Bahlil: Realisasi Investasi Sektor ESDM Investasi Turun, PNBP Gagal Capai Target

Liberty Jemadu, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 08 Januari 2026 | 20:25 WIB
Bahlil: Realisasi Investasi Sektor ESDM Investasi Turun, PNBP Gagal Capai Target
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membeberkan realisasi sektor ESDM dan PNBP pada 2025 gagal capai target. [Antara]
baca 10 detik
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan realisasi investasi ESDM 2025 sebesar 31,7 miliar dolar AS, turun dari 2024.
  • Penerimaan PNBP sektor ESDM 2025 hanya Rp 243,41 triliun, belum mencapai target APBN Rp 254,83 triliun.
  • Bahlil klaim kontribusi di sektor ESDM terhadap APBN sekitar 15-16 persen

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa realisasi investasi di sektor ESDM sepanjang 2025 turun dari tahun sebelumnya. Di sisi lain penerimaan negara bukan pajak atau PNBP dari sektor ESDM gagal mencapai target yang ditetapkan dalam APBN.

Bahlil, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (8/1/2025) menjelaskan realisasi investasi di sektor ESDM sepanjang 2025 sebesar 31,7 miliar dolar AS, mengalami penurunan dibanding 2024 yang tercatat senilai 32,3 miliar dolar AS.

Menurut cerita Bahlil, penyebab penurunan itu adalah kendornya investasi di bidang kelistrikan.

"Dibandingkan dengan 2024 dan 2025, investasi ada terjadi koreksi. Di mana koreksinya? Di listrik," kata Bahlil.

Bahlil pun merinci investasi di sektor ESDM itu terdiri dari mineral dan batubara sebesar 6,7 miliar dolar AS, minyak dan gas 18,0 miliar dolar AS, listrik 4,6 miliar dolar AS, serta energi baru terbarukan dan konservasi energi (EBTKE) senilai USD 2,4 miliar dolar AS.

Dengan merosotnya realisasi investasi itu Bahlil akan segera menggelar rapat dengan PT PLN (Persero) untuk menggenjot percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan.

"Kami akan mendorong percepatan untuk pembangunan, pembangkit-pembangkit baru yang sudah disetujui dalam RUPTL. Ini saya lihat memang butuh effort dan kerja keras agar bisa tercapai," kata Bahlil.

Lebih lanjut, meski realisasi investasi ESDM mengalami penurunan, namun tetap mencatatkan penyerapan tenaga kerja. Sepanjang 2025, sektor ESDM setidaknya menyerap 871.574 tenaga kerja langsung.

Sementara untuk penerimaan negara bukan pajak atau PNBP dari sektor ESDM selama 2025 hanya sebesar Rp 243,41 triliun, belum mencapai target yang ditetapkan dalam APBN sebesar Rp 254,83 triliun.

baca juga

Adapun rinciannya sektor mineral dan batu bara menyumbang Rp 138,37 triliun atau melampaui target yang ditetapkan di APBN sebesar 27,44 triliun. Sektor minyak dan gas menyumbang 105,04 triliun atau hanya 83,7 persen dari target yang ditetapkan dalam APBN 2025 sebesar Rp 125,46 triliun.

Meski demikian Bahlil menyebut jika digabung dengan pungutan yang lain, kontribusi sektor ESDM terhadap APBN bisa mencapai 16 persen.

"PNBP kita ini jadi kurang lebih sekitar Rp 240 triliun. Itu baru dari sektor PNBP, belum pada sektor PPH21, pajak-pajak yang lain itu belum termasuk. Jadi kurang lebih kontribusi di sektor ESDM terhadap APBN itu kurang lebih sekitar 15-16 persen,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Realisasi PNBP Migas Jauh dari Target, Ini Alasan Bahlil

Realisasi PNBP Migas Jauh dari Target, Ini Alasan Bahlil

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 18:34 WIB

Sabar Ya! Bahlil dan Purbaya Masih Hitung-hitung Bea Keluar Batu Bara

Sabar Ya! Bahlil dan Purbaya Masih Hitung-hitung Bea Keluar Batu Bara

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 17:53 WIB

Bahlil Tetap Proses Izin Pertambangan Ormas Meski Aturan Digugat di MK

Bahlil Tetap Proses Izin Pertambangan Ormas Meski Aturan Digugat di MK

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 17:09 WIB

Kapan Waktu Terbaik Beli Emas? Simak Strategi Jitu agar Cuan Jangka Panjang

Kapan Waktu Terbaik Beli Emas? Simak Strategi Jitu agar Cuan Jangka Panjang

Lifestyle | Kamis, 08 Januari 2026 | 12:57 WIB

Genjot Lifting Migas, Prabowo Perintahkan Bahlil Segera Lelang 75 Wilayah Kerja

Genjot Lifting Migas, Prabowo Perintahkan Bahlil Segera Lelang 75 Wilayah Kerja

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 14:15 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×