Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Trump Berulah! AS Blokade Tanker Venezuela, Harga Minyak Mentah Meroket Tajam

M Nurhadi | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Kamis, 18 Desember 2025 | 12:15 WIB
Trump Berulah! AS Blokade Tanker Venezuela, Harga Minyak Mentah Meroket Tajam
Potret Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Instagram/realdonaldtrump)
  • Harga minyak dunia naik signifikan pada Kamis (18/12/2025) akibat ketegangan geopolitik Amerika Latin.
  • Presiden AS Donald Trump memicu kenaikan harga dengan memblokade jalur distribusi minyak Venezuela.
  • Blokade dan pelabelan rezim Maduro sebagai teroris menimbulkan kekhawatiran serius mengenai pasokan energi global.

Suara.com - Pasar energi global kembali memanas pada perdagangan Kamis (18/12/2025). Harga minyak dunia mencatatkan kenaikan signifikan hampir satu dolar di pasar Asia, dipicu oleh ketegangan geopolitik terbaru di kawasan Amerika Latin.

Kebijakan drastis yang diambil oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terkait blokade jalur distribusi minyak Venezuela menjadi katalis utama yang menggetarkan para pelaku pasar dan investor di seluruh dunia.

Langkah Washington yang secara mendadak menghentikan arus keluar-masuk tanker minyak di Venezuela telah memicu kekhawatiran akan pengetatan pasokan secara global.

Hal ini terjadi di tengah laporan bahwa sebagian besar aktivitas ekspor dari negara tersebut masih dalam status ditangguhkan, menambah ketidakpastian di lantai bursa komoditas.

Berdasarkan data terbaru dari Investing.com, harga minyak mentah mengalami penguatan yang cukup solid.

Jenis West Texas Intermediate (WTI) AS terpantau naik 98 sen, atau menguat sekitar 1,7 persen, hingga menyentuh level USD 56,89 per barel. Sebelumnya, harga WTI bahkan sempat melonjak lebih dari satu dolar di awal sesi perdagangan.

Setali tiga uang, minyak mentah standar global, Brent, juga menunjukkan tren kenaikan. Harga Brent terkerek naik 92 sen atau sekitar 1,54 persen, yang menempatkan posisinya di angka $60,60 per barel.

Kenaikan harga secara serentak ini mencerminkan respons cepat pasar terhadap potensi gangguan distribusi energi dari salah satu pemilik cadangan minyak terbesar di dunia tersebut.

Blokade Trump dan Label Organisasi Teroris

Pemicu utama gejolak ini bermula pada Selasa (16/12/2025), ketika Presiden Donald Trump secara resmi memerintahkan blokade terhadap seluruh kapal tanker minyak yang mencoba masuk atau keluar dari wilayah perairan Venezuela.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya peningkatan tekanan terhadap pemerintahan Presiden Nicolas Maduro.

Selain memerintahkan blokade fisik lewat kekuatan maritim, Trump juga memberikan label kepada pemerintahan Maduro sebagai organisasi teroris asing.

Meskipun blokade tengah berlangsung, kondisi internal industri perminyakan di Venezuela sendiri sedang berjuang menghadapi tantangan teknis.

Sebagian besar ekspor dilaporkan tertunda sejak Rabu akibat blokade tersebut. Di sisi lain, perusahaan minyak milik negara Venezuela, PDVSA, baru saja memulai kembali proses pemuatan minyak mentah dan kargo bahan bakar.

Sebelumnya, operasional PDVSA sempat lumpuh total akibat serangan siber masif yang menargetkan sistem mereka. Sementara itu, di tengah blokade yang ketat, kapal-kapal milik raksasa energi AS, Chevron, dikabarkan masih terus berangkat menuju Amerika Serikat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Mentah Indonesia Turun Jadi USD 62,63 di November, BBM Gimana?

Harga Minyak Mentah Indonesia Turun Jadi USD 62,63 di November, BBM Gimana?

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 15:55 WIB

Imbas Blokade Tanker Venezuela oleh AS, Harga Minyak Brent dan WTI Melonjak

Imbas Blokade Tanker Venezuela oleh AS, Harga Minyak Brent dan WTI Melonjak

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 10:47 WIB

Buntut Dokumenter Kontroversial, Trump Tuntut BBC Ganti Rugi Miliaran Dolar

Buntut Dokumenter Kontroversial, Trump Tuntut BBC Ganti Rugi Miliaran Dolar

Your Say | Selasa, 16 Desember 2025 | 17:34 WIB

Terkini

Harga Bitcoin Mulai Meroket Tembus USD 80.000

Harga Bitcoin Mulai Meroket Tembus USD 80.000

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:07 WIB

Damai Timur Tengah Bikin Pasar Bergairah, IHSG Masih di Level 7.100 pada Sesi I

Damai Timur Tengah Bikin Pasar Bergairah, IHSG Masih di Level 7.100 pada Sesi I

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:00 WIB

BRI KPR Take Over Tenor 25 Tahun, Solusi Cicilan Rumah Lebih Ringan

BRI KPR Take Over Tenor 25 Tahun, Solusi Cicilan Rumah Lebih Ringan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:59 WIB

Penyebab Harga BBRI Melesat Hari Ini, Sahamnya Diprediksi Rebound Tinggi

Penyebab Harga BBRI Melesat Hari Ini, Sahamnya Diprediksi Rebound Tinggi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:35 WIB

Manfaatkan Reksa Dana BRI, Fakultas Pertanian UGM Beasiswai 6 Mahasiswa dari Keuntungan Investasi

Manfaatkan Reksa Dana BRI, Fakultas Pertanian UGM Beasiswai 6 Mahasiswa dari Keuntungan Investasi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:57 WIB

Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%

Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:51 WIB

Emas Naik Pelan-pelan, Harganya Diproyeksi Bisa Tembus USD 5.200

Emas Naik Pelan-pelan, Harganya Diproyeksi Bisa Tembus USD 5.200

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:50 WIB

Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?

Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:26 WIB

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:18 WIB

Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring

Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB