Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

Pusing! Pedagang Lapor Harga Pangan Melonjak di Nataru, Cabai Rawit Tembus Rp 80.000/Kg

Achmad Fauzi | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:41 WIB
Pusing! Pedagang Lapor Harga Pangan Melonjak di Nataru, Cabai Rawit Tembus Rp 80.000/Kg
Pedagang merapikan cabai rawit merah yang dibeli pelanggannya di Pasar Jatinegara, Jakarta, Jumat (17/12/2021). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
  • IKAPPI melaporkan kenaikan harga hampir semua komoditas pangan di Jabodetabek selama masa Nataru 2025/2026.
  • Kenaikan harga signifikan terjadi pada bawang merah, bawang putih, telur, gula, minyak goreng, cabai, dan daging.
  • IKAPPI menyarankan pemerintah menerapkan subsidi distribusi seperti inisiatif Ferry Irwandi untuk menstabilkan harga pangan.

Suara.com - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) mengungkapkan, harga pangan pada masa natal dan tahun Baru (nataru) 2025/2026 mengalami kenaikan di seluruh komoditas.

"Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia menyampaikan bahwa laporan dari beberapa teman-teman di Jabodetabek ada kenaikan, hampir semua komoditas," kata Sekretaris Jenderal DPP IKAPPI, Reynaldi Sarijowan lewat keterangannya pada Kamis (25/12/2025). 

Ia memaparkan, harga bawang merah terjadi naik menjadi Rp 40.000 per kg dari sebelumnya Rp 35.000, dan bawang putih dari Rp 40.000 menjadi  Rp 50.000 per kg.

Kemudian, harga beras tercatat di kisaran Rp 17.000 hingga Rp 18.000 per kg, dan harga beras medium Rp 11.000 hingga Rp 12.000. 

Pedagang di Pasar Beringharjo mengeluhkan kenaikan harga komoditas pangan pada Ramadan ini, Kamis (06/3/2025). [Kontributor/Putu Ayu Palupi]
Pedagang di Pasar Beringharjo mengeluhkan kenaikan harga komoditas pangan pada Ramadan ini, Kamis (06/3/2025). [Kontributor/Putu Ayu Palupi]

Selanjutnya, telur naik menjadi Rp 32.000 per kg dari Rp 29.000. Gula dari Rp17.000 menjadi Rp 19.000 per kg.

Lalu, harga minyak goreng merek MinyaKita dari Rp 16.000 menjadi Rp 18.000, bahkan IKAPPI mendapati yang menjual di kisaran Rp 19.000. 

Setelah itu, harga cabai rawit menjadi Rp Rp 80.000 per kg ribu, padahal sebelumnya sempat turun di harga Rp 45.000. 

Harga ayam naik menjadi Rp 45.000 per kg dari sebelumnya Rp 35.000, ayam kampung dari 45.000 per kg menjadi Rp 57.000, dan daging dari Rp 110.000 menjadi  Rp125.000 per kg.

Menurut IKAPPI kenaikan harga sejumlah komoditas itu seharusnya bisa dikendalikan oleh pemerintah. Mereka menyoroti langkah yang diambil conten creator, Ferry Irwandi yang mendistribusikan cabai dari petani di Aceh ke Jakarta. 

Menurut Reynaldi, langkah Ferry Irwandi bukan hanya membantu petani yang terdampak bencana di Aceh, tapi juga menurunkan harga cabai di Jakarta. 

"Awalnya cabai di Jakarta 120,000 per kg karena ada isu ini dapat menurunkan harga. Cara ini sesungguhnya bisa digunakan oleh pemerintah kami menyebutnya subsidi distribusi," katanya. 

Reynaldi memaparkan hampir setiap provinsi di Indonesia merupakan sentra-sentra penghasil komoditas pertanian. 

Misalnya, Nusa Tenggara Barat yang terkenal dengan pertanian bawang merah. Saat panen raya, hasil pertanian melimpah, tapi tak semuanya terserap sehingga menyebabkan surplus. Sementara di daerah lain terjadi defisit atau kekurangan. 

"Jika pola yang dilakukan oleh Ferry Irwandi di-eskalasi jauh lebih besar dan masif tentu stabilitas harga pangan akan terbentuk dan Astacita Presiden Prabowo bisa terlaksana, yaitu swasembada pangan Indonesia," kata Reynaldi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apresiasi Ferry Irwandi, IKAPPI Usul Skema Distribusi Masif untuk Tekan Harga Pangan

Apresiasi Ferry Irwandi, IKAPPI Usul Skema Distribusi Masif untuk Tekan Harga Pangan

Bisnis | Kamis, 25 Desember 2025 | 14:10 WIB

Harga Pangan Nasional Turun Lagi Jelang Akhir Tahun, Beras hingga Telur Melemah

Harga Pangan Nasional Turun Lagi Jelang Akhir Tahun, Beras hingga Telur Melemah

Bisnis | Rabu, 24 Desember 2025 | 12:37 WIB

Jelang Libur Nataru, Mayoritas Harga Pangan Nasional Kompak Melandai, Cabai dan Bawang Merah Turun

Jelang Libur Nataru, Mayoritas Harga Pangan Nasional Kompak Melandai, Cabai dan Bawang Merah Turun

Bisnis | Senin, 22 Desember 2025 | 12:45 WIB

Terkini

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:13 WIB

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:10 WIB

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:52 WIB

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:01 WIB

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:46 WIB

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:39 WIB

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:35 WIB

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:28 WIB

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:16 WIB

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:05 WIB