Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Telah Berikan Izin Impor, ESDM: Stok BBM Shell Cs Harusnya Sudah Normal

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 05 Januari 2026 | 20:44 WIB
Telah Berikan Izin Impor, ESDM: Stok BBM Shell Cs Harusnya Sudah Normal
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
baca 10 detik
  • Kementerian ESDM telah menetapkan kuota impor BBM bagi operator SPBU swasta, diumumkan Dirjen Migas Laode Sulaeman, Senin (5/1/2026).
  • Beberapa operator SPBU swasta telah mulai melaksanakan impor BBM dari luar negeri setelah penetapan kuota tersebut.
  • Ketersediaan BBM di SPBU swasta dipastikan telah normal kembali meskipun besaran kuota tidak diungkapkan.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menetapkan besaran kuota impor BBM bagi operator SPBU swasta. Hal itu diungkap Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman. 

"Sudah (mendapatkan kuota)," kata Laode saat ditemui wartawan di di Kantor BPH Migas, Jakarta pada Senin (5/1/2026). 

Dengan ditetapkannya kuota, Loade mengungkap sejumlah operator SPBU swasta sudah mulai melakukan impor BBM dari luar negeri. 

"Sudah (mulai impor). Berarti mulai dari sekarang," ujarnya. 

Petugas memeriksa pompa bensin  di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Shell, kawasan Salemba, Jakarta, Jumat (10/10/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas memeriksa pompa bensin di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Shell, kawasan Salemba, Jakarta, Jumat (10/10/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Namun demikian, Loade enggan mengungkap besaran kuota impor BBM yang ditetapkan Kementerian ESDM bagi operator SPBU swasta. 

"Nanti tanya kepada SPBU swastanya. Tanya-tanya saja," kata Laode. 

Terkait penambahan kuota impor SPBU swasta, Laode menyatakan bahwa angkanya mirip dengan tahun sebelumnya. 

"Mirip-lah," jawabnya singkat. 

Laode pun memastikan ketersediaan BBM di SPBU swasta telah normal kembali. 

baca juga

"Bukan segera normal, harusnya sudah normal. Kan kami tidak ada menghentikan," katanya.

Kelangkaan BBM di SPBU swasta sempat terjadi pada tahun lalu, karena stok impor yang diberikan pemerintah telah habis seluruhnya. Kementerian ESDM kemudian memberikan kuota tambahan sebesar 10 persen dari volume impor yang ditetapkan pada 2025. 

Pada perjalanannya, kuota tambahan itu juga habis. Akhirnya pemerintah mendorong badan usaha swasta menyerap impor BBM Pertamina melalui skema business to business atau B2B. 

Sejumlah SPBU swasta sempat menolak, tapi akhirnya mereka sepakat membelinya. Diawali oleh BP-AKR yang memasok sebanyak 100 ribu barel, kemudian disusul Vivo dan Shell dengan volume yang sama. Total, Pertamina menyuplai BBM ke SPBU swasta sebanyak 430 ribu barel. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klaim Belum Berdampak, ESDM: Sumber Minyak RI Bukan dari Venezuela

Klaim Belum Berdampak, ESDM: Sumber Minyak RI Bukan dari Venezuela

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 20:36 WIB

ESDM Yakin Target Produksi Minyak 605 Ribu Barel per Hari 2025 Tercapai, Apa Rahasianya?

ESDM Yakin Target Produksi Minyak 605 Ribu Barel per Hari 2025 Tercapai, Apa Rahasianya?

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 18:36 WIB

Pemangkasan Produksi Batu Bara dan Nikel Sesuaikan Kebutuhan Industri

Pemangkasan Produksi Batu Bara dan Nikel Sesuaikan Kebutuhan Industri

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 18:35 WIB

Terkini

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:34 WIB

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:15 WIB

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:48 WIB

Asing Masih Genjar Jual Saham, IHSG Menguat Tipis Pekan Ini

Asing Masih Genjar Jual Saham, IHSG Menguat Tipis Pekan Ini

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:47 WIB

Vietjet Bidik Wisatawan Muslim Indonesia

Vietjet Bidik Wisatawan Muslim Indonesia

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:38 WIB

Harga Cabai Rawit Naik Lagi, Telur Ayam Rp28.950 per Kg, Cek Daftar Harga Pangan Terbaru

Harga Cabai Rawit Naik Lagi, Telur Ayam Rp28.950 per Kg, Cek Daftar Harga Pangan Terbaru

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:36 WIB

128 Juta Penumpang Transportasi Pilih Kereta dalam Tiga Bulan

128 Juta Penumpang Transportasi Pilih Kereta dalam Tiga Bulan

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:33 WIB

Bangun Kepercayaan Investor, OJK Perkuat Governance Industri Keuangan melalui RGS 2026

Bangun Kepercayaan Investor, OJK Perkuat Governance Industri Keuangan melalui RGS 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:57 WIB

Kentang hingga Wortel Lokal Siap Masuk Dapur MBG, Pendapatan Petani Lokal Berpotensi Naik

Kentang hingga Wortel Lokal Siap Masuk Dapur MBG, Pendapatan Petani Lokal Berpotensi Naik

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:05 WIB

Komisi IV DPR Bersama Bulog Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani Klaten

Komisi IV DPR Bersama Bulog Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani Klaten

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:33 WIB

×