Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Dilema Pengetatan Defisit APBD 2026: Antara Disiplin Fiskal dan Risiko Penurunan Belanja

M Nurhadi

Rabu, 07 Januari 2026 | 20:49 WIB
Dilema Pengetatan Defisit APBD 2026: Antara Disiplin Fiskal dan Risiko Penurunan Belanja
Menkeu Purbaya [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Regulasi baru defisit APBD 2026 menetapkan batas individu daerah maksimal 2,50% dari estimasi pendapatan daerah.
  • Kebijakan ini bertujuan mendorong disiplin fiskal daerah, namun berisiko menghambat penyerapan anggaran jika tata kelola lemah.
  • Pengetatan defisit daerah ini strategis menjaga kesehatan fiskal nasional dan memperkuat kredibilitas ekonomi Indonesia di mata dunia.

Suara.com - Pembaruan regulasi mengenai batas maksimal defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 memicu diskusi mendalam di kalangan pengamat ekonomi.

Yusuf Rendy Manilet, ekonom dari Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, menilai kebijakan ini memiliki sifat ambivalen—menyimpan potensi manfaat sekaligus risiko signifikan bagi stabilitas ekonomi daerah.

Melalui sambungan telepon di Jakarta pada Rabu (7/1/2026), Yusuf menjelaskan bahwa pengetatan ini pada dasarnya adalah pesan kuat dari pemerintah pusat mengenai pentingnya disiplin fiskal bagi pemerintah daerah (pemda).

Langkah ini diharapkan dapat memacu pemda untuk lebih selektif dalam menyusun anggaran dan menghindari penyusunan belanja yang hanya berbasis pada kepentingan politik sesaat.

Meskipun bertujuan baik, Yusuf memberikan catatan kritis bahwa efektivitas kebijakan ini sangat bergantung pada performa birokrasi di setiap wilayah.

Masalah klasik seperti dana pemda yang menumpuk di perbankan sering kali bukan disebabkan oleh kelonggaran defisit, melainkan akibat perencanaan keuangan yang lemah serta lambatnya eksekusi belanja di lapangan.

Ada kekhawatiran bahwa batasan defisit yang lebih ketat justru akan membuat pemerintah daerah bersikap terlalu defensif.

“Jika tidak disertai dengan perbaikan sistem insentif dan tata kelola, pemda mungkin akan cenderung menahan belanja demi menjaga angka defisit. Hal ini berisiko memperparah rendahnya penyerapan anggaran,” ungkap Yusuf, dikutip dari Antara pada Rabu (7/1/2026).

Di sisi lain, kebijakan ini dipandang strategis untuk menjaga kesehatan fiskal nasional secara agregat.

baca juga

Pengendalian defisit di tingkat daerah akan membantu pemerintah pusat dalam melakukan konsolidasi fiskal dan meminimalisir tekanan pembiayaan utang.

Kredibilitas ekonomi Indonesia di mata dunia dapat menguat jika pengelolaan dana publik di tingkat daerah terlihat lebih tertata.

Hal ini menjadi sangat krusial mengingat beban anggaran di level pusat yang semakin terbatas, sehingga peran daerah dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional menjadi sangat vital.

Namun, Yusuf mengingatkan pemerintah agar tidak menerapkan aturan ini secara kaku tanpa melihat dinamika ekonomi spesifik di tiap daerah.

Jika pengetatan dilakukan tanpa pertimbangan siklus ekonomi lokal, dikhawatirkan belanja publik yang produktif akan terhambat.

Dampaknya, efek berganda (multiplier effect) dari belanja daerah terhadap ekonomi kerakyatan bisa menurun, yang pada akhirnya membuat kontribusi daerah terhadap kinerja fiskal nasional tidak optimal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Purbaya Perketat Batas Defisit APBD 2026 Jadi 2,5%

Menkeu Purbaya Perketat Batas Defisit APBD 2026 Jadi 2,5%

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 12:53 WIB

Defisit APBN 2025 Terancam Naik, Purbaya Pede Ekonomi RI Tetap Bagus

Defisit APBN 2025 Terancam Naik, Purbaya Pede Ekonomi RI Tetap Bagus

Bisnis | Minggu, 04 Januari 2026 | 11:04 WIB

Jelang Tahun Baru, Purbaya: Saya Pikir Menkeu Sudah Tenang 31 Desember

Jelang Tahun Baru, Purbaya: Saya Pikir Menkeu Sudah Tenang 31 Desember

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 19:41 WIB

Terkini

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:47 WIB

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:41 WIB

Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan

Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:29 WIB

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:49 WIB

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:58 WIB

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:07 WIB

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:30 WIB

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:34 WIB

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:15 WIB

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:48 WIB

×