Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Gakkum ESDM Buka Suara Soal Viral Aktivitas Tambang di Gunung Slamet

Liberty Jemadu | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Senin, 22 Desember 2025 | 16:00 WIB
Gakkum ESDM Buka Suara Soal Viral Aktivitas Tambang di Gunung Slamet
Dirjen Gakkum Kementerian ESDM Jeffri Huwae mengatakan pihaknya telah meninjau lokasi yang diduga sebagai tambang di Gunung Slamet pada 13 Desember 2025. Foto: Gunung Slamet terlihat dari arah Kabupaten Banyumas. [ANTARA/Sumarwoto]
  • Kementerian ESDM meninjau lokasi yang viral karena diduga sebagai tambang di lereng Gunung Slamet dan menyatakan lahan sudah pulih serta ditumbuhi rumput.
  • Pembukaan lahan tersebut merupakan aktivitas eksplorasi panas bumi PT SAE tahun 2017-2018, bukan kegiatan terkini.
  • Pembangunan infrastruktur telah menerapkan kaidah teknis, dan ESDM akan mengawal proses reklamasi serta pemantauan lingkungan.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara terkait berita viral yang menyebut adanya bukaan lahan yang dikaitkan dengan aktivitas pertambangan di kawasan lereng barat daya Gunung Slamet, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian ESDM Jeffri Huwae mengaku telah melakukan peninjauan lapangan pada 13 Desember 2025. Ditemukan bahwa lahan tersebut tidak lagi digunakan, dan saat ini sudah mulai ditumbuhi rumput serta tanaman lain.

"Kami juga tidak menemukan tanda-tanda potensi longsor pada bekas bukaan lahan sepanjang 3 km tersebut,” kata Jeffri lewat keterangannya pada Senin (22/12/2025).

Katanya, kondisi terkini menunjukkan proses pemulihan lingkungan telah berlangsung. Merujuk pada citra satelit Sentinel-2 tanggal 30 Mei 2025, area yang sebelumnya terbuka mulai kembali tertutup vegetasi. Peninjauan lapangan juga mengonfirmasi bahwa lahan tersebut sudah tidak digunakan.

Disebut, bukan lahan yang menjadi sorotan publik merupakan aktivitas lama yang PT Sejahtera Alam Energi (PT SAE) yang berlangsung sepanjang 2017–2018, ketika perusahaan tersebut memegang Izin Pengusahaan Panas Bumi di wilayah Baturaden dan sekitarnya.

Temuan awal berasal dari pengamatan citra Google Maps yang menunjukkan lahan terbuka sepanjang kurang lebih tiga kilometer pada ketinggian antara 1.300 hingga 2.000 meter di atas permukaan laut.

Atas temuan itu, Direktorat Jenderal Penegakan Hukum ESDM melakukan penelusuran citra satelit Google Earth berbasis historical imagery, serta mencocokkannya dengan data internal Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE).

"Hasil penelusuran memastikan bahwa pembukaan lahan dilakukan untuk mendukung kegiatan eksplorasi panas bumi, termasuk pembangunan jalan akses rig, kolam penampungan air pemboran, serta tiga sumur eksplorasi,” kata Jeffri.

Dipastikannya, pembangunan infrastruktur memperhatikan kaidah keteknikan, melalui penataan jalan secara teratur, penerapan sistem terasering, serta penggunaan dinding penahan tanah (retaining wall) guna meminimalkan risiko longsor, dengan lebar jalan sekitar 10 meter.

Kemudian Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE) akan mengawal proses reklamasi dan penutupan sumur eksplorasi yang sudah tidak aktif, serta memastikan pemulihan lingkungan berjalan sesuai ketentuan.

“Pemantauan dan pengawasan berkelanjutan juga terus dilakukan terhadap aktivitas panas bumi di kawasan tersebut,” ujar Jeffri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelanggan Pertamina Kabur ke SPBU Swasta, Kementerian ESDM Masih Hitung Kuota Impor BBM

Pelanggan Pertamina Kabur ke SPBU Swasta, Kementerian ESDM Masih Hitung Kuota Impor BBM

Bisnis | Sabtu, 20 Desember 2025 | 18:26 WIB

Kementerian ESDM Larang SPBU Swasta Stop Impor Solar di 2026

Kementerian ESDM Larang SPBU Swasta Stop Impor Solar di 2026

Bisnis | Sabtu, 20 Desember 2025 | 17:47 WIB

Krisis BBM SPBU Swasta, Akankah Terulang Tahun Depan?

Krisis BBM SPBU Swasta, Akankah Terulang Tahun Depan?

Bisnis | Kamis, 11 Desember 2025 | 10:09 WIB

Bencana Sumatera Jadi Pertimbangan ESDM Terapkan Mandatori B50 di 2026

Bencana Sumatera Jadi Pertimbangan ESDM Terapkan Mandatori B50 di 2026

Bisnis | Sabtu, 06 Desember 2025 | 14:42 WIB

Purbaya Mau Ubah Skema Distribusi Subsidi, Ini kata ESDM

Purbaya Mau Ubah Skema Distribusi Subsidi, Ini kata ESDM

Bisnis | Jum'at, 05 Desember 2025 | 18:28 WIB

Terkini

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB