Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

IHSG Meroket ke Level Tertinggi, Apa Saja Saham yang Cuan?

Achmad Fauzi

Senin, 05 Januari 2026 | 17:02 WIB
IHSG Meroket ke Level Tertinggi, Apa Saja Saham yang Cuan?
Layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (30/5/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • IHSG mencapai rekor tertinggi baru pada 5 Januari 2026, ditutup menguat 1,27 persen didorong sektor material dasar.
  • Kenaikan IHSG ditopang penguatan harga komoditas global meskipun terjadi eskalasi geopolitik AS dan Venezuela.
  • Inflasi Indonesia Desember 2025 naik menjadi 2,92 persen YoY, sementara surplus neraca perdagangan menurun menjadi USD 2,66 miliar.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencetak rekor tertinggi baru pada perdagangan Senin, 5 Januari 2026. IHSG ditutup menguat 1,27 persen ke level 8.859, seiring dengan menguatnya harga mayoritas komoditas global.

Mengutip riset Phintraco Sekuritas, kenaikan IHSG kali ini terutama ditopang oleh sektor basic material yang membukukan penguatan terbesar.

Lonjakan harga komoditas logam menjadi katalis utama bagi sektor tersebut, di tengah sentimen global yang relatif kondusif.

Pekerja mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pekerja mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Meski terjadi serangan Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela, dampaknya dinilai tidak signifikan terhadap pasar modal domestik. Namun, eskalasi geopolitik tersebut justru mendorong kenaikan harga sebagian besar komoditas logam di pasar global.

Sejalan dengan itu, mayoritas indeks saham di kawasan Asia juga ditutup menguat pada perdagangan Senin. Kendati demikian, nilai tukar rupiah justru melemah. Rupiah ditutup di level Rp 16.740 per dolar AS di pasar spot, mengikuti pergerakan mayoritas mata uang Asia yang cenderung tertekan.

Secara teknikal, pergerakan IHSG menunjukkan sinyal positif. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) tercatat membentuk golden cross, seiring dengan penguatan Stochastic RSI di area pivot. Kondisi tersebut juga diperkuat oleh peningkatan volume beli di pasar.

"Dengan kondisi teknikal tersebut, IHSG diperkirakan masih berpeluang melanjutkan penguatan menuju level 8.900,” tulis riset Phintraco Sekuritas.

Untuk perdagangan selanjutnya, level resistance IHSG berada di 8.900, dengan pivot di 8.800 dan support di area 8.700.

Dari sisi data ekonomi, inflasi Indonesia pada Desember 2025 tercatat sebesar 2,92 persen secara tahunan (year on year/YoY), meningkat dibandingkan inflasi November 2025 yang sebesar 2,72 persen YoY.

baca juga

Laju inflasi tersebut merupakan yang tertinggi sejak April 2024, namun masih berada dalam rentang target Bank Indonesia (BI) sebesar 1,5–3,5 persen.

Kenaikan inflasi Desember 2025 didorong oleh lonjakan inflasi bulanan (month on month/MoM) yang mencapai 0,64 persen, naik dari 0,17 persen MoM pada bulan sebelumnya. Peningkatan inflasi ini antara lain dipicu oleh kenaikan harga komoditas di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, sebagai dampak bencana alam di daerah tersebut.

Sementara itu, surplus neraca perdagangan Indonesia pada November 2025 tercatat menyusut menjadi USD 2,66 miliar, turun dari USD 4,34 miliar pada November 2024. Penurunan surplus tersebut dipengaruhi oleh kontraksi ekspor sebesar 6,6 persen YoY, di tengah kenaikan impor sebesar 0,46 persen YoY.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan hari ini, sebanyak 68,31 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 30,25 triliun, serta frekuensi sebanyak 3,96 juta kali.

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 470 saham bergerak naik, sedangkan 259 saham mengalami penurunan, dan 229 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, AHAP, BIPI, FIRE, ASJT, VINS, CPRO, YOII, CGAS, BBSS, GTSI, INET.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, KLAS, MPXL, UNIQ, LION, UDNG, EMDE, MMLP, BEER, CBDK, BMBL, KING.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

GOTO Diborong BlackRock dan Vanguard, Target Harga Saham Capai Rp 100 Tahun Ini?

GOTO Diborong BlackRock dan Vanguard, Target Harga Saham Capai Rp 100 Tahun Ini?

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 16:32 WIB

Saham INET Melesat 25 Persen, Ini Target Harga Setelah Right Issue

Saham INET Melesat 25 Persen, Ini Target Harga Setelah Right Issue

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 14:19 WIB

Proyeksi BRMS Pasca Harga Saham Menguat, Sejumlah Pengamat Ungkap Saran Terbaru

Proyeksi BRMS Pasca Harga Saham Menguat, Sejumlah Pengamat Ungkap Saran Terbaru

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 12:51 WIB

Terkini

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×