Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.760.000
IHSG 7.279,209
LQ45 733,624
Srikehati 347,649
JII 498,161
USD/IDR 17.075

ESDM Yakin Target Produksi Minyak 605 Ribu Barel per Hari 2025 Tercapai, Apa Rahasianya?

Achmad Fauzi | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Jum'at, 02 Januari 2026 | 18:36 WIB
ESDM Yakin Target Produksi Minyak 605 Ribu Barel per Hari 2025 Tercapai, Apa Rahasianya?
Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
  • Kementerian ESDM optimistis target produksi minyak mentah 605 ribu barel per hari APBN 2025 akan tercapai.
  • Wakil Menteri ESDM menyatakan data lifting sedang dikonsolidasikan bersama KKKS merujuk RKAP.
  • Pencapaian target didukung pemanfaatan EOR, *horizontal drilling*, dan reaktivasi sumur-sumur yang idle.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) optimistis target produksi atau lifting minyak mentah 605 ribu barel per hari yang termuat dalam APBN 2025 akan tercapai.

Keyakinan itu disampaikan Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung dengan berkaca pada produksi minyak dalam negeri.  

"Jadi untuk capaian lifting 2025 kan kita lagi konsolidasikan. Target kita untuk tahun 2025 ini kan 605 ribu barel itu per hari. Jadi kan data akhir itu kan lagi dikonsolidasikan oleh SKK Migas. Insya Allah capaian 605 itu tercapai tahun ini," ujar Yuliot saat ditemui wartawan di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta pada Jumat (2/1/2026). 

Salah satu kilang minyak yang dikelola PT Kilang Pertamina Internasional. [ist].
Salah satu kilang minyak yang dikelola PT Kilang Pertamina Internasional. [ist].

Untuk data pasti realisasi lifting minyak 2025, Yuliot menyebut, Kementerian ESDM tengah berkonsolidasi dengan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) terkait dengan produksinya masing-masing yang merujuk pada Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP). 

"Ini kita sudah konsolidasikan dengan perusahaan-perusahaan KKKKS bagaimana tingkat produksi masing-masing perusahaan KKKS, kan mereka ada RKAP," katanya.

Yuliot mengakui, sempat terjadi kendala dalam upaya mencapai target lifting 605 ribu barel. Kendala itu datang dari proyek milik ExxonMobil di Blok Cepu yang mengalami kebocoran. 

"Tapi dua hari itu sudah bisa diperbaiki. Jadi ini kembali ke produksi normal kembali,” katanya. 

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut lifting minyak dan gas untuk tahun 2025 telah berada di angka 605 ribu barel per hari. Namun jumlah itu termasuk gas di dalamnya. 

"Alhamdulillah di tahun ini, itu atas arahan Bapak Presiden memberikan ruang kepada kami dan SKK untuk mencari terobosan-terobosan untuk bagaimana target lifting kita bisa tercapai," kata Bahlil. 

Pencapaian itu, kata Bahlil, didorong oleh pemanfaatan sejumlah teknologi termasuk Enhanced Oil Recovery (EOR), hingga horizontal drilling di lapangan eksisting. Selain itu diperkuat dengan reaktivasi sumur-sumur idle.

Dan juga didukung percepatan eksplorasi potensi migas, terutama di Indonesia Timur, melalui skema kerja sama dan insentif. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemangkasan Produksi Batu Bara dan Nikel Sesuaikan Kebutuhan Industri

Pemangkasan Produksi Batu Bara dan Nikel Sesuaikan Kebutuhan Industri

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 18:35 WIB

Bea Keluar Batu Bara 1 Januari 2026 Belum Berlaku, Purbaya-Bahlil Masih Godok PMK

Bea Keluar Batu Bara 1 Januari 2026 Belum Berlaku, Purbaya-Bahlil Masih Godok PMK

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 17:00 WIB

Penentuan Kuota BBM bagi SPBU Swasta, Ini Kata Wamen ESDM

Penentuan Kuota BBM bagi SPBU Swasta, Ini Kata Wamen ESDM

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 14:29 WIB

Terkini

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 22:44 WIB

Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?

Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 21:45 WIB

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:16 WIB

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:05 WIB

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:00 WIB

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:34 WIB

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:22 WIB

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:47 WIB

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:12 WIB

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:00 WIB