Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Rupiah Masih Berotot Hari Ini, Ditutup di Level Rp 16.829/USD

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Selasa, 24 Februari 2026 | 16:43 WIB
Rupiah Masih Berotot Hari Ini, Ditutup di Level Rp 16.829/USD
Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah pada Selasa, 24 Februari 2026, ditutup melemah menjadi Rp16.829 per dolar AS.
  • Pelemahan rupiah disebabkan oleh penguatan dolar AS menyusul data ekonomi manufaktur Amerika Serikat yang kuat.
  • Ancaman tarif baru Trump dan antisipasi pembicaraan AS-Iran turut menekan rupiah serta mata uang Asia lainnya.

Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah melanjutkan tren negatif pada penutupan Selasa, 24 Februari 2026. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasa spot ditutup Rp 16.829 per dolar Amerika Serikat (AS)

Rupiah pun melemah 0,16 persen dibanding penutupan pada Senin (23/2/2026) yang berada di level Rp 16.802 dolar AS.

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.830 per dolar AS. Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah karena faktor global.  

"Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS yang rebound setelah data menunjukkan aktivitas ekonomi dan manufaktur AS yang lebih kuat dari perkiraan," ujarnya saat dihubungi Suara.com.

Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]
Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]

Lukman menambahkan, ancaman tariff baru Trump 15 persen juga ikut membebani rupiah. Sehingga pelemahan mata uang Garuda akan terus berlanjut. 

"Investor juga masih was was mengantisipasi pembicaraan AS-Iran yang dijadwalkan Kamis ini," jelasnya. 

Sementara itu, mayoritas uang Asia juga melemah. Yen Jepang menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,93 persen. Disusul, peso Filipina yang ditutup ambles 0,34 persen

Selanjutnya ada won Korea Selatan terjun 0,24 persen dan baht Thailand tertekan 0,22 persen. Lalu ringgit Malaysia yang terkoreksi 0,21 persen.

Berikutnya, dolar Singapura yang tergelincir 0,1 persen dan dolar Taiwan yang ditutup turun 0,07 persen. Diikuti, dolar Hongkong melemah tipis 0,04 persen.

baca juga

Sementara itu, yuan China menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah naik 0,21 persen.  Kemudian rupee India terlihat menguat tipis 0,03 persen terhadap the greenback di sore ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Keok Lawan Dolar AS ke Level Rp16.835

Rupiah Keok Lawan Dolar AS ke Level Rp16.835

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 09:42 WIB

Trump Terjepit Keputusan MA, Rupiah 'Terbang' ke Rp16.802

Trump Terjepit Keputusan MA, Rupiah 'Terbang' ke Rp16.802

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 15:43 WIB

Rupiah Bangkit, Dolar AS Alami Tekanan ke Level Rp16.843

Rupiah Bangkit, Dolar AS Alami Tekanan ke Level Rp16.843

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 09:48 WIB

Terkini

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:49 WIB

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:58 WIB

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:07 WIB

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:30 WIB

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:34 WIB

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:15 WIB

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:48 WIB

Asing Masih Genjar Jual Saham, IHSG Menguat Tipis Pekan Ini

Asing Masih Genjar Jual Saham, IHSG Menguat Tipis Pekan Ini

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:47 WIB

Vietjet Bidik Wisatawan Muslim Indonesia

Vietjet Bidik Wisatawan Muslim Indonesia

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:38 WIB

Harga Cabai Rawit Naik Lagi, Telur Ayam Rp28.950 per Kg, Cek Daftar Harga Pangan Terbaru

Harga Cabai Rawit Naik Lagi, Telur Ayam Rp28.950 per Kg, Cek Daftar Harga Pangan Terbaru

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:36 WIB

×