Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.916,070
LQ45 584,483
Srikehati 289,903
JII 349,817
USD/IDR 17.994

Rupiah Merosot, Intip Kurs Jual Beli Dolar AS di Bank Mandiri, BCA, BRI, dan BNI

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Minggu, 04 Januari 2026 | 15:25 WIB
Rupiah Merosot, Intip Kurs Jual Beli Dolar AS di Bank Mandiri, BCA, BRI, dan BNI
Petugas merapikan tumpukan uang dolar di Ayumas Money Changer, Jakarta Pusat, Kamis (19/3). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah melemah 0,23 persen menjadi Rp 16.725 per USD pada penutupan pasar Jumat, 2 Januari 2026.
  • Kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat sama dengan kurs pasar penutupan yakni Rp 16.725 per USD pada tanggal tersebut.
  • Kurs jual beli dolar AS di bank-bank besar seperti Mandiri, BNI, BRI, dan BCA menunjukkan variasi harga spesifik.

Suara.com - Nilai tukar rupiah melanjutkan pelemahan pada penutupan Jumat (2/1/2026). Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Jumat  (2/1/2026) ditutup pada level Rp16.725 per USD.

Alhasil, rupiah melemah 0,23  persen dibanding penutupan pada Rabu yang berada di level Rp 16.680 per USD. 

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp 16.725 per USD.

Dengan pelemahan rupiah membuat Dolar AS bergerak menguat di beberapa perbankan Indonesia. Berikut ini daftar kurs jual beli dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA:

Petugas menghitung uang pecahan 100 dolar di Ayumas Money Changer, Jakarta Pusat, Kamis (19/3). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas menghitung uang pecahan 100 dolar di Ayumas Money Changer, Jakarta Pusat, Kamis (19/3). [Suara.com/Alfian Winanto]

Bank Mandiri

Berdasarkan data Bank Mandiri per 2-4 Januari, kurs beli USD (E-Rate) adalah Rp 16.695 per USD dan kurs jual Rp 16.725 per USD. Dalam hal ini, kurs rupiah dan dolar AS dapat berubah sewaktu-waktu.

BNI

Berdasarkan data Bank BNI per 4 Januari, kurs beli USD (e-Rate) adalah Rp 16.704 per USD dan kurs jual Rp 16.764 per USD. 

Sedangkan, TT Counter/Bank Notes berada di kisaran Rp 16.595 - Rp 16.655 (beli) per USD dan Rp 16.830 - Rp 16.865 per USD (jual).  Dalam hal ini, kurs rupiah dan dolar AS dapat berubah sewaktu-waktu.

baca juga

BRI

Berdasarkan data Bank BRI per 4 Januari, kurs beli USD (E-Rate) adalah Rp 16.688 per USD dan kurs jual Rp 16.790 per USD. Dalam hal ini, kurs rupiah dan dolar AS dapat berubah sewaktu-waktu. 

BCA

Berdasarkan data BCA per 3-4 Januari 2026, kurs beli USD (E-Rate) adalah Rp 16.685 per USD dan kurs jual Rp16.745 per USD. Sedangkan, TT Counter/Bank Notes berada di kisaran Rp 16.530 - Rp 16.655 per USD (beli) dan Rp 16.830 - Rp 16.955 per USD (jual). Dalam hal ini, kurs rupiah dan dolar AS dapat berubah sewaktu-waktu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sepanjang 2025, Aliran Modal Asing Rp 110,11 Triliun Keluar dari Pasar Saham

Sepanjang 2025, Aliran Modal Asing Rp 110,11 Triliun Keluar dari Pasar Saham

Bisnis | Minggu, 04 Januari 2026 | 10:18 WIB

Bank Mandiri Perkuat Sinergi BUMN Bangun Huntara bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang

Bank Mandiri Perkuat Sinergi BUMN Bangun Huntara bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 18:30 WIB

Nilai Tukar Rupiah Anjlok di Hari Pertama 2026

Nilai Tukar Rupiah Anjlok di Hari Pertama 2026

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 15:49 WIB

Terkini

Jangan Terburu-buru Beli BBCA, Analis Wanti-wanti Taking Profit

Jangan Terburu-buru Beli BBCA, Analis Wanti-wanti Taking Profit

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 11:42 WIB

Produksi Listrik PLN Nusantara Power Capai 66.919 GWh pada 2025

Produksi Listrik PLN Nusantara Power Capai 66.919 GWh pada 2025

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 11:41 WIB

Resmi IPO, Saham JECX Langsung Terbang 24,8%

Resmi IPO, Saham JECX Langsung Terbang 24,8%

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 11:08 WIB

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Masih di Level Rp17.990

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Masih di Level Rp17.990

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 10:33 WIB

Bisa Borong, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.655.000/Gram

Bisa Borong, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.655.000/Gram

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 09:20 WIB

Bergerak Dua Arah, IHSG Masih Bertengger di Level 5.900

Bergerak Dua Arah, IHSG Masih Bertengger di Level 5.900

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 09:15 WIB

Harga Minyak Naik Tipis di Tengah Bayang-Bayang Melimpahnya Pasokan

Harga Minyak Naik Tipis di Tengah Bayang-Bayang Melimpahnya Pasokan

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 09:13 WIB

SMGR Catat Penjualan Semen Tumbuh 4,4% hingga Mei 2026

SMGR Catat Penjualan Semen Tumbuh 4,4% hingga Mei 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 08:44 WIB

Home Credit Genjot Pembiayaan Usai Penyaluran Kredit Tumbuh 14% pada Kuartal I 2026

Home Credit Genjot Pembiayaan Usai Penyaluran Kredit Tumbuh 14% pada Kuartal I 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 08:37 WIB

BEI Gunakan Fitur Repo SBSN di SPPA, Dorong Likuiditas Pendalaman Pasar Keuangan

BEI Gunakan Fitur Repo SBSN di SPPA, Dorong Likuiditas Pendalaman Pasar Keuangan

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 07:40 WIB

×