsolidasi perbankan.
  • Bank KBMI 1 menghadapi tekanan persaingan dan kebutuhan investasi teknologi besar, mendorong opsi merger atau konsolidasi.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan alasan kelompok modal inti (KBMI) 1 bakal segera dihapus. Salah satunya, ekonomi Indonesia membutuhkan bank-bank besar.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menilai, penguatan skala usaha menjadi kebutuhan mendesak. Apalagi, perbankan nasional masih menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia.

“Ya sebetulnya banyak pertimbangan yang kita lakukan untuk teman-teman anjur, teman-teman KBMI 1. Pertama memang ekonomi kita membutuhkan bank-bank yang besar.Karena bank itu terus terang aja, ukuran itu adalah menentukan segalanya. Size doesn't matter, itu kan memikirkan efisiensi dan lain sebagainya," terang Dian saat ditemui di Hotel Four Season, Senin (15/5/2025).

Selain itu, penurunan aset bank kelompok modal inti (KBMI) 1 sebesar 6,18 persen per Juni 2025 menjadi salah satu faktor menghapus KBMI I.

Sebab, bisa mendorong perusahaan semakin aktif mengarahkan konsolidasi perbankan di segmen tersebut.

"Tapi juga alasan lainnya tentu saja adalah bagaimana tadi yang saya bilang,kita bisa mengkonsolidasikan kekuatan bank-bank itu kemudian untuk bisa memiliki,kalau saya sering menyebutnya sebagai daya tendangnya terhadap perekonomian kita.Sehingga makin tenang," bebernya.

Ilustrasi bank. [Unsplash]
Ilustrasi bank. [Unsplash]

Dia melanjutkan bank-bank KBMI 1 menghadapi tantangan besar dalam persaingan.

Khususnya dengan bank KBMI 3 dan KBMI 4 yang memiliki keunggulan dari sisi efisiensi, teknologi informasi, serta kapasitas pendanaan yang lebih kuat.

Selain itu, kebutuhan investasi teknologi, termasuk pengembangan super app dan penguatan sistem digital, membutuhkan dana yang tidak kecil.

Kondisi ini membuat bank dengan modal terbatas semakin tertekan jika tidak melakukan langkah strategis.

“Ke depan, penguatan teknologi itu mutlak dan membutuhkan dana besar. Karena itu, salah satu opsi yang kami dorong adalah merger atau konsolidasi,” imbuh Dian.

Dia menambahkan, bank-bank KBMI 1 telah mulai melakukan kajian internal untuk menentukan langkah strategis ke depan, mulai dari penambahan modal hingga penjajakan konsolidasi dengan mitra yang dinilai memiliki potensi sinergi.

“Kami mendengar mereka sudah mulai mengkaji partner yang tepat, apakah lewat penambahan modal atau konsolidasi. Kita tunggu perkembangan selanjutnya,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Indonesia: Ekspor Kopi Indonesia Laris di Afrika hingga Amerika

Bank Indonesia: Ekspor Kopi Indonesia Laris di Afrika hingga Amerika

Bisnis | Kamis, 11 Desember 2025 | 07:48 WIB

Penjualan Eceran Diprediksi Melejit di November 2025, Apa Pemicunya?

Penjualan Eceran Diprediksi Melejit di November 2025, Apa Pemicunya?

Bisnis | Rabu, 10 Desember 2025 | 16:05 WIB

Ribut Saham Gorengan, Insentif Pasar Modal untuk Apa?

Ribut Saham Gorengan, Insentif Pasar Modal untuk Apa?

Bisnis | Rabu, 10 Desember 2025 | 15:30 WIB

4 Tahun Beruntun, Bank Mandiri Raih Lagi Juara 1 pada ARA 2024 atas Transparansi Laporan Tahunan

4 Tahun Beruntun, Bank Mandiri Raih Lagi Juara 1 pada ARA 2024 atas Transparansi Laporan Tahunan

Bisnis | Rabu, 10 Desember 2025 | 12:56 WIB

Mengenal Teras BRI Kapal, Bank Terapung yang Dinanti Masyarakat Kepulauan

Mengenal Teras BRI Kapal, Bank Terapung yang Dinanti Masyarakat Kepulauan

Bisnis | Rabu, 10 Desember 2025 | 12:37 WIB

Survei BI: Indeksi Keyakinan Konsumen Meningkat, Prospek Ekonomi Cerah?

Survei BI: Indeksi Keyakinan Konsumen Meningkat, Prospek Ekonomi Cerah?

Bisnis | Rabu, 10 Desember 2025 | 11:33 WIB

Terkini

Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP

Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:17 WIB

Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga

Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:00 WIB

Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026

Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 08:32 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai AS-Iran Sepakati Perdamaian, Bursa Saham Global Menguat

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai AS-Iran Sepakati Perdamaian, Bursa Saham Global Menguat

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 07:56 WIB

Harga Emas Hari Ini 16 Juni 2026 Naik, Antam Tembus Rp2,83 Juta per Gram

Harga Emas Hari Ini 16 Juni 2026 Naik, Antam Tembus Rp2,83 Juta per Gram

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 07:44 WIB

Selat Hormuz Dibuka, Bahlil Sebut Indonesia Tetap Lanjutkan Kontrak Impor Minyak

Selat Hormuz Dibuka, Bahlil Sebut Indonesia Tetap Lanjutkan Kontrak Impor Minyak

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 20:15 WIB

Bahlil Ungkap Kontrak Batu Bara PLN Kurang 20 Juta Ton, Listrik Bisa Terganggu?

Bahlil Ungkap Kontrak Batu Bara PLN Kurang 20 Juta Ton, Listrik Bisa Terganggu?

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 20:06 WIB

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Salurkan Pembiayaan Rp340 Miliar untuk 867 Debitur

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Salurkan Pembiayaan Rp340 Miliar untuk 867 Debitur

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 20:02 WIB

Biaya Kuliah Meroket, Mahasiswa Minta Dana Pendidikan Tak Dipakai untuk MBG

Biaya Kuliah Meroket, Mahasiswa Minta Dana Pendidikan Tak Dipakai untuk MBG

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:59 WIB

BRI Hadirkan Cara Baru Menabung Emas Otomatis Saat Transfer di BRImo

BRI Hadirkan Cara Baru Menabung Emas Otomatis Saat Transfer di BRImo

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:51 WIB