Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Produksi Minyak Naik, Bahlil Sebut Ada Pihak Terusik

Dythia Novianty | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:23 WIB
Produksi Minyak Naik, Bahlil Sebut Ada Pihak Terusik
Ilustrasi produksi minyak dan gas. [Antara/ndri Saputra/nym]
  • Menteri ESDM menyatakan ada pihak terganggu akibat peningkatan produksi migas nasional yang mencapai 605 ribu barel per hari pada APBN 2025.
  • Peningkatan produksi migas ini menyumbang sekitar Rp270 triliun terhadap Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) tahun 2025.
  • Kenaikan produksi migas dalam negeri berdampak signifikan mengurangi kebutuhan devisa negara untuk impor BBM dan LPG.

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyebut ada pihak yang terusik dengan peningkatan produksi minyak dan gas (migas) dalam negeri.

Tercatat target lifting minyak dan gas bumi dalam APBN 2025 telah tercapai dengan rata-rata 605 ribu barel per hari.

Angka itu meningkat jika dibanding capaian lifting pada 2024 yang tercatat sebesar 580 ribu barel per hari.

"Dan saya pikir ini memang pasti banyak yang akan merasa terganggu lah. Karena begitu produksi naik, impor yang kita lakukan, pasti pengusaha yang melakukan impor itu merasa terganggu. Dan maknanya bagi saya biasa-biasa saja," jelas Bahlil yang dikutip dari acara talk show di TV One, Rabu (31/12/2025).

Bahlil pun menyebut, dengan peningkatan produksi migas dalam negeri berkontribusi terhadap pendapatan negara.

Dia mengungkap sektor ESDM menyumbang 10 sampai dengan 12 persen pendapatan negara bukan pajak (PNBP). Pada 2025, PNBP dari ESDM tercatat sekitar Rp270 triliun.

"Kalau pendapatan negara kita itu taruh katakanlah Rp3.000 triliun, berarti kurang lebih sekitar 15-16 persen itu dari sektor ESDM. Itu termasuk PPN, pajak badan, dan PNBP. Tapi PNBP yang paling besar dari sektor ESDM," kata Bahlil.

Selain berdampak terhadap pendapatan negara, peningkatan lifting migas juga berkontribusi terhadap penghematan devisa.

"Kedua, kita mengurangi devisa kita. Impor kita itu kan setiap tahun, kita melakukan impor BBM dengan LPG, itu hampir sekitar Rp500 triliun kurang lebih. Berapa besar devisa kita setiap tahun? Sementara sumber daya kita punya, bukan tak punya," bebernya.

Bahlil pun menyebut, pengelolaan sektor migas berbeda dengan pertambangan lain. Dalam pengelolaannya membutuhkan waktu yang lama hingga dapat berproduksi. Untuk itu, dibutuhkan kecepatan dalam mengeksekusi.

"Jadi persoalan di ESDM itu tidak hanya pada konteks bagaimana memahami konsep secara teoritis, tapi juga harus punya keberanian untuk mengeksekusi. Karena berhadapan langsung dengan pengusaha, masyarakat, dan kebutuhan negara," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gakkum ESDM Buka Suara Soal Viral Aktivitas Tambang di Gunung Slamet

Gakkum ESDM Buka Suara Soal Viral Aktivitas Tambang di Gunung Slamet

Bisnis | Senin, 22 Desember 2025 | 16:00 WIB

Target Mandatori Semester II-2025, ESDM Mulai Uji Coba B50 ke Alat-alat Berat

Target Mandatori Semester II-2025, ESDM Mulai Uji Coba B50 ke Alat-alat Berat

Bisnis | Minggu, 21 Desember 2025 | 13:22 WIB

Jurus Bahlil Amankan Stok BBM di Wilayah Rawan Bencana Selama Nataru

Jurus Bahlil Amankan Stok BBM di Wilayah Rawan Bencana Selama Nataru

Bisnis | Minggu, 21 Desember 2025 | 12:54 WIB

Pelanggan Pertamina Kabur ke SPBU Swasta, Kementerian ESDM Masih Hitung Kuota Impor BBM

Pelanggan Pertamina Kabur ke SPBU Swasta, Kementerian ESDM Masih Hitung Kuota Impor BBM

Bisnis | Sabtu, 20 Desember 2025 | 18:26 WIB

Kementerian ESDM Larang SPBU Swasta Stop Impor Solar di 2026

Kementerian ESDM Larang SPBU Swasta Stop Impor Solar di 2026

Bisnis | Sabtu, 20 Desember 2025 | 17:47 WIB

Bahlil akan Pangkas Produksi Nikel, Harga di Dunia Langsung Naik

Bahlil akan Pangkas Produksi Nikel, Harga di Dunia Langsung Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Desember 2025 | 11:08 WIB

Terkini

Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB

Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:34 WIB

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:08 WIB

Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T

Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:46 WIB

Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?

Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:31 WIB

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:19 WIB

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:09 WIB

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:00 WIB

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:54 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:35 WIB

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:20 WIB