Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Dolar AS Ngamuk Bikin Rupiah Terkapar Lemah ke Level Rp 16.798

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Kamis, 08 Januari 2026 | 15:54 WIB
Dolar AS Ngamuk Bikin Rupiah Terkapar Lemah ke Level Rp 16.798
Petugas menunjukan uang dollar AS di Money Changer, Jakarta, Rabu (17/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah ditutup melemah 0,11 persen ke Rp16.798 per USD pada penutupan perdagangan 8 Januari 2026.
  • Pelemahan rupiah sejalan dengan tren melemahnya mayoritas mata uang di kawasan Asia hari itu.
  • Sentimen pemangkasan suku bunga oleh BI diperkirakan masih menekan rupiah menjelang akhir pekan.

Suara.com - Nilai tukar rupiah masih belum bangkit dari penutupan Kamis, 8 Januari 2026. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup pada level Rp 16.798 per USD

Alhasil, rupiah melemah 0,11 persen dibanding penutupan pada Rabu yang berada di level Rp 16.780 per USD

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp 16.801 per USD.

Saat ini pergerakan mata uang di Asia cenderung melemah. Salah satunya, baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ambles 0,33 persen.

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Selanjutnya ada dolar Taiwan yang ditutup anjlok 0,3 persen dan won Korea Selatan yang tertekan 0,25 persen.

Diikuti oleh dolar Singapura dan ringgit Malaysia yang sama-sama terkoreksi 0,12 persen. Disusul, rupee India yang turun 0,09 persen. Kemudian ada dolar Hongkong yang terlihat melemah tipis 0,04 persen terhadap the greenback pada sore ini.

Sementara itu, peso Filipina menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,28 persen.

Diikuti, yen Jepang yang naik 0,17 persen dan yuan China yang menguat 0,12 persen pada perdagangan hari ini.

Sentimen Pelemahan Rupiah

baca juga

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah juga terjadi di beberapa mata uang Asia lainnya. Hal ini seiring dengan sentimen lokal dan luar negeri yang menekan rupiah.

"Rupiah melemah terhadap dolar AS yang menguat. Data yang menunjukkan kenaikan yang cukup besar cadangan devisa Indonesia tidak terlalu memberikan dukungan pada rupiah, secara rupiah masih terbebani oleh prospek pemangkasan suku bunga oleh BI," katanya saat dihubungi Suara.com

Dia memperkirakan rupiah masih tertekan pada akhir pekan. Terlebih, investor kembali mengantisipasi data pekerjaan AS NFP dan indeks kepercayaan komsumen Indonesia besok. 

"Namun semakin mendekati 17rb, BI diharapkan untuk kembali intervensi. Range Rp 16.750 - Rp 16.850," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Masih Lemas, Berikut Harga Kurs Dolar AS di Mandiri, BNI, BRI dan BCA

Rupiah Masih Lemas, Berikut Harga Kurs Dolar AS di Mandiri, BNI, BRI dan BCA

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 11:56 WIB

Masih Sakit, Rupiah Makin Dekati Level Rp16.800 per Dolar AS Hari ini

Masih Sakit, Rupiah Makin Dekati Level Rp16.800 per Dolar AS Hari ini

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 10:09 WIB

Rupiah Makin Loyo, Kini Tembus Rp16.780

Rupiah Makin Loyo, Kini Tembus Rp16.780

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 15:54 WIB

Terkini

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 23:31 WIB

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:07 WIB

Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas

Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:39 WIB

BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah

BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:24 WIB

19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum

19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:59 WIB

Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok

Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:34 WIB

Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual

Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:54 WIB

Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman

Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 15:06 WIB

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:46 WIB

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:19 WIB

×