Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Jelang Nataru, Konsumsi Bensin dan LPG Diramal Meningkat, Pertamina Siagakan 1.866 SPBU 24 Jam!

Mohammad Fadil Djailani | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Senin, 22 Desember 2025 | 19:28 WIB
Jelang Nataru, Konsumsi Bensin dan LPG Diramal Meningkat, Pertamina Siagakan 1.866 SPBU 24 Jam!
Pertamina memproyeksikan adanya kenaikan signifikan pada konsumsi bahan bakar kendaraan hingga kebutuhan dapur masyarakat. Foto Yaumal-Suara.com
  • Konsumsi bensin naik 3,2% & LPG naik 7,2% saat Nataru 2026; stok nasional dipastikan aman. 
  • Pertamina siagakan 1.866 SPBU 24 jam & 6.231 agen LPG guna jamin pasokan energi selama liburan. 
  • Antisipasi macet, 70 unit modular & 48 tenda BBM disiapkan di jalur mudik serta wisata populer.

Suara.com - Menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada masa Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, PT Pertamina Patra Niaga bergerak cepat memastikan ketahanan energi nasional.

Pertamina memproyeksikan adanya kenaikan signifikan pada konsumsi bahan bakar kendaraan hingga kebutuhan dapur masyarakat.

VP Retail Business Support PT Pertamina Patra Niaga, Beny Harto Wijaya, menjelaskan bahwa berdasarkan hitungan tim satgas, konsumsi Gasolin (bensin) diprediksi naik sebesar 3,2% dari kebutuhan normal harian. Tak hanya kendaraan pribadi, aktivitas penerbangan juga ikut terkerek yang terlihat dari proyeksi kenaikan konsumsi Avtur sebesar 5,2%.

"Kami memprediksi dinamika konsumsi energi selama masa Satgas Nataru ini. Konsumsi gasolin meningkat sekitar 3,2% dari kebutuhan normal harian," ujar Beny dalam konferensi pers di Kantor Pusat Pertamina Patra Niaga, Jakarta, Senin (22/12/2025).

Berbeda dengan bensin, konsumsi Gas Oil (Solar) justru diprediksi merosot sekitar 7,6%. Beny menyebut penurunan ini merupakan hal lumrah karena aktivitas industri dan logistik berat biasanya berkurang selama periode libur panjang.

Di sisi lain, kebutuhan LPG diproyeksikan melonjak 7,2%. Kenaikan ini didorong oleh tingginya aktivitas rumah tangga sebesar 4,3% serta geliat sektor wisata yang meningkat tajam selama masa liburan.

Strategi Layanan: Dari SPBU 24 Jam hingga Unit Modular
Guna menjamin kelancaran pasokan, Pertamina menyiagakan infrastruktur distribusi secara masif di seluruh Indonesia:

SPBU Siaga: Sebanyak 1.866 SPBU dioperasikan penuh selama 24 jam, terutama di jalur mudik dan area wisata.

Agen LPG: Menyiagakan 6.231 agen siaga untuk menjamin ketersediaan gas bagi rumah tangga dan UMKM.

Layanan Khusus Jalur Macet: Di titik-titik rawan macet dan jalur wisata yang minim SPBU, Pertamina menyiapkan 70 unit modular dan 48 tenda kemasan di 50 lokasi strategis.

"Ini bertujuan agar pemudik tidak kesulitan mengisi bahan bakar di tengah perjalanan," tegas Beny. Pertamina juga memastikan stok nasional berada di level aman dengan sistem pengawasan real-time melalui Command Center Satgas Nataru untuk mengantisipasi lonjakan permintaan yang tak terduga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mudik Nataru 2025, Penumpang Kereta Padati Stasiun Pasar Senen

Mudik Nataru 2025, Penumpang Kereta Padati Stasiun Pasar Senen

Foto | Senin, 22 Desember 2025 | 19:02 WIB

Pastikan Keamanan Jalur Mudik Nataru, Kapolri: Tol Dipantau 24 Jam, Rekayasa Lalin Disiapkan

Pastikan Keamanan Jalur Mudik Nataru, Kapolri: Tol Dipantau 24 Jam, Rekayasa Lalin Disiapkan

News | Senin, 22 Desember 2025 | 18:33 WIB

Distribusi BBM di Sebagian Wilayah Aceh Masih Sulit, Pertamina: Kami Terus Untuk Recovery

Distribusi BBM di Sebagian Wilayah Aceh Masih Sulit, Pertamina: Kami Terus Untuk Recovery

Bisnis | Senin, 22 Desember 2025 | 18:13 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB