BI Beberkan Kerugian jika Masyarakat Tukar Uang Lebaran Ditempat Tidak Resmi

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Selasa, 17 Maret 2026 | 08:41 WIB
BI Beberkan Kerugian jika Masyarakat Tukar Uang Lebaran Ditempat Tidak Resmi
Penukaran uang Rupiah Bank Indonesia. [Suara.com/Rina]
baca 10 detik
  • Bank Indonesia mengimbau penukaran uang Lebaran hanya melalui layanan resmi guna menjamin keaslian uang dan keamanan transaksi.
  • Minat penukaran uang per 13 Maret 2026 mencapai 1.076.282 orang, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
  • BI memperluas titik layanan penukaran menjadi 9.294 titik dan mengadakan program tambahan jalur mudik.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) mengimbau masyarakat untuk menukarkan uang rupiah menjelang Lebaran hanya melalui layanan resmi BI maupun perbankan. Langkah ini dilakukan untuk menjamin keaslian uang serta keamanan transaksi bagi masyarakat.

Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI, Muhammad Anwar Bashori, mengatakan penukaran uang melalui mekanisme jual beli di luar layanan resmi memiliki berbagai risiko yang dapat merugikan masyarakat.

Menurutnya, risiko tersebut antara lain keaslian uang yang tidak terjamin, jumlah uang yang sulit dipastikan akurat, tidak adanya perlindungan atau pertanggungjawaban, serta potensi penipuan yang dapat menyebabkan kerugian finansial.

“Bank Indonesia menghimbau masyarakat agar hanya melakukan penukaran uang rupiah melalui layanan resmi Bank Indonesia dan perbankan guna menjamin keaslian uang serta keamanan transaksi,” ujarnya dalam jawaban tertulis di Jakarta, Selasa (17/3/2026).

Di sisi lain, minat masyarakat untuk menukarkan uang menjelang Idulfitri 2026 tercatat sangat tinggi. Hingga 13 Maret 2026, jumlah masyarakat yang melakukan penukaran melalui layanan resmi telah mencapai 1.076.282 orang.

Angka tersebut meningkat sekitar 85,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 580.496 orang.

Nilai tukar rupiah ditutup ke level Rp16.863 per dolar AS pada Selasa (10/3/2026). [Antara]
Ilustrasi mata uang rupiah. [Antara]

"Untuk mengakomodasi tingginya permintaan tersebut, BI memperluas jangkauan layanan penukaran uang. Jumlah titik layanan tahun ini ditingkatkan menjadi 9.294 titik, naik signifikan dari 5.202 layanan pada tahun sebelumnya," bebernya.

Anwar menjelaskan, peningkatan layanan ini bertujuan agar masyarakat semakin mudah mengakses penukaran uang rupiah menjelang Lebaran.

Tingginya animo masyarakat tersebut juga mencerminkan masih besarnya kebutuhan terhadap uang pecahan kecil.

baca juga

"Uang tersebut biasanya digunakan untuk berbagai tradisi Lebaran seperti berbagi kepada keluarga, pemberian tunjangan hari raya (THR), hingga mendukung aktivitas ekonomi selama Ramadan dan Idulfitri," katanya.

Selain memperluas layanan, BI juga menyediakan program tambahan penukaran uang bertajuk “SERAMBI Peduli Mudik yang digelar pada 16–17 Maret 2026.

Program ini menyediakan 55 titik layanan penukaran tambahan di berbagai lokasi strategis jalur mudik, seperti bandara, stasiun, terminal, pelabuhan, hingga rest area.

Total kuota yang disiapkan dalam layanan tambahan tersebut mencapai sekitar 11.900 paket penukaran.

Melalui berbagai layanan tersebut, BI memastikan ketersediaan uang rupiah dalam jumlah yang cukup serta dengan pecahan yang sesuai. Distribusi dilakukan melalui berbagai kanal resmi, termasuk kas keliling, layanan terpadu, serta jaringan perbankan di seluruh Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jaga Harga Bahan Pokok, BI Perkuat Kredit Pangan Jelang Idulfitri

Jaga Harga Bahan Pokok, BI Perkuat Kredit Pangan Jelang Idulfitri

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 07:50 WIB

Tensi Timteng Memanas, BI Pasang Badan Jaga Rupiah dari 'Amukan' Dolar

Tensi Timteng Memanas, BI Pasang Badan Jaga Rupiah dari 'Amukan' Dolar

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 11:03 WIB

BI Ungkap Banyak Orang dan Korporasi Malas Ajukan Kredit Bank

BI Ungkap Banyak Orang dan Korporasi Malas Ajukan Kredit Bank

Bisnis | Minggu, 01 Maret 2026 | 16:54 WIB

Jangan Kehabisan! Penukaran Uang Baru BI Mulai Besok, Wajib Daftar Online Dulu

Jangan Kehabisan! Penukaran Uang Baru BI Mulai Besok, Wajib Daftar Online Dulu

Bisnis | Jum'at, 27 Februari 2026 | 20:40 WIB

Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang

Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang

Bisnis | Jum'at, 27 Februari 2026 | 15:20 WIB

Dorong Ekonomi Digital, Gubernur Bank Indonesia Perkuat Talenta Muda

Dorong Ekonomi Digital, Gubernur Bank Indonesia Perkuat Talenta Muda

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 09:00 WIB

Terkini

Semen Gresik Kolaborasi Bersama Warga Desa Pasucen, Gotong Royong Bersihkan Aliran Mata Air Brubulan

Semen Gresik Kolaborasi Bersama Warga Desa Pasucen, Gotong Royong Bersihkan Aliran Mata Air Brubulan

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 16:22 WIB

Tak Seindah Ekspektasi: Novel 'Sisi Tergelap Surga' Buka-bukaan Fakta Pahit Kerasnya Jakarta

Tak Seindah Ekspektasi: Novel 'Sisi Tergelap Surga' Buka-bukaan Fakta Pahit Kerasnya Jakarta

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 16:18 WIB

Purbaya Dicopot Pas Lagi Rapat RAPBN, Akademisi UMY Soroti Etika dan Kepatutan Penguasa

Purbaya Dicopot Pas Lagi Rapat RAPBN, Akademisi UMY Soroti Etika dan Kepatutan Penguasa

Jogja | Rabu, 16 September 2026 | 16:16 WIB

Disimpan di Gudang Jakut, Penyelundupan Kacang Tanah 49,50 Ton Asal India Terbongkar

Disimpan di Gudang Jakut, Penyelundupan Kacang Tanah 49,50 Ton Asal India Terbongkar

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:13 WIB

Sudah Sukses, Jangan Lupa! Alumni Penerima KIP Kuliah Diminta Balas Budi ke Adik Kelas

Sudah Sukses, Jangan Lupa! Alumni Penerima KIP Kuliah Diminta Balas Budi ke Adik Kelas

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:12 WIB

Kedubes AS di Arab Saudi: Warga Amerika Jangan ke Perbatasan Yaman, Risiko Terorisme

Kedubes AS di Arab Saudi: Warga Amerika Jangan ke Perbatasan Yaman, Risiko Terorisme

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:10 WIB

Kepergok Curi Sawit-Bacok Warga, Pria Ini Ditangkap saat Sembunyi Bersama Istri Siri

Kepergok Curi Sawit-Bacok Warga, Pria Ini Ditangkap saat Sembunyi Bersama Istri Siri

Sumut | Rabu, 16 September 2026 | 16:10 WIB

Peneliti Ubah Kotoran Sapi Menjadi Bahan Baku Lilin: Bagaimana Caranya?

Peneliti Ubah Kotoran Sapi Menjadi Bahan Baku Lilin: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 16:10 WIB

Prabowo: Kalau Tak Kuat Jadi Petugas Rakyat, Harus Minggir

Prabowo: Kalau Tak Kuat Jadi Petugas Rakyat, Harus Minggir

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:09 WIB

Bisnis Waralaba RI Tembus Rp143 Triliun, Tumbuh 10-15% per Tahun

Bisnis Waralaba RI Tembus Rp143 Triliun, Tumbuh 10-15% per Tahun

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 16:06 WIB

×