Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Purbaya Klaim Investor Asing Makin Banyak Tanam Modal ke Indonesia, Ini Buktinya

Dicky Prastya

Jum'at, 19 Desember 2025 | 10:37 WIB
Purbaya Klaim Investor Asing Makin Banyak Tanam Modal ke Indonesia, Ini Buktinya
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN KiTa edisi Desember 2025 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (18/12/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan mengklaim investor asing mulai percaya Indonesia, ditandai kenaikan IHSG 22,6% YtD per Desember 2025.
  • Yield obligasi negara Indonesia turun 85 bps secara YtD, menunjukkan peningkatan kepercayaan pasar modal.
  • Total modal asing bersih mengalami net outflow Rp 116,97 triliun sepanjang 2025 hingga Desember.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim kalau investor asing mulai percaya untuk menanamkan modal investasi ke Indonesia jelang akhir tahun 2025.

Dalam paparannya, Menkeu Purbaya menyebut kalau Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat mengalami penurunan dan bergerak volatile di semester pertama (Q1) 2025. Namun di semester dua (Q2) 2025, IHSG terus mengalami kenaikan dengan 22,6 persen year to day (YtD) per 17 Desember 2025.

Sedangkan di pasar obligasi negara, Purbaya menyebut penurunan yield terjadi di banyak negara berkembang, di mana Indonesia turun 85 bps secara YtD. Berbeda dengan negara maju yang mengalami kenaikan yield, yang disebut Purbaya karena tekanan fiskal meningkat.

Sementara di nilai tukar, Rupiah turun 3,6 persen secara YtD. Bendahara Negara mengklaim kalau ini relatif lebih moderat dibanding sejumlah negara berkembang lain seperti India, Turki, dan Argentina.

"Ini menjadi indikator optimisme para pelaku pasar terhadap perekonomian Indonesia yang terus menguat," katanya dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Desember 2025 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (18/12/2025).

Ia menambahkan, secara total modal asing masuk ke Indonesia (inflow) mencapai Rp 27,3 triliun selama Januari hingga 17 Desember 2025. Kemudian akumulasi aliran keluar (outflow) modal asing sebesar Rp 144,27 triliun.

Purbaya memaparkan kalau selisih imbal balik antara Surat Berharga Negara (SBN) dan US Treasury (obligasi Pemerintah Amerika Serikat) juga turun dari 240 basis poin (bps) ke 197 bps.

"Itu mencerminkan kepercayaan investor meningkat," lanjutnya.

Tercatat pada Desember 2025, SBN mengalami inflow Rp 2,64 triliun dengan outflow Rp 1,84 triliun.

baca juga

Sedangkan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) mengalami inflow Rp 21,17 triliun per bulan ini dengan outflow Rp 116,34 triliun.

Lalu pasar saham mengalami inflow Rp 3,49 triliun per Desember, dengan outflow Rp 26,09 triliun.

"Jadi seperti ada perbaikan kepercayaan investor asing terhadap Indonesia. Jadi ini sebelumnya kan turun terus, Desember sudah balik. Jadi kepercayaan kita sudah mulai menguat lagi," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SMGR Raih Skor 94,79 dari Keterbukaan Informasi

SMGR Raih Skor 94,79 dari Keterbukaan Informasi

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2025 | 06:35 WIB

Purbaya Gelar Sidang Debottlenecking Perdana Senin Depan, Selesaikan 4 Aduan Bisnis

Purbaya Gelar Sidang Debottlenecking Perdana Senin Depan, Selesaikan 4 Aduan Bisnis

Bisnis | Kamis, 18 Desember 2025 | 19:32 WIB

Purbaya Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI: 5,2% di 2025, 5,4% pada 2026

Purbaya Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI: 5,2% di 2025, 5,4% pada 2026

Bisnis | Kamis, 18 Desember 2025 | 19:17 WIB

Purbaya Sentil Balik Bank Dunia soal Defisit APBN: Jangan Terlalu Percaya World Bank!

Purbaya Sentil Balik Bank Dunia soal Defisit APBN: Jangan Terlalu Percaya World Bank!

Bisnis | Kamis, 18 Desember 2025 | 19:02 WIB

Purbaya Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Global Capai 3% Buntut Penurunan Suku Bunga The Fed

Purbaya Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Global Capai 3% Buntut Penurunan Suku Bunga The Fed

Bisnis | Kamis, 18 Desember 2025 | 18:34 WIB

Purbaya Umumkan APBN Defisit Rp 560,3 Triliun per November 2025, 2,35% dari PDB

Purbaya Umumkan APBN Defisit Rp 560,3 Triliun per November 2025, 2,35% dari PDB

Bisnis | Kamis, 18 Desember 2025 | 16:27 WIB

Terkini

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB