Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Emas Antam Melonjak Rp 34.000 Hari Ini, Cek Rincian Harganya

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 06 Januari 2026 | 09:29 WIB
Emas Antam Melonjak Rp 34.000 Hari Ini, Cek Rincian Harganya
Emas batangan di salah satu gerai Bank Syariah di Jakarta, Rabu (12/10).
  • Harga emas Antam per 6 Januari 2026 untuk 1 gram mencapai Rp 2.549.000, naik Rp 34.000 dari hari sebelumnya.
  • Harga emas dunia menguat ke USD 4.440 per troy ounce karena ketegangan geopolitik Venezuela memicu permintaan aset aman.
  • Kekhawatiran geopolitik dan ekspektasi kebijakan moneter longgar The Fed turut menopang kenaikan harga logam mulia tersebut.

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Selasa, 6 Januari 2026 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.549.000 per gram.

Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam itu melesat Rp 34.000 dibandingkan hari Senin, 5 Januari 2026.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.405.000 per gram.

Harga buyback itu juga melonjak sebesar Rp 34.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Senin kemarin.

Emas Antam bergambar kerbau. (Dok: Antam)
Emas Antam bergambar kerbau. (Dok: Antam)

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 0,5 Gram Rp 1.324.500
  • Emas 1 Gram Rp 2.549.000
  • Emas 2 gram Rp 5.038.000
  • Emas 3 gram Rp 7.532.000
  • Emas 5 gram Rp 12.520.000
  • Emas 10 gram Rp 24.9865.000
  • Emas 25 gram Rp 62.237.000
  • Emas 50 gram Rp 124.595.000
  • Emas 100 gram Rp 249.112.000
  • Emas 250 gram Rp 622.515.000
  • Emas 500 gram Rp 1.244.820.000
  • Emas 1.000 gram Rp 2.489.600.000

Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.

Harga Emas Dunia Meroket

Harga emas dunia kembali menguat pada perdagangan awal pekan ini. Logam mulia berdenominasi dolar AS tersebut tercatat naik ke kisaran USD 4.440 per troy ounce pada awal sesi Asia, Selasa, seiring meningkatnya permintaan aset aman di tengah memanasnya krisis geopolitik Venezuela.

Mengutip laporan FXStreet, reli harga emas ini membawa XAU/USD menyentuh level tertinggi dalam satu pekan terakhir.

Ketidakpastian geopolitik menjadi pendorong utama, setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Venezuela meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir.

Situasi memanas menyusul serangan Pasukan Delta Angkatan Darat AS ke Venezuela dan penangkapan Presiden Nicolás Maduro beserta istrinya pada Sabtu lalu.

Pada Senin, Maduro menyatakan tidak bersalah atas tuduhan terorisme narkoba yang diajukan Amerika Serikat, sebuah langkah hukum yang dinilai memiliki implikasi geopolitik besar.

"Meningkatnya ketegangan geopolitik dan ketidakpastian di kawasan ini kembali mendorong minat investor pada aset safe haven tradisional seperti emas," tulis FXStreet.

Alexander Zumpfe, pedagang logam mulia di Heraeus Metals Jerman, menilai lonjakan harga emas tidak hanya dipicu oleh isu Venezuela semata.

"Situasi seputar Venezuela jelas telah mengaktifkan kembali permintaan aset aman, tetapi hal ini terjadi di tengah kekhawatiran yang sudah ada tentang geopolitik, pasokan energi, dan kebijakan moneter," ujarnya.

Selain faktor geopolitik, ekspektasi kebijakan moneter yang lebih longgar dari bank sentral Amerika Serikat turut menopang pergerakan emas. Risalah pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) terbaru menunjukkan sebagian besar pejabat The Fed menilai penurunan suku bunga masih relevan seiring meredanya tekanan inflasi, meski terdapat perbedaan pandangan terkait waktu dan besaran pemangkasan.

Kebijakan suku bunga yang lebih rendah dinilai dapat mengurangi biaya peluang dalam memegang emas, sehingga mendukung harga logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil tersebut.

Ke depan, pelaku pasar akan mencermati rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat pada Jumat mendatang, termasuk laporan Nonfarm Payrolls (NFP). Ekonomi AS diperkirakan menambah sekitar 55.000 lapangan kerja pada Desember, sementara tingkat pengangguran diproyeksikan turun menjadi 4,5 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Hari Ini Naik Usai Pelemahan dan Stagnansi Awal Tahun

Harga Emas Hari Ini Naik Usai Pelemahan dan Stagnansi Awal Tahun

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 08:58 WIB

Emas Antam Tiba-Tiba Melonjak Rp 27.000 Jadi Rp 2.515.000 per Gram

Emas Antam Tiba-Tiba Melonjak Rp 27.000 Jadi Rp 2.515.000 per Gram

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 08:57 WIB

Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 Hari Ini, 5 Januari 2026

Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 Hari Ini, 5 Januari 2026

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 08:21 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB