Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Resi Gudang Jadi Senjata Putus Praktik Ijon, Petani Dinilai Bisa Naik Kelas

Achmad Fauzi

Jum'at, 19 Desember 2025 | 12:58 WIB
Resi Gudang Jadi Senjata Putus Praktik Ijon, Petani Dinilai Bisa Naik Kelas
Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Ngudi Makmur Suparjo (kiri) memasukkan kedelai hasil panen ke dalam mesin penggiling. (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)
baca 10 detik
  • Sistem resi gudang bertujuan meningkatkan ekonomi petani dan menghapus praktik pembelian dini yang merugikan mereka.
  • PT KBI mendampingi 73 petani kedelai, meningkatkan hasil panen dari 9 ton menjadi 21 ton pada lahan 10 hektare.
  • Resi gudang kopi memungkinkan petani mencapai peningkatan nilai jual hingga dua kali lipat serta akses pembiayaan perbankan.

Suara.com - Sistem resi gudang diyakini mampu untuk membantu petani makmur dan sejahtera. Bahkan, sistem resi gudang bisa menghapus skema pembelian dini atau harga yang lebih rendah atau lebih dikenal ijon.

Direktur Pengembangan Bisnis dan Operasional PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI), Saidu Solihin, menjelaskan skema resi gudang ini sebagai amanat Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2011 tentang Sistem Resi Gudang serta selaras dengan visi Presiden Prabowo untuk mendorong kedaulatan pangan nasional.

"Resi gudang adalah cara kita meningkatkan perekonomian petani, memutus rantai ijon yang selama ini merugikan petani. Dengan resi gudang petani bisa mendapat harga jual yang lebih tinggi," ujarnya di Jakarta, Jumat (19/12/2025).

Ilustrasi gudang cold storage. (Dok: DPP)
Ilustrasi gudang cold storage. (Dok: DPP)

Dalam hal ini, PT KBI menerapkan skema resi gudangan pada petani kedelai binaannya. Melalui pendampingan berkelanjutan, petani tidak hanya menikmati kenaikan produktivitas, tetapi juga memperoleh akses harga yang lebih adil hingga pembiayaan perbankan.

Berkolaborasi dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Asosiasi Masyarakat Kedelai Lokal Nusantara (Asmakara), PT KBI melakukan pembinaan terhadap 73 petani kedelai yang tergabung dalam tiga kelompok tani moyang.

Dari lahan seluas 10 hektare, hasil panen kedelai melonjak signifikan dari sebelumnya 9 ton menjadi 21 ton atau naik sekitar 43 persen.

"Kedelai ini merupakan program unggulan kami, dimana hasil panen kedelai kami masukan dalam resi gudang. Dengan demikian petani dapat merasakan manfaat peningkatan secara ekonomi dan berkelanjutan," kata Saidu.

Tak hanya kedelai, PT KBI juga mendorong petani kopi naik kelas melalui program reforestasi berbasis ekonomi. Hingga kini, perseroan telah menanam 500 pohon kopi di kaki Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat, di lahan seluas 2.800 meter persegi, dan berlanjut ke tahap kedua dengan 600 bibit kopi.

Inisiatif tersebut tidak hanya berfungsi sebagai upaya pelestarian hutan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi petani. Komoditas kopi binaan KBI turut masuk dalam skema resi gudang, sehingga petani memperoleh nilai jual yang lebih tinggi dan berkelanjutan.

baca juga

Ia mencontohkan, sebelumnya petani kopi hanya menerima sekitar Rp 50 ribu per kilogram. Namun melalui resi gudang, nilai jual bisa meningkat hingga dua kali lipat.

Selain itu, resi gudang juga menjadi surat berharga yang dapat diterima perbankan sebagai agunan pinjaman.

"Jadi petani bisa mendapat modal kerja untuk mempersiapkan produksi," tambah Saidu.

Bahkan, untuk kelompok petani kopi, PT KBI telah memfasilitasi kontrak ekspor melalui Dubai sebesar 20 ton per bulan dengan harga yang kompetitif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mentan Amran Lapor ke Prabowo Petani Mulai Sejahtera

Mentan Amran Lapor ke Prabowo Petani Mulai Sejahtera

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 13:39 WIB

Utang KUR Petani Terdampak Bencana Dihapus, Prabowo Janji Rehabilitasi Lahan

Utang KUR Petani Terdampak Bencana Dihapus, Prabowo Janji Rehabilitasi Lahan

Bisnis | Minggu, 07 Desember 2025 | 17:31 WIB

PT KPBI Raih Izin Kelola Sistem Resi Gudang dari Bappebti

PT KPBI Raih Izin Kelola Sistem Resi Gudang dari Bappebti

Bisnis | Senin, 01 Desember 2025 | 15:50 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×