Pemerintah Bangun 2.500 Rumah Layak Huni untuk Korban Banjir Sumatera

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 16 Desember 2025 | 14:25 WIB
Pemerintah Bangun 2.500 Rumah Layak Huni untuk Korban Banjir Sumatera
Foto udara Sungai Nanggang yang meninggi di kawasan permukiman bekas terdampak banjir bandang di Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Palembayan, Agam, Sumatera Barat, Sabtu (6/12/2025). [ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/foc]
baca 10 detik
  • Menteri PKP menyampaikan 139.485 rumah rusak akibat bencana di tiga provinsi Sumatera pada 15 Desember 2025.
  • Total korban meninggal dunia akibat bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar mencapai 1.030 jiwa per Senin (15/12/2025).
  • Pemerintah berencana membangun 2.500 rumah siap huni menggunakan sumber pendanaan di luar alokasi APBN.

Suara.com - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mengungkapkan dampak bencana banjir bandang dan longsor di wilayah Sumatera menyebabkan kerusakan ratusan ribu rumah warga.

Data tersebut disampaikan Menteri PKP Maruarar Sirait dalam sidang kabinet di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (15/12/2025).

Pria yang akrab disapa Ara ini menyebutkan total rumah terdampak tersebar di 3 provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatra Barat. Kerusakan yang terjadi mencakup kategori ringan, sedang, berat, hingga rumah yang hanyut akibat bencana.

"Total, Bapak Presiden, yang ringan, sedang, rusak berat, dan hanyut, total 139.485 (rumah rusak). Data per hari Minggu, 14 Desember 2005, jam 05.00 sore," ujarnya.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait usul bikin rumah subsidi diperkecil. (Suara.com/Novian)
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait usul bikin rumah subsidi diperkecil. (Suara.com/Novian)

Di Provinsi Aceh, jumlah rumah terdampak tercatat paling besar. Rinciannya, sebanyak 38.553 rumah mengalami kerusakan ringan, 22.204 rusak sedang, 35.517 rusak berat, serta 4.295 rumah dilaporkan hanyut. Total rumah rusak di Aceh mencapai 100.569 unit.

Sementara itu, di Sumatera Utara tercatat 19.936 rumah rusak ringan, 4.304 rumah rusak sedang, 4.351 rumah rusak berat, dan 1.135 rumah hanyut. Dengan demikian, total rumah terdampak di provinsi tersebut mencapai 29.766 unit.

Adapun di Sumatera Barat, jumlah rumah rusak ringan tercatat sebanyak 5.634 unit, rusak sedang 1.174 unit, rusak berat 1.577 unit, dan 765 rumah hanyut. Secara keseluruhan, terdapat 9.150 rumah terdampak di wilayah tersebut.

"Di Sumatera Barat, 5.634 rumah] yang rusak ringan, rusak sedangnya 1.174, rusak berat 1.577, hanyut 765. Total terdampak 9.150 (rumah)," kata Ara.

Sebagai langkah penanganan, pemerintah berencana membangun 2.500 rumah siap huni bagi warga terdampak bencana di Sumatera. Pembangunan hunian tersebut akan dialokasikan dari sumber pendanaan di luar anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

baca juga

Di sisi lain, dampak bencana juga tercermin dari bertambahnya jumlah korban jiwa. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan korban meninggal dunia akibat banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat kembali meningkat.

Hingga Senin (15/12/2025), total korban meninggal dunia tercatat mencapai 1.030 jiwa, atau bertambah 14 orang dibandingkan hari sebelumnya. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan pada Minggu (14/12/2025) jumlah korban tewas tercatat sebanyak 1.016 jiwa.

Penambahan korban tersebut berasal dari tujuh orang di Aceh, 6 orang di Sumatra Utara, dan satu orang di Sumatera Barat. BNPB bersama kementerian dan pemerintah daerah terus melakukan pendataan serta penanganan darurat di wilayah terdampak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pilu di Balik Bendera Putih Warga Aceh Terdampak Bencana

Pilu di Balik Bendera Putih Warga Aceh Terdampak Bencana

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 13:52 WIB

Banjir Sumatera Luluh Lantahkan 70.000 Ha Sawah, Kapan Perbaikan Dimulai?

Banjir Sumatera Luluh Lantahkan 70.000 Ha Sawah, Kapan Perbaikan Dimulai?

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 10:57 WIB

KLH: Tambang Emas Afiliasi Astra dan 7 Perusahaan Melanggar, Jalur Hukum Ditempuh

KLH: Tambang Emas Afiliasi Astra dan 7 Perusahaan Melanggar, Jalur Hukum Ditempuh

Bisnis | Senin, 15 Desember 2025 | 15:00 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×