Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

IATA Awali Operasional Tambang di Musi Banyuasin, Gandeng Unit UNTR

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:16 WIB
IATA Awali Operasional Tambang di Musi Banyuasin, Gandeng Unit UNTR
Ilustrasi (Pexels/Tom Fick)
  • PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) memulai operasional tambang batu bara di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Januari 2026.
  • Kerja sama strategis ini dijalin antara anak usaha APE dengan PT KPP Mining senilai kontrak Rp5 triliun.
  • Target produksi awal tahun 2026 ditetapkan sebesar 3 juta MT, dengan rencana peningkatan hingga 7 juta MT.

Suara.com - Langkah strategis diambil oleh emiten energi milik grup MNC, PT MNC Energy Investments Tbk (IATA), dalam memperkuat pilar produksinya di awal tahun 2026.

Perseroan secara resmi telah memulai tahapan operasional pertambangan batu bara yang ditandai dengan pelaksanaan seremoni penggalian perdana atau 1st Digging Ceremony.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut langsung dari kesepakatan besar terkait penyediaan jasa pertambangan yang telah difinalisasi pada penghujung Desember 2025 lalu.

Direktur Utama MNC Energy, Suryo Eko Hadianto, menyampaikan bahwa seremoni tersebut merupakan tonggak sejarah penting bagi perseroan.

Menurutnya, operasional ini dijalankan melalui kolaborasi antara anak usaha IATA, yakni PT Arthaco Prima Energy (APE), dengan salah satu kontraktor pertambangan terkemuka di Indonesia, PT Kalimantan Prima Persada (KPP Mining).

Perlu diketahui bahwa KPP Mining merupakan unit bisnis strategis dari raksasa alat berat PT United Tractors Tbk (UNTR).

Kerja sama antara MNC Energy melalui APE dengan KPP Mining tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga memiliki nilai ekonomis yang signifikan bagi fundamental perusahaan.

Nilai kontrak jasa pertambangan ini dilaporkan mencapai angka Rp5 triliun. Kesepakatan tersebut dirancang untuk durasi kerja sama selama lima tahun yang mulai berlaku efektif sejak Januari 2026.

Penunjukan KPP Mining sebagai mitra kontraktor didasarkan pada rekam jejak mereka yang mumpuni di bawah naungan grup United Tractors.

Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan jaminan stabilitas operasional dan efisiensi teknis di wilayah Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP-OP) milik APE.

Lokasi tambang yang menjadi fokus utama berada di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, yang selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung batu bara potensial di Indonesia.

Suryo Eko Hadianto menjelaskan bahwa momentum penggalian perdana ini mempertegas komitmen perusahaan bersama mitra kontraktor untuk mengejar target produksi yang cukup agresif.

Pada tahun pertama operasional di 2026, MNC Energy mematok target awal produksi sebesar 3 juta Metrik Ton (MT).

Langkah percepatan ini dilakukan agar perseroan dapat segera mengoptimalkan cadangan batu bara yang ada guna memenuhi permintaan pasar yang masih kuat.

Lebih jauh lagi, perusahaan telah menyusun rencana pengembangan jangka menengah dengan proyeksi peningkatan kapasitas yang signifikan.

Targetnya, produksi dapat terus dipacu hingga mencapai angka 7 juta MT per tahun. Peningkatan kapasitas ini dinilai realistis mengingat ketersediaan cadangan di wilayah Musi Banyuasin serta dukungan infrastruktur pertambangan yang disediakan oleh KPP Mining.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham Entitas Grup Astra Anjlok 5,87% Sepekan, Terseret Sentimen Penutupan Tambang Emas Martabe

Saham Entitas Grup Astra Anjlok 5,87% Sepekan, Terseret Sentimen Penutupan Tambang Emas Martabe

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 18:05 WIB

Entitas Usaha Astra Group Buka Suara Usai Tambang Emas Miliknya Picu Bencana Banjir Sumatera

Entitas Usaha Astra Group Buka Suara Usai Tambang Emas Miliknya Picu Bencana Banjir Sumatera

Bisnis | Kamis, 11 Desember 2025 | 19:11 WIB

Jelang Tutup Tahun! Asing Mulai Kempit Saham Grup Astra, Transaksi Ratusan Miliar

Jelang Tutup Tahun! Asing Mulai Kempit Saham Grup Astra, Transaksi Ratusan Miliar

Bisnis | Jum'at, 05 Desember 2025 | 09:29 WIB

Terkini

Pertamina Goes to Campus 2026 Siap Jelajahi Kampus di Indonesia

Pertamina Goes to Campus 2026 Siap Jelajahi Kampus di Indonesia

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:43 WIB

Tembus Top 6 Dunia, Startup Binaan Pertamina Bawa Nama Indonesia di Ajang Inovasi Sosial Global

Tembus Top 6 Dunia, Startup Binaan Pertamina Bawa Nama Indonesia di Ajang Inovasi Sosial Global

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:37 WIB

6 Emiten Keluar dari MSCI, OJK Ungkap Valuasi Saham RI di Bawah Asia

6 Emiten Keluar dari MSCI, OJK Ungkap Valuasi Saham RI di Bawah Asia

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:25 WIB

Harga Cabai Naik, Kemendag Masukkan Cabai ke Daftar Komoditas Prioritas Pengendalian Inflasi

Harga Cabai Naik, Kemendag Masukkan Cabai ke Daftar Komoditas Prioritas Pengendalian Inflasi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:14 WIB

Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan

Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:13 WIB

Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS

Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:12 WIB

Proyek IKN Sudah Habiskan Rp147 Triliun, Tapi Ibukota Tetap Jakarta

Proyek IKN Sudah Habiskan Rp147 Triliun, Tapi Ibukota Tetap Jakarta

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:09 WIB

BTN dan MKP Bangun Sistem Ticketing Digital di Pelabuhan Wisata Bali

BTN dan MKP Bangun Sistem Ticketing Digital di Pelabuhan Wisata Bali

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:08 WIB

Pakar: Tidak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG

Pakar: Tidak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:00 WIB

Rupiah Tembus Rp17.500, ESDM Mulai Bahas Nasib Subsidi BBM

Rupiah Tembus Rp17.500, ESDM Mulai Bahas Nasib Subsidi BBM

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:58 WIB