Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.855.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.195,229
LQ45 726,150
Srikehati 345,455
JII 489,856
USD/IDR 17.090

Jadwal Rights Issue INET, Pemegang Saham Wajib Tahu Agar Nilai Aset Tetap Kuat

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 05 Januari 2026 | 09:57 WIB
Jadwal Rights Issue INET, Pemegang Saham Wajib Tahu Agar Nilai Aset Tetap Kuat
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk
  • Emiten telekomunikasi PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) melaksanakan PMHMETD I setelah efektif dari OJK pada Desember 2025.
  • Aksi korporasi ini akan merilis 12,80 miliar saham baru pada harga Rp250, berpotensi menghimpun dana hingga Rp3,2 triliun.
  • Dana akan dialokasikan untuk pengembangan Wi-Fi 7, infrastruktur kabel bawah laut, serta modal kerja operasional perusahaan.

Suara.com - Emiten infrastruktur telekomunikasi, PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), secara resmi mengumumkan detail pelaksanaan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) I atau rights issue.

Langkah strategis ini dilakukan menyusul terbitnya pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 22 Desember 2025 lalu.

Direktur INET, Willy Usulangi, menyatakan bahwa aksi korporasi ini merupakan tindak lanjut dari keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang telah disepakati pada Juni 2025.

Meskipun jadwal pelaksanaannya sempat mengalami penundaan dari estimasi awal manajemen, perusahaan tetap berkomitmen untuk mengeksekusi rencana ekspansi ini di awal tahun 2026.

Dalam aksi korporasi ini, INET akan merilis sebanyak 12,80 miliar lembar saham baru.

Perusahaan menetapkan rasio 3:4, yang berarti setiap pemegang tiga lembar saham lama berhak mendapatkan empat HMETD. Setiap satu hak tersebut dapat dipergunakan untuk membeli satu saham baru pada harga pelaksanaan Rp250 per saham.

Melalui skema ini, INET berpotensi menghimpun dana segar hingga Rp3,2 triliun. Namun, investor perlu memperhatikan risiko dilusi kepemilikan.

Bagi pemegang saham yang memilih untuk tidak mengeksekusi haknya, persentase kepemilikan saham mereka berisiko menyusut atau terdilusi hingga maksimal 57,14%.

Alokasi Dana: Dari Wi-Fi 7 Hingga Jaringan Bawah Laut

Manajemen telah memetakan rencana penggunaan dana hasil rights issue secara spesifik untuk memperkuat fundamental anak usaha dan infrastruktur perusahaan:

Pengembangan Wi-Fi 7 (Rp2,93 Triliun): Sebagian besar dana akan disuntikkan kepada PT Garuda Prima Internetindo. Fokus utamanya adalah inovasi teknologi Wi-Fi 7 untuk meningkatkan kualitas layanan internet.

Infrastruktur Kabel Bawah Laut (Rp215,39 Miliar): Dana akan dialokasikan ke PT Pusat Fiber Indonesia guna melunasi biaya Indefeasible Right of Use (IRU) pada jaringan kabel bawah laut (Submarine Cable).

Modal Kerja: Sisa dana akan digunakan untuk mendukung operasional internal INET, termasuk biaya pemasaran, pengembangan layanan, pelatihan SDM, hingga biaya overhead lainnya.

Jadwal Pelaksanaan Rights Issue INET 2026

Bagi para pelaku pasar di kota-kota besar Indonesia yang memegang saham INET, berikut adalah rangkaian jadwal penting yang wajib dicatat agar tidak kehilangan hak memesan efek:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham-saham yang Cairkan Dividen Januari 2026

Saham-saham yang Cairkan Dividen Januari 2026

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 07:37 WIB

Daftar Emiten Saham yang Right Issue Tahun 2026

Daftar Emiten Saham yang Right Issue Tahun 2026

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 11:03 WIB

Saham INET Anjlok di Tengah Rencana Rights Issue Rp3,2 Triliun, Ini Penyebabnya

Saham INET Anjlok di Tengah Rencana Rights Issue Rp3,2 Triliun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 24 Desember 2025 | 15:58 WIB

Terkini

IHSG Terbang 3% ke Level 7.207 di Sesi I, 592 Saham Naik

IHSG Terbang 3% ke Level 7.207 di Sesi I, 592 Saham Naik

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 12:47 WIB

Cadangan Devisa Indonesia Mulai Menipis, Sisa Rp2.519 Triliun

Cadangan Devisa Indonesia Mulai Menipis, Sisa Rp2.519 Triliun

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 12:31 WIB

Target Emisi Tercapai, Pertamina Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Energi

Target Emisi Tercapai, Pertamina Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Energi

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 12:29 WIB

Pangkas Ketergantungan APBN, Pemerintah Segera Revisi Perpres Cadangan Penyangga Energi

Pangkas Ketergantungan APBN, Pemerintah Segera Revisi Perpres Cadangan Penyangga Energi

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 12:25 WIB

Sejarah Kelam Rp17.100 per Dolar AS: Bagaimana Konflik Timur Tengah Menguras Kas APBN Kita?

Sejarah Kelam Rp17.100 per Dolar AS: Bagaimana Konflik Timur Tengah Menguras Kas APBN Kita?

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 12:16 WIB

Kesepakatan AS-Iran: Gencatan Senjata Dimulai, Selat Hormuz Kembali Dibuka

Kesepakatan AS-Iran: Gencatan Senjata Dimulai, Selat Hormuz Kembali Dibuka

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 11:41 WIB

Emas Antam Naik Lagi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,9 Juta/Gram

Emas Antam Naik Lagi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,9 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 11:06 WIB

Harga Pangan Mulai Melandai, Tapi Cabai Masih Tinggi

Harga Pangan Mulai Melandai, Tapi Cabai Masih Tinggi

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 11:01 WIB

Pembatasan BBM Subsidi 50 Liter per Hari Berlaku sampai Mei 2026

Pembatasan BBM Subsidi 50 Liter per Hari Berlaku sampai Mei 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 10:51 WIB

Kenapa Harga E-Katalog Lebih Mahal? Begini Penjelasan LKPP

Kenapa Harga E-Katalog Lebih Mahal? Begini Penjelasan LKPP

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 10:36 WIB