Target DEWA Melejit ke Rp750, Harga Saham Hari Ini Mulai Merangkak Naik

M Nurhadi

Senin, 22 Desember 2025 | 15:20 WIB
Target DEWA Melejit ke Rp750, Harga Saham Hari Ini Mulai Merangkak Naik
Darma Henwa (DEWA)
baca 10 detik
  • Henan Putihrai Sekuritas mempertahankan rekomendasi Beli saham DEWA, menaikkan target harga menjadi Rp750 dari Rp500.
  • Kenaikan target harga didorong oleh keberhasilan DEWA memperoleh fasilitas kredit jumbo Rp1 triliun dari Bank BCA.
  • Dana pinjaman tersebut akan digunakan untuk modal kerja Rp850 Miliar dan belanja modal alat berat baru.

Suara.com - Henan Putihrai Sekuritas secara resmi mempertahankan rekomendasi Buy (Beli) untuk emiten jasa pertambangan ini, dengan revisi target harga yang cukup signifikan.

Analis menaikkan target harga saham DEWA menjadi Rp750, melonjak drastis dari proyeksi sebelumnya yang berada di level Rp500.

Angka baru ini mencerminkan optimisme pasar dengan potensi keuntungan (upside) mencapai 37,6% dari harga saat ini.

Revisi target harga ini bukan tanpa alasan. Henan Putihrai Sekuritas menilai bahwa proses pemulihan kinerja atau turnaround yang dilakukan oleh manajemen DEWA terus menunjukkan progres yang berkelanjutan.

Fokus perseroan saat ini berada pada dua pilar utama: optimalisasi struktur neraca keuangan dan akselerasi pertumbuhan bisnis secara agresif.

Saat ini, harga saham DEWA berada di kisaran 570, menguat berkisar 3,67% dibandingkan dengan pembukaan pasar pada Senin 22 Desember 2025.

Stabilitas keuangan yang semakin solid memberikan ruang bagi perusahaan untuk melakukan ekspansi tanpa terbebani risiko likuiditas yang tinggi, sehingga nilai perusahaan di mata investor terus meningkat.

Katalis positif utama yang mendorong kenaikan target harga ini adalah keberhasilan DEWA dalam mengamankan fasilitas kredit jumbo dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA.

Pinjaman senilai total Rp1 triliun tersebut menjadi sinyal kepercayaan perbankan besar terhadap prospek bisnis Darma Henwa.

baca juga

Adapun rincian alokasi pinjaman tersebut terdiri dari:

Fasilitas Modal Kerja (Rp850 Miliar): Ditujukan untuk memperkuat operasional harian perusahaan guna mendukung proyek-proyek berjalan.

Fasilitas Kredit Investasi (Rp150 Miliar): Dana ini dialokasikan khusus untuk memperkuat belanja modal (capital expenditure).

Manajemen DEWA berencana menggunakan fasilitas kredit investasi tersebut untuk pengadaan unit alat-alat berat baru.

Langkah modernisasi armada ini dinilai sangat strategis untuk meningkatkan efisiensi operasional di lapangan serta memperbesar kapasitas produksi guna memenuhi permintaan dari kontraktor pertambangan.

Dengan armada yang lebih baru dan efisien, DEWA diharapkan mampu menekan biaya pemeliharaan serta meningkatkan margin keuntungan pada kuartal-kuartal mendatang.

Bagi para investor di kota-kota besar yang mengincar saham berbasis komoditas dan jasa tambang, pergerakan DEWA saat ini menjadi salah satu yang paling menarik untuk dicermati sebagai bagian dari diversifikasi portofolio.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham SUPA Keok di Tengah Kinerja Positif Cetak Laba Rp122 Miliar

Saham SUPA Keok di Tengah Kinerja Positif Cetak Laba Rp122 Miliar

Bisnis | Senin, 22 Desember 2025 | 10:03 WIB

Ekspansi Agresif PIK2, Ada 'Aksi Strategis' saat PANI Caplok Saham CBDK

Ekspansi Agresif PIK2, Ada 'Aksi Strategis' saat PANI Caplok Saham CBDK

Bisnis | Minggu, 21 Desember 2025 | 19:46 WIB

BUMI Borong Saham Australia, Ini Alasan di Balik Akuisisi Jubilee Metals

BUMI Borong Saham Australia, Ini Alasan di Balik Akuisisi Jubilee Metals

Bisnis | Minggu, 21 Desember 2025 | 15:24 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×